Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Thursday, September 29, 2011

KPP Pratama Demak Menggelar Sosialisasi Sensus Pajak Nasional 2011

Hari ini, pelataran swalayan Maharani di depan Alun-alun Kota Demak terlihat lain dari biasanya. Halaman yang tidak begitu luas itu telah disulap mejadi sebuah stage yang dilengkapi dengan panggung dan tenda. Ya, hari ini Kantor Pelayanan Pajak Pratama Demak menggelar sebuah acara, Sosialisasi Sensus Pajak Nasional 2011. Rangkaian acara yang dimeriahkan oleh Bazar dan Pawai Simpatik itu, akan berlangsung hingga besok.

Dalam acara itu, turut hadir Bupati Demak Drs. H. Tafta Zani, MM dan Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I Drs. Sakli Anggoro, MP.Ac. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Demak Ir. Aan Almaidah Anwar, M. Tax mengatakan bahwa masyarakat Demak tidak perlu takut dengan sensus ini.

"Bapak Ibu tidak perlu takut jika nanti ada dari petugas kami yang datang ke rumah. Karena tujuan utama dari Sensus ini adalah untuk updating data. Kami telah dibekali dengan prosedur dan kode etik, jadi kalau terjadi hal-hal diluar prosedur dan etika, bapak ibu bisa langsung melaporkannya ke kantor kami. " jelas perempuan yang dikenal supel dan murah senyum itu.

Tuesday, September 13, 2011

Financial Engineering Tukang Ojek

KALI INI saya sekadar ingin berbagi cerita mengenai keterkejutan saya mengenai bagaimana seorang tukang ojek melakukan rekayasa keuangan (financial engineering). Sebagai catatan awal, saya tidak ingin memberikan penilaian (judgment) moral apapun atas orang yang saya ceritakan berikut ini. Cerita ini saya sodorkan sekadar untuk berbagi bahwa mereka yang secara umum dipandang dengan sebelah mata sekalipun ternyata memiliki kecerdasan keuangan sekelas dengan mereka yang namanya menghiasi halaman-halaman koran ekonomi.


Sekitar November tahun silam saya memesan tukang ojek langganan, Pak Nikmat namanya, via telepon. Saya harus berangkat ke studio kerja (yang masih berada di kompleks yang sama dengan tempat tinggal saya) dengan ojek, tidak dengan sepeda seperti biasanya, karena harus membawa buku dalam jumlah yang cukup banyak.

Resep NH (Napoleon Hill)

Beberapa tahun belakangan ini buku-buku Napoleon Hill (1883-1970) diterbitkan ulang, termasuk oleh Gramedia Pustaka Utama, dan nangkring dirak-rak toko buku terkemuka negeri ini. Salah satu tokoh besar dalam sejarah gerakan pengembangan potensi manusia ini, terutama dikenal dari karya terbaiknya Think and Grow Rich, yang pertama kali terbit di Amerika tahun 1937. Setelah mengalami modifikasi tahun 1960, versi asli buku tersebut (dengan sedikit revisi) diterbitkan ulang oleh penerbit Ross Cornwell tahun 2004.
 Penjualannya di seluruh dunia disinyalir lebih dari 30 juta eksemplar. Dengan kata lain, inilah salah satu buku laris secara internasional yang masuk kategori resep sukses klasik.

Siapa saja yang mempelajari pikiran Hill dengan baik, pastilah tidak menemukan sesuatu yang baru dalam buku The Secret atau pun Law of Attraction, yang sempat bikin heboh beberapa waktu silam. The Secret-nya Rhonda Byrne hanya baru dalam aspek kemasan saja. Pesan yang sama disampaikan dalam format teks dan audio-visual yang menjadi ciri khas zaman digital kini. Dan yang juga baru adalah audiens pembacanya, yang sebagian besar memang tidak sempat menikmati karya-karya Napoleon Hill.

