Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Thursday, December 16, 2010

Syukur Pangkal Sukses

Ditulis oleh Waidi Akbar

“Bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku” (QS: Al-Baqarah ,152),

”Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Mahakaya (tidak membutuhkan sesuatu) lagi Mahamulia” (QS: An-Naml, 40)

Sering saya tanyakan kepada audience seminar atau training dengan sebuah pertanyaan: sukses dulu baru senang atau sebaliknya, senang dulu baru sukses? Hampir seluruh peserta memilih jawaban sukses dulu baru senang. Jawaban ini jelas keliru! Mestinya senang dulu baru sukses! Kapan senangnya bila harus nunggu sukses dulu? Boleh jadi tidak akan pernah merasa seang bila harus menunggu sukses lebih dahulu.

Saya sangat memakluminya karena paradigma mereka sukses adalah identik dengan keberhasilan materi. Yang terpikirkan baginya adalah keberhasilan itu sendiri, tanpa pernah melihat bahwa prasyarat sukses adalah kondisi pikiran yang senang terlebih dahulu. Tidak ada ceritanya orang dalam kondisi pikiran murung, sedih, depresi bisa menjadi sukses. Kesedihan hanya akan menyebabkan suluruh potensi diri tertutup, seluruh sel dan syaraf bersekutu untuk berhenti bekerja, spirit pun nyaris berhenti, segala capaian hari ini menjadi tidak ada gunanya. Apabila sudah demikian, semuanya terlihat serba salah dan putus asa.

Wednesday, December 15, 2010

Unconscious Blitz Reading, Cara Baru dalam Membaca

[- Demak, 16.15 -]

Beruntunglah kita bisa hidup di jaman yang penuh dengan kemudahan dalam mengakses informasi. Internet, dengan segala kebaikan dan keburukannya, membuat informasi mengalir tanpa batas. Ini pula yang membuat ilmu pengetahuan manusia mengalami percepatan yang luar biasa dalam beberapa dekade terakhir.

Namun, mampukah atau lebih tepatnya, siapkah kita mengimbangi fenomena tersebut ?

Satu dari sekian banyak sarana tranformasi ilmu itu adalah dengan membaca. Jutaan buku yang beredar di pasaran tentu tak akan membawa dampak apa-apa bila kita tidak membacanya. Ribuan e-book yang bisa diunduh di internet pun tak akan membuat kita melesat maju tanpa dibaca. Alhasil, kemauan dan kemampuan kita dalam membaca mutlak harus kita miliki.

Unconscious Blitz Reading, sebuah metode baru dalam membaca temuan praktisi NLP berlisensi Ronny F Ronodirdjo menawarkan sebuah solusi baru dalam membaca. Dalam e-booknya yang bisa di download gratis di sini, penulis mengenalkan sebuah metode yang layak untuk kita coba. Mungkin kita selama ini sudah terlanjur familiar dengan teori Speed Reading yang mengandalkan teknik kecepatan membacanya. Atau yang belum lama ini muncul metode Photoreading, teknik yang turut mengilhami ditemukannya Unconscious Blitz Reading ini. Namun metode ini sangat beda, dan bisa dikatakan sebuah terobosan baru.

Tuesday, December 14, 2010

SHARE AND BE HAPPY

Written by Andre Wongso

Take and Give, itulah kata yang sering kita dengar. Namun sekarang telah terjadi pergeseran, sejak dengan memberi kita akan mendapatkan kebahagiaan maka istilahnya menjadi Give and Take. Kita semua ini harus berbagi agar mendapat kesejahteraan bagi semua umat.

Namun semangat berbagi memang masih harus diperjuangkan. Berikut adalah ilustrasi cerita, yang dengannya kita bisa terinspirasi dan termotivasi untuk berbagi. Adi adalah seorang anak SD kelas lima. Dia selalu membawa bekal ke sekolah. Setiap hari Adi selalu datang pagi sekali. Teman – temannya pun belum ada yang datang. Suatu hari saat jam istrahat tiba, Adi terkejut melihat bekal yang dibawanya dari rumah berkurang separuh. 

Dia pun bertanya dalam hati, siapa kiranya yang mengambil separuh bekalnya. Ketika pulang sekolah, Adi langsung mengklarifikasi mengenai bekalnya yang hilang separuh itu kepada ibunya. Lalu Ibu Adi berkata bahwa beliau tidak pernah kurang menyiapkan bekal Adi. 

