Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Thursday, March 10, 2011

SPT Tahunan PPh Orang Pribadi

[- Demak, 10 Maret 2011, 13.50 -]

Anda sudah ber-NPWP ? Jika sudah, selamat, negara telah memanggil anda untuk ikut serta membangun bangsa ini. Bagaimana dengan yang belum ber-NPWP ? Apakah mereka dianggap tidak berpartisipasi ? Tentu saja tidak. Karena saat kita membayar pajak kendaraan bermotor, saat menerima struk belanja yang didalamnya tertera PPN 10%, atau saat membayar PBB rumah, maka saat itulah secara langsung kita telah dianggap ikut serta dalam membangun bangsa ini.

Hanya bedanya, dengan NPWP yang kita punyai, maka kita berkesempatan untuk menghitung sendiri, membayar sendiri, dan melaporkan sendiri pajak penghasilan yang sesuai peraturan perndang-undangan telah menjadi kewajiban kita. Di sinilah, kredibilitas dan kejujuran kita dipertaruhkan.


Salah satu kewajiban itu adalah menyampaikan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi untuk tahun pajak 2010, yang akan jatuh tempo pada 31 Maret 2011 mendatang. Dan sesuai dengan pengumuman Direktur Jenderal Pajak   Nomor Peng-4/PJ.09/2011, hal-hal yang harus diperhatikan sehubungan penyampaian SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi adalah sebagai berikut :
  1. NPWP yang diisikan dalam SPT Tahunan adalah NPWP Wajib Pajak Sendiri yang terdapat pada kartu NPWP Wajib Pajak masing-masing, bukan Bendahara pemotong PPh Pasal 21 atau NPWP Pemberi Kerja;
  2. Wajib Pajak Orang Pribadi dalam menyampaikan SPT Tahunan dapat menggunakan salah satu formulir SPT 1770 SS 1770 S atau 1770 agar seluruh jenis penghasilan yang dilaporkan dapat tertampung dalam formulir tersebut;
  3. Penyampaian SPT 1770 SS harus dilampiri dengan bukti potong PPh Pasal 21 ( 1721 A1 atau 1721 A2);
  4. Setiap Wajib Pajak Orang Pribadi menyampaikan 1 (satu) SPT dalam 1 (satu) amplop;
  5. Wajib Pajak dalam menyampaikan SPT agar mengisi identitas dan elemen-elemen SPT dengan benar, lengkap dan jelas;
  6. Penulisan identitas pada amplop SPT harus sama dengan identitas yang terdapat dalam SPT Tahunan di dalamnya;
  7. SPT yang disampaikan agar tidak dilipat untuk memdahkan proses scanning;
  8. Tanda terima SPT yang diberikan adalah sah sepanjang SPT telah disampaikan dengan benar, lengkap dan jelas serta ditandatangani;
  9. Drop Box SPT sebagai alternatif tempat penyampaian SPT akan disediakan ditempat-tempat yang telah ditentukan sampai dengan tanggal 31 Maret 2011;
  10. Setelah tanggal 31 Maret 2011 Wajib Pajak diharapkan menyampaikan SPT Tahunan secara langsung ke KPP Pratama tempat Wajib Pajak terdaftar.
 DOWNLOAD Formulir SPT 1770 SS, 1770 S, dan 1770.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...