Disamping Think and Grow Rich, karya Hill yang juga banyak dikutip orang adalah Success Through a Positive Mental Attitude. Buku ini pertama kali terbit tahun 1960. Ada banyak versi bajakan yang beredar di Indonesia sejak tahun 80-an awal. Dan ada sejumlah pengikut fanatik Napoleon Hill di Indonesia, umumnya sekarang berusia lanjut dan sudah kurang dikenal.
Beberapa karya Hill yang lain, seperti The Magic Ladder to Success (1930), How to Sell Your Way through Life (1939), dan How to Raise Your Own Salary (1953), juga sempat diterjemahkan (tanpa ijin) oleh sejumlah penerbit kecil di Indonesia, tetapi agaknya tidak mendapatkan sambutan dari masyarakat. Kualitas cetak terjemah dan cetakan yang buruk boleh jadi ikut andil dalam kegagalan buku-buku tersebut di pasaran.

"Abi jangan takut. Allah pasti akan menjaga kita"

Baru kali ini saya naik ke atas plafon rumah. Fuih, terlihat berantakan. Debu dan sawang menghiasi setiap sudut. Kabel-kabel berserakan tak beraturan. Pengap.

Saya berhenti sejenak sambil berpegangan pada kayu reng yang menyangga genting. Mengatur napas yang masih tersengal. Sambil berpikir, bagaimana cara yang aman untuk memasang kawat untuk lampu gantung kamar anakku.

"Bi ...bi ... abii .... Abi di atas ngapain" suara Aisya membuyarkan konsentrasiku.
"Bentar bentar nak, Aisya disitu aja ya. Jangan kmana-mana ?"

Maklum, hanya saya dan Aisya yang ada di rumah siang itu. Mbak rewang masih mudik. Istri harus ngantor karena cutinya habis. Kontan, cuti dua hari ini, saya mengambil alih semua tugas pembantu. Kalau bukan karena anak, males saya naik-naik ke atas plafon. Penuh resiko.

Dua hari yang lalu Aisya di beri angpau lebaran oleh neneknya. Setelah ditanya, buat apa uangnya nak ? Dia meminta dibelikan lampu gantung berbentuk bunga. Entah terinspirasi dari mana dia. Tapi yang membuat saya memenuhi permintaannya, dia janji mau bobo sendiri di kamar depan, kalau lampunya dipasang.

Awas Jebakan Clickjacking Menyasar ke Pengguna Facebook


Originated By : Sismi Priguna 
CHIP.co.id - Awas Jebakan Clickjacking Menyasar ke Pengguna Facebook

Jakarta, CHIP.co.id - Trend Micro baru saja menemukan adanya clickjacking yang menyasar ke dalam pengguna facebook di beberapa negara termasuk Indonesia. Salah satu jebakan clickjacking yang ditemukan, berupa tiket gratis menjelang premier-nya film box office dunia Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2, yang dinantikan oleh jutaan fans di seluruh dunia.

Sebuah foto yang memajang sosok Robert Pattinson dan Kristen Stewart, dua pemeran utama film tersebut, dijadikan sebagai ‘alat pancingan’ berikut dengan linknya dan disebarkan lewat Facebook. Dengan mengusung judul “Get A Free Tickets to Twilight Breaking Dawn Part 2!”, pengguna Facebook disarankan agar tidak meng-klik dan percaya begitu saja dengan tawaran tiket gratis premier dunia Twilight Saga.