Monday, December 13, 2010

Formulir SPT Masa PPN 1111

[- Demak, 14.00 -]

Bagi anda pengusaha kena pajak yang selama ini rutin melaporkan SPT masa PPN baik dalam format hard copy maupun data elektronik (e-spt maupun e-filing), mulai masa Januari 2011, Direktorat Jenderal Pajak akan mewajibkan penggunaan SPT PPN format baru.

Bila selama ini kita mengenal formulir 1107, 1107 PUT, 1108, maka per 1 Januari 2011, kita hanya mengenal SPT Masa PPN 1111 (baca: satu satu sebelas), SPT Masa PPN 1111 DM bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan, dan SPT Masa PPN 1107 PUT bagi PKP Pemungut.

Perubahan tersebut diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor : PER-44/PJ/2010 tentang Bentuk, Isi, dan tata Cara Pengisian serta Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa PPN (SPT Masa PPN). Dan PER-45/PJ/2010 tentang Bentuk, Isi, dan tata Cara Pengisian serta Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa PPN (SPT Masa PPN) Bagi PKP yang menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan Pajak Masukan.

Perubahan tersebut dilakukan dengan pertimbangan :
  1. Mengakomodir ketentuan-ketentuan dalam UU PPN dan KUP yang baru
  2. Mengurangi jenis SPT Masa PPN yang berlaku (SPT Masa PPN 1111 merupakan pengganti SPT Masa PPN1107 & SPT Masa PPN 1108)
  3. Sudah dalam format scanning, sehingga tidak ada lagi pembedaan format scanning dan non scanning sebagaimana yang diatur sebelumnya.

Friday, December 3, 2010

Waspadai penyakit stroke

[- Demak 13.30 -]

Berdasarkan catatan, stroke adalah penyakit penyebab kematian ketiga setelah jantung dan kanker. Dan berdasarkan survey, 60 % penderitanya adalah penduduk negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kurangnya informasi mengenai penyakit ini berikut cara-cara pencegahannya membuat kebanyakan pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi yang sudah parah. Ingin tahu lebih jauh tentang penyakit stroke ? Berikut sebuah artikel dari www. jendelaolahraga.com patut anda simak

Selamat Jalan, Pak Rawuh

Rawuh Makaryo namanya. Kawan yang sejak beberapa hari yang lalu tergolek koma itu kini telah tiada. Kemarin siang saya sempat melihat kondisinya di Ruang ICU RSU Karyadi. Ditemani dua teman sekantor, kami mendengarkan penjelasan dari istrinya di ruang tunggu.

Dari mimik mukanya, dia terlihat tabah menerima kondisi laki-laki tercinta yang telah dikenalnya sejak kuliah di STAN itu. Namun matanya yang sembab tak bisa disembunyikan. Saya sangat mengerti apa yang dia rasakan waktu itu. Meskipun saya belum pernah merasakan berada dalam posisi yang sama sebelumnya.

Kedua orang tuanya turut menemani kami. Dari penuturan sang ayah, kami mendengar nada optimis dari suaranya. Beberapa kali dia mengungkapkan hal-hal baik perihal kondisi menantunya. Entah demikian adanya, atau sekedar untuk menjaga perasaan dan emosi anaknya saya tidak tahu.

Beberapa obrolan kami juga sempat menyinggung beberapa kawan yang pernah mengalami hal yang sama, namun berhasil melewati dan kini menjalani kehidupan keduanya. Sebagaimana yang pernah ditayangkan di acara Kick Andy beberapa waktu yang lalu tentang bagaimana orang-orang yang beruntung bisa memulai hidupnya kembali.

Namun rasanya harapan itu tinggal lah harapan. Saat main bulutangkis tadi pagi, terdengar kabar beliau telah dipanggil Allah SWT.

Selamat jalan Pak Rawuh. Semoga bahagia disana di bawah naungan cinta-Nya.

Thursday, December 2, 2010

Mari bersiap sebelum sakit

[- Demak, 11.30 -]

Terdengar kabar ada salah seorang kawan yang sedang terbaring koma di rumah sakit. Stroke, katanya. Sosok yang hobi banget sama fotografi itu pernah satu kelas dengan saya di sebuah diklat dua tahun yang lalu. Meski belum sempat ngobrol secara intens waktu itu, tapi saya masih inget betul orangnya. Kalau tidak salah hitung, mungkin usianya sudah lewat empat puluh tahun.

Pikiran saya langsung membayangkan bagaimana kondisinya sekarang. Di ruang ICU yang steril dan dingin. Dengan selang infus atau apalah, yang menjulur di tangan. Atau mungkin juga lubang hidungnya. Berbagai piranti penyelamatan siaga di sekitar tempat tidurnya. Dan bebrapa perawat dengan pena dan selembar kertas di tangan, terlihat mencatat kondisinya dengan seksama.

Friday, November 26, 2010

Ayo buat target harian ibadah kita

[- Demak, 17.00 -]
Beberapa hari yang lalu saya membaca berita melalui sebuah media online tentang gaya kepemimpinan JK (Jusuf Kalla) di tubuh PMI. Dikabarkan bahwa dalam mengelola lembaga yang berlambang palang berwarna merah itu, JK tetap menampakkan karakternya sebagai seorang pengusaha.

Lalu bagaimana sepak terjangnya ? Apakah langsung melakukan komersialisasi PMI ? Tentu tidak. Namun JK menekankan jajarannya untuk selalu bekerja dalam target. Sikap ini pula yang membuatnya terlihat mampu bergerak lebih cepat kala masih duduk di kursi birokrasi.

Apa yang dilakukan JK sebagaimana bisnisman lainnya patut untuk kita contoh. Sebagai individu, apapun profesi kita, tentu kita seharusnya mempunyai target dalam menapaki jalan hidup. Hal apa saja yang seharusnya kita buat targetnya ? Menurut saya, apa pun yang kita yakini dan kita anggap benar, harus kita susun target.
 
Dalam sisi spiritual, sebagai seorang muslim, apabila kita benar-benar telah meyakini bahwa amalan sunnah yang diutamakan (seperti qiyamullail, shaum (puasa), tilawah al quran, dll) mampu meningkatkan kualitas hidup kita, kita pun harus menyusun targetnya. Agar apa yang kita yakini benar, benar-benar merasuk dalam diri kita. Sedangkan untuk amalan wajib, saya pikir kita sudah cukup dewasa untuk tidak meninggalkannya sehingga tidak perlu disusun targetnya.

Speak like Obama

[- Demak, 13.30 -]


Berbicara di depan umum bagi sebagian orang bisa menjadi sesuatu hal yang menyenangkan. Namun tidak sedikit orang yang menganggapnya sebagai sebuah momok yang harus dihindari. 

Masih hangat dalam ingatan, bagaimana Obama saat memberikan pidato tanpa teks dihadapan ribuan mahasiswa dan akademisi di Universitas Indonesia. Mimik muka dan senyumannya yang khas selalui mewarnai dari awal hingga akhir pidatonya. 


Apapun persepsi kita tentang seorang Obama, cara dia menyampaikan dalam setiap pidatonya patut kita cermati. Bagi anda yang sudah terbiasa dengan dunia public speaking, informasi yang disalin dari situs resmi Tantowi Yahya ini mungkin bisa menambah wawasan anda.

Thursday, November 25, 2010

Permainan apa ya yang cocok buat anakku ?

[- Demak, 16.55 -]

Bermain adalah sebuah kebutuhan bagi seorang anak. Di lain pihak, bermain pun bisa menjadi bumerang buat si anak. Sebagai orang tua kebanyakan, tentu kita ingin melihat anak kita senang dan bahagia. Berbagai cara pun di lakukan. Dan memberikan mainan adalah salah satunya. Namun terkadang kita bingung memilih, di antara sekian banyak jenis mainan, mana yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan si anak. Terlebih akhir-akhir ini banyak sekali produk mainan terutama dari Cina yang membanjir di pasaran. Sebagai bahan referensi, berikut sebuah artikel yang ditulis oleh Devi Ari Mariani, M.si dan telah terpublikasikan melalui blognya di www.deviarimariani.wordpress.com. Semoga bermanfaat. Klik disini.

Wednesday, November 24, 2010

Ajari anak berenang ? Kenapa tidak ?

[- Demak, 15.00 -] 

Anda belum bisa berenang ? Atau pertumbuhan IQ dan emosi anda belum maksimal ? Jika jawaban untuk keduanya YA, mungkin orang tua anda belum memberikan ini untuk anda. Sebuah artikel tentang pentingnya mengajarkan anak berenang sedini mungkin akan menjawab pertanyaan mengapa Nabi sangat menganjurkan mengajarkan berenang kepada anak-anak kita.

Hasil penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan, secara statistis IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur IQ-nya ketika mereka berusia 10 tahun.
Tak hanya itu, pertumbuhan fisik, emosional dan sosialnya pun lebih baik. 

Penelitian lain menunjukkan, bayi lebih gampang diajarkan berenang ketimbang orang dewasa, karena bayi tak pernah memiliki faktor X semisal bahaya. Bukankah bayi belum mengerti bahaya? Lagi pula, bayi sangat menyukai air sehingga ia pun akan suka diajak berenang. Nah, hal ini membuatnya jadi lebih mudah belajar berenang. 

Wednesday, November 17, 2010

Bersepeda, yuk !

[- Semarang, 09.00 -]
Ini adalah cerita tentang sepeda yang saya beli sekitar enam bulan yang lalu. Awalnya, saya butuh sekali sarana transportasi yang hemat BBM dan nggak berisik untuk sekedar shalat shubuh di mesjid yang jaraknya lumayan tanggung di luar komplek. Maklum di rumah nggak ada motor, karena motor satu satunya harus selalu standby di rumah mertua untuk berangkat ke kantor. Sedangkan kalau pakai mobil pastinya kurang praktis.

Setelah "proposal" persetujuan di "teken" istri, akhirnya perburuan pun dimulai. Jujur, saya awam sekali soal sepeda. Saya cuman tahu merek sepeda itu ada tiga, Polygon, Wim Cycle, dan Federal. Polygon saya kenal dari iklan di TV, Wim saya tahu karena pabriknya di Gresik, kota pertama tempat saya bekerja. Yang terakhir saya tahu karena merek ini begitu familiar sewaktu saya kecil.  Dan bayangan saya dalam kisaran harga sejuta dua jutaan lah. Tapi begitu saya masuk ke beberapa toko, baru saya tahu kalau banyak sepeda impor yang harganya puluhan juta. Jujur saja saya setengah ngga percaya waktu itu, masak sepeda sama motor mahalan sepeda yak ?  

Dengan pertimbangan manfaat yang diperoleh dan harga yang pas, akhirnya pilihan saya jatuh pada Polygon Heist 4.0 (Ups, harusnya ngga boleh nyebut merek ya). Salah satu tipe hybrid yang mantap di jalur aspal.

Tuesday, November 16, 2010

Tips Membersihkan Sepeda Motor yang Terkena Abu Vulkanik

Sumber : www.adipedia.com

Semburan material dari Gunung Merapi saat meletus, tak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia yang menghirupnya, tetapi juga bagi kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Beberapa unsur yang disemburkan gunung berapi umumnya adalah, uap air (H2O), karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SO2), asam klorida (HCl), asam fluorida (HF), serta abu vulkanik ke udara. Berbagai unsur itu, bila tak segera dibersihkan akan membawa dampak yang tidak baik bagi sepeda motor.

Selain berpotensi menyebabkan berbagai komponen sepeda motor yang terbuat dari logam cepat korosi atau keropos juga menjadikan cat motor cepat kusam, abu vulkanik juga berpotensi merusak mesin.
“Abu vulkanik yang mengandung pasir kuarsa atau kristal silika bila masuk ke bagian mesin, bisa fatal akibatnya,” ujar Roni Sutheja, Supervisor Mekanik Fajar Motor Ciledug, Tangerang, Ahad (14/11).

Pasir kuarsa yang berupa kristal dengan ukuran sangat kecil (milimikron) namun bersifat sangat keras bila masuk ke dalam ruang bakar, bisa mengganggu kinerja piston. Bahkan, sebut Roni, dapat menyebabkan baret pada dinding silinder.

“Bila itu terjadi, maka kinerja mesin akan turun drastis. Atau bahkan bila kristal tidak tergerus piston tiba-tiba mandeg atau berhenti, motor pun berhenti tiba-tiba. Risikonya seperti apa, bisa dibayangkan,” terang dia.

Belajar dari Ibrahim

[- Demak, 16 Nopember 2010, 13.00 -]
Untuk urusan taat dan patuh, bisa jadi tak ada manusia jaman sekarang yang mampu menandingi ketaatan dan kepatuhan Nabi Ibrahim As. Jangankan taat untuk urusan yang tak masuk di akal. Untuk urusan yang jelas-jelas masuk di akal dan ilmiah - seperti larangan minum khamr, riba, zina - saja masih banyak muslim yang mangkir. Hal yang sangat lumrah ketika akhirnya Allah mengabulkan apa-apa yang beliau minta. Kita ingat bagaimana Nabi Ibrahim berdoa agar dikaruniai seorang putera, dan Allah pun memberinya. Demikian juga dengan doa-doa beliau yang lain untuk kebaikan anak cucunya. Lagi-lagi Allah pun mengabulkannya. Dan memang sepertinya kita harus belajar banyak dari sosok yang mendapat julukan khalilullah (kekasih Allah) itu.

Friday, October 29, 2010

Mbah Maridjan : Sosok Guru Ngaji Pemantau Merapi

Siapa tak mengenal Mbah Marijan. Sosok sederhana yang dikenal sebagai juru kunci gunung merapi itu kini telah tiada. Awan panas yang meluncur dari puncak merapi, Selasa petang (26/10) yang lalu, telah menjemput lelaki tangguh itu untuk menghadap Sang Khalik, pemilik Merapi sebenarnya. Kepergiannya juga telah meninggalkan pesan berharga bagi kita. Pesan kesetiaan, konsistensi, komitmen dalam tugas, kebersahajaan, dan pengabdian. Seperti halnya saya, mungkin anda belum mengenal lebih mendalam akan sosok yang terkenal dengan slogan rosa ...!! (kuat) dalam sebuah iklan minuman berenergi itu. Seorang kawan telah mengulas siapa sebenarnya Mbah Marijan. (baca selengkapnya)

Wednesday, October 20, 2010

Buah hatiku

Senangnya bisa melihat si buah hati terus tumbuh dan berkembang. Di usianya yang baru saja melewati tahun kedua, sudah banyak hal yang mulai ingin dilakukannya. Mulai mengincar tembok untuk dicorat coret, makan minum tanpa disuapi, berenang di atas pelampung, hingga mencoba belajar menggoes sepeda mininya. Semoga sehat ya nak ... Kelak kau pasti jadi anak hebat.

Menaklukkan Hawa Nafsu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Dikisahkan, sekembalinya dari sebuah pertempuran, Rasulullah SAW berkata, "Kita baru saja pulang dari jihad (perang) kecil menuju jihad terbesar (al-jihad al-akbar)." Sambil terperangah, para sahabat bertanya, "Apakah gerangan perang terbesar itu wahai Rasulullah?"  Nabi menjawab, ''Mujahadat al-Nafs" (perang menaklukkan diri sendiri). (HR Baihaqi dari Jabir).

Meskipun dipandang lemah oleh al-Albani dalam Silsilat al-Dha`if wa al-Maudhu`ah, hadis ini sesungguhnya dapat dipandang sahih ditilik dari segi maknanya (shahih fi al-ma`na). Ada beberapa hadis lain yang semakna dan derajat kualitasnya lebih tinggi. Di antaranya hadis yang menyatakan, "Petarung sejati (mujahid) adalah orang yang mampu menaklukkan dirinya sendiri. Orang yang hijrah adalah orang yang mampu meninggalkan keburukan.'' (HR Ahmad dan Baihaqi dari Fadhalah ibn `Ubaid).
 Untuk keluar sebagai pemenang dalam perang terbesar ini, kita perlu mengetahui dan melakukan beberapa hal. Pertama, mengenali musuh utama kita sendiri, yaitu hawa nafsu. Dalam Alquran, kata hawa bermakna keinginan atau kecenderungan kepada sesuaatu yang buruk atau sesuatu yang melawan kebenaran dan kebaikan.

Disebut hawa, menurut pakar bahasa al-Ishfahani, karena keinginan itu membikin manusia lalai (wahiyah) di dunia dan menjerumuskannya ke dalam neraka (hawiyah) di akhirat. "Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti hawa nafsunya dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun." (QS Qashash (28): 50).

Kedua, mengelola dan mengendalikan nafsu dengan menggunakan kekuatan dan kecerdasan akal. Menurut filosof Muslim Ibnu Masykawaih, akal bukan hanya alat berpikir, melainkan juga alat kontrol dan pengendali (tadbir) kecederungan-kecenderungan yang bersifat destruktif dalam diri. Jadi, akal harus kendalikan nafsu.

Ketiga, melawan dan menolak kecenderungan nafsu, yakni tidak menuruti dan mengikuti kemauannya. Kalau Anda ingin menemukan kebenaran, demikian disarankan oleh orang bijak, maka perhatikanlah keinginan dan kecenderungan Anda, lalu ambillah sesuatu yang bertolak belakang dengan keinginan itu. Itulah kebenaran dan itulah yang dinamakan "Mukhalafat al-Hawa".

Keempat, menaklukkan nafsu dan menguasai sepenuh-penuhnya. Menurut Ghazali, perang dan pertarungan melawan nafsu berlangsung setiap saat. Dalam pertarungan ini, kita bisa menang pada suatu waktu, tetapi kalah pada waktu yang lain. Begitulah seterusnya, menang dan kalah silih berganti.

Namun, bagi orang-orang tertentu, yang terpelajar dan terlatih, serta mendapat pertolongan dari Allah, mereka mampu menaklukkannya dan keluar sebagai pemenang. Mereka itulah yang dinamakan petarung sejati. Allah SWT menjanjikan kemuliaan dan surga kepada mereka. "Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal-(nya)." (QS al-Nazi`at (79):40-41). Wallahu a`lam

Red: Budi Raharjo
Rep: Dr A lyas Ismail MA

Sumber : Republika Online Rabu, 20 Oktober 2010, 10:00 WIB

AS Masih Ragu Rangkul Keuangan Syariah

REPUBLIKA.CO.ID,
JAKARTA--Keuangan syariah berhasil mencuri perhatian dunia. Dari Inggris, Australia, hingga Prancis semua mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah. Padahal, di Prancis, misalnya, muncul gonjang-ganjing soal pelarangan cadar.

Bagaimana dengan Amerika Serikat? Ada kisah berbeda dari negeri Paman Sam ini. Semangat untuk merangkul keuangan syariah terganjal oleh kondisi politik dalam negeri. Akibatnya, bisa diramalkan: pertumbuhan keuangan syariah melambat dan kucuran investasi dari negara-negara Teluk yang kaya raya pun akan berpaling ke negara lain. Meski tak semua, namun warga AS masih memandang sinis kepada sistem keuangan syariah.

Mereka menduga, industri ini adalah pintu bagi kucuran dana kepada para teroris atau rencana umat Islam untuk menyebarkan ajarannya-termasuk larangan soal riba. Padahal, jika ingin dirunut, larangan riba juga berlaku pada ajaran Kristen dan Yahudi.  

The Center for Security Policy, yaitu sebuah think tank AS, September lalu merilis laporan bertajuk Shariah: The Threat to America (Syariah: Ancaman bagi Amerika). Isinya menyebutkan, praktik mendorong syariah “tidak sejalan dengan konstitusi” dan harus “dilarang”.

Laporan ini bahkan dipaparkan di Capital Hill tempat para anggota dewan legislatif AS berkantor. Sejumlah anggota parlemen asal Republik mendukung paparan ini. Salah satunya adalah mantan ketua House of Representative, Newt Gingrich. Menurut Gingrich, seharusnya ada undang-undang federal yang memastikan bahwa segala yang berbau syariah-termasuk sistem keuangannya-tidak diakui oleh pengadilan manapun di AS.

Terpaksa beralih
“Seandainya ada pilihan dan imbalan serta analisis risikonya bisa diterima, namun jika di satu tempat menyambut kehadiran Muslim sedang di politisi di suatu negara lain bertindak sebaliknya, tentu Muslim lebih baik mendatangi jurisdiksi yang bersikap terbuka kepada mereka,” kata Jawad Ali, managing partner and deputy global head untuk keuangan syariah di King & Spalding.

Secara tradisional, AS menjadi daerah tujuan investasi yang menjadi pilihan para investor Timur Tengah. Bahkan, menurut Ali, ada sejumlah alasan lainnya yang cukup menggiurkan. Misalnya saja, peraturan perpajakan di AS dinilai kondusif bagi pertumbuhan keuangan syariah.

Alasan lainnya adalah sebagian besar mata uang di negara Teluk masih terikat pada dolar AS. Bahkan, minyak bumi produksi mereka pun dihargai dalam dolar AS. Namun, angin politik yang berhembus di AS bisa saja mengalihkan atau menunda pertumbuhan bisnis ini.

“Para investor memang belum lari dari AS. Namun, saya sudah melihat ada sejumlah investor potensial dari Timur Tengah yang menimbang kembali investasi sesuai syariah yang akan mereka kucurkan. Mereka khawatir dengan iklim (politik),” kata seorang bankir syariah yang berkantor di Teluk.

Kabar baiknya, meski retorika negatif merebak di AS, perekonomian Timur Tengah tak ikut goyah karenanya. Perusahaan AS masih aktif berinvestasi di kawasan tersebut. Jika mereka diminta untuk menjalankan bisnis sesuai prinsip syariah, mereka pun tak segan untuk menyetujuinya.

Kenyataan memang menunjukkan, prospek pemulihan ekonomi di AS dan Eropa masih belum jelas. Tak heran jika perusahaan dan lembaga keuangan Barat masih mencari keuntungan lebih dari pasar-pasar yang kian berkembang-termasuk kawasan Teluk.
Kalaupun ada sisi negatif dari sentimen negatif ini adalah AS akan tertinggal di sektor keuangan syariah. Padahal, di negeri ini ada sekitar lima juta hingga tujuh juta Muslim.

Berdasarkan penelitian oleh Pew Research Study, 41 persen Muslim Amerika berpenghasilan 50 ribu dolar AS lebih per tahun. Memang, ada sekitar 20 lembaga keuangan AS yang menawarkan produk syariahnya. Namun, belum ada satu pun bank umum syariah di negeri ini. Di Inggris, orang dapat memilih layanan jasa Islamic Bank of Britain.

“Banyak orang yang tidak mengerti apa-apa tentang Islam dan negara Muslim, tidak banyak berbuat untuk mendidik rakyat Amerika,” James Abourezk, mantan senator yang menjadi senator AS keturunan Arab pertama. Lantas, bagaimana dengan sikap lembaga Pemerintah AS? Ternyata, Bank Sentral AS telah meluncurkan penelitian tentang keuangan syariah.

Saat ini mereka sibuk mencari konsultan dalam industri keuangan syariah.
Bahkan, Kementerian Keuangan AS telah meluncurkan program bertajuk Islamic Finance 101 pada 1995. Tujuannya adalah mengajarkan bisnis berprinsip syariah kepada aparat pemerintah.

Program ini bekerja sama dengan proyek keuangan syariah dari Harvard. Tujuan program ini adalah mempelajari keuangan syariah dari sudut pandang hukum dan menjalin kerja sama antarilmuwan dari dalam dan luar dunia Islam.

Terkesan mulus? Ah, tidak juga. Inisiatif inipun tercemar politisasi. Sebuah kolom di harian Washington Times menerbitkan kartun Elena Kagan, salah satu hakim agung di Mahkamah Agung AS, dengan sorban di kepala. Kagan dituding “membolehkan masuknya syariah ke pasar modal”. Pasalnya, Kaganlah yang mendukung proyek keuangan syariah saat ia menjadi dekan sekolah hukum Harvard.
Red: Budi Raharjo
Rep: Yeyen Rostiyani/Reuters/Gulf Times

Sumber : Republika Online Rabu, 20 Oktober 2010, 13:29 WIB

Percayakah, Mengepalkan Tangan Mampu Tingkatkan Pengendalian Diri



REPUBLIKA.CO.ID, LONDON-Berdasarkan penelitian, mengepalkan tangan selama beberapa saat bisa meningkatkan kontrol diri dan tekad anda saat mengalami masa tidak menyenangkan. Orang yang menghadapi tugas tidak menyenangkan mulai dari minum obat sampai mengatasi kabar buruk bisa mengurangi masa-masa menyakitkan ini dengan menegangkan otot mereka.

Penemuan itu berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Journal of Consumer Research, seperti dikutip Daily Mail. Penelitian dilakukan oleh Iris Huang dari National University of Singapore dan Aparna Labroo dari University of Chicago.

Mereka menempatkan sekumpulan relawan melalui serangkaian dilema yang melibatkan penerimaan rasa sakit jangka panjang selama pencapaian jangka panjang. Aktivitas itu termasuk meletakkan tangan dalam air dingin, minum cuka encer, menonton amal dan pantang makanan tidak sehat.

Para penulis menemukan para partisipan yang memperketat otot pada saat menghadapi pergulatan di dalam lebih mampu menahan rasa sakit atau kegelisahan dan menolak makanan yang menggiurkan.

"Para partisipan yang diinstruksikan mengencangkan otot-otot mereka, tanpa memperhatikan otot mana yang mereka kencangkan, tangan, jari, betis atau bisep, saat berusaha mengerahkan pengendalian diri menunjukkan kemampuan lebih besar untuk menahan rasa sakit, mengonsumsi obat-obatan yang tak menyenangkan atau menghadapi makanan menggoda," tulis mereka.

Saat relawan terlalu lama tegang sebelumnya mereka merasa lelah saat mereka harus membuat pilihan.
Pengaruhnya juga bergantung pada pilihan yang selaras dengan tujuan para partisipan. Jadi para partisipan minum cuka yang tak menyenangkan lebih banyak bila mereka sudah mengatakan mereka menginginkan gaya hidup lebih sehat.

"Pikiran dan jiwa juga terikat bersama secara dekat, hanya mengepalkan otot-otot bisa menghidupkan tekad. Jadi hanya terlibat dalam tindakan-tindakan tubuh, bisa berfungsi sebagai sumber tanpa kesadaran untuk memicu kemauan," demikian kesimpulan para peneliti.
Red: Budi Raharjo
Rep: Antara
Sumber : Republika Online

Tuesday, October 19, 2010

Menurunkan Berat Badan dengan Air Putih

Merry Wahyuningsih - detikHealth Jakarta, Diet dengan hanya minum air putih dipercaya sebagai cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat sekaligus membuang racun dari dalam tubuh. Bagaimana cara diet dengan air putih?

Orang yang sedang menjalani diet dengan hanya minum air putih sebaiknya menghindari semua makanan padat dan banyak minum air ketika menjalani diet ini.

Tanpa makanan padat tubuh masih bisa bertahan. Karena tubuh memiliki cadangan yang memadai untuk dapat bertahan selama beberapa hari tanpa makanan. Ahli gizi umumya merekomendasikan diet dengan minum air putih selama 10 hari bagi orang dengan kondisi fisik baik. Proses ini juga dapat membantu meningkatkan proses detokfisikasi.

Dilansir dari Buzzle, Selasa (19/10/2010), orang yang menjalani diet air putih, diharapkan minum 7-10 gelas air suling atau air minum yang dimurnikan setiap hari. Dengan diet ini, penurunan berat rata-rata sekitar 1-2 kilogram per hari.

Selain minum air, orang yang sedang menjalani diet air putih masih bisa mengonsumsi makanan yang berbentuk cair, seperti sup bening, jus buah tanpa ampas, kaldu sayuran, teh atau kopi tanpa gula dan krim atau buah-buahan yang mengandung banyak air.

Tapi tidak semua orang dapat menjalankan cara diet seperti ini. Karena orang dengan penyakit jantung, diabetes dan penyakit tertentu lainnya tidak boleh melakukan pola diet seperti ini.

Ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan, antara lain:

  1. Orang yang diet air putih harus mengatur aktivitasnya, jangan sampai yang membutuhkan banyak tenaga dan mengeluarkan banyak keringat.
  2. Sebelum memilih diet air putih, Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Orang dengan penyakit jantung, diabetes dan penyakit tertentu lainnya tidak boleh melakukan pola diet seperti ini.
  3. Bila Anda diet air putih lebih dari 1 minggu dan tidak dapat meninggalkan kegiatan rutin, maka Anda harus menyertakan jus buah sebagai tambahan gizi.
  4. Tidak disarankan untuk menggunakan air keran atau air mineral. Untuk melakukan diet air putih, sebaiknya gunakan air suling yang memiliki sifat magnetik untuk meningkatkan proses detoksifikasi.
  5. 8-10 hari sebelum diet air putih, Anda harus mulai makan banyak buah-buahan mentah dan sayuran, minum jus buah segar dan sayur jus. Hal ini akan membantu mempersiapkan tubuh untuk puasa dan detoksifikasi selama diet.
  6. Ketika sedang diet air, kemungkinan Anda mengalami pusing atau berkunang-kunang ketika tiba-tiba berdiri. Jadi selalu hati-hati ketika akan berdiri, tarik napas dalam-dalam baru kemudian berdiri. Tarik napas dalam-dalam dapat meningkatkan proses oksigenasi dan meningkatkan sirkulasi.
  7. Hindari makanan berat (makanan kaya lemak), berminyak, makanan pedas. Demikian pula, makan berlebihan juga harus dihindari. Jika Anda