Monday, September 12, 2011

Kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya

Di pelataran sebuah kantor swasta, tampak seorang laki-laki paruh baya berjalan meninggalkan pintu kantor menuju halte di seberang jalan. Rona kepenatan tergurat jelas di wajahnya. Belum jauh melangkah, dia mendengar ada suara memanggilnya.
"Pak ...pak !"
"Ada apa, Pak Somad ?" laki-laki itu menoleh ke arah sumber suara yang diyakininya Pak Somad.
"Mmmm ... nganu .... Maap pak, saya mau ngrepotin bapak."
"Yaa, kalau saya bisa bantu .. ya saya bantu. Ada apa to ?"
"Saya butuh pinjaman uang pak. Lusa saya kembalikan. Janji." kata Pak Somad meyakinkan.
"Ya udah, ini kebetulan saya ada uang THR di amplop. Butuh berapa to?"
"Saya butuhnya 4 juta e, pak. Buat bayar kuliah anak saya dulu. Sebenarnya besok saya dapat kiriman hasil jual kambing di kampung pak. Tapi ini cuman buat jaga-jaga kalo kirimannya telat "
"Ya udah ini ambil aja, tapi di dalam cuman ada 3,9 juta. Gmn?"
"Wah ndak papa pak, sisanya akan saya usahakan. Terimakasih banyak lo pak" jawab Pak Somad dengan senyum mengembang.

Laki-laki itu kembali melangkah. Matanya tajam menatap. Hatinya sedang berjuang keras untuk ikhlas. Melawan bersitan hati yang berusaha memunculkan keraguan,

"Apa Pak Somad benar-benar akan menepati janjinya ? Jangan-jangan ..."

********

Di sebuah bus kota yang sarat penumpang, mata laki-laki itu menerawang. Di saat dia belum mampu mengendalikan detak jantungnya masih berdegup kencang, bibirnya tak henti-henti mengucap kata syukur pada-Nya. Andai saja tak ada pak Somad di pelataran kantor sore tadi, pasti nasibnya sama dengan belasan penumpang bus kota yang dia naiki. Andai aja dia tidak memberi kepercayaan pada Pak Somad.

"Ah, entahlah ..." pikirnya.

Ya, baru saja segerombolan preman bersenjata tajam, menodong dan menggeledah isi tas penumpang satu per satu. Beruntung, hanya selembar uang sepuluh  ribuan yang di ambil oleh preman dari dalam dompetnya.  Menilik permohonan Pak Somad, bisa saja dia beralasan tak ada uang, atau ATMnya ketinggalan, atau apa lah.

Namun yang pasti, mungkin itulah cara Allah melindungi hartanya.

********

"Pak ..pak !" laki-laki itu mendengar suara yang sama, di tempat yang sama di mana dia berdiri kemarin sore.
"Pak, ini uangnya yang kemarin sore saya kembalikan. Baru saja saya terima kiriman uang dari kampung. Makasih ya Pak "

Lelaki itu terdiam tanpa kata. Matanya tiba-tiba nanar. Dalam hati dia berucap.

"Saya yang sebenarnya yang harus berterima kasih, Pak Somad"


Dimana rasa syukur itu ?

Berapa lama lagi kita akan tinggal di bumi yang penuh dengan kenikmatan yang bercurah-curah ini ?
Guyuran sinar surya yang begitu pas, menghangatkan tubuh kita.
Terpaan air hujan yang cukup, menyegarkan setiap yang hidup.
Hembusan angin hampir tak sampai menjadi badai.
Apa lagi yang kurang ?

Berjuta jenis tumbuhan mampu tumbuh dan hidup di tanah yang kita pijak ini.
Ratusan gugusan gunung menjulang menaungi kita.
Sebanyak itulah sebenarnya, kesempatan kita untuk mau melihat bagaimana mereka rukuk dan sujud kepada-Nya.

Namun sayang, seolah buta mata kita tak mampu melihat itu dengan penuh kesyukuran.

Yang merebak di dalam jiwa hanyalah kekeringan, kegersangan, dan kekurangan.

Seberapa miskin sebenarnya,
Jika masih ada orang di negeri ini yang menganggap dirinya paling miskin di dunia.
Kalau saja dia mau mendengar kabar tentang saudara kita di Somalia.

Seberapa mencekam sebenarnya,
Jika masih ada yang menganggap hidupnya sangat sangat mencekam.
Kalau saja dia mau melirik saudara kita yang ada di Gaza.

Berapa lama lagi kita akan tinggal di bumi yang penuh dengan kenikmatan yang bercurah-curah ini ?


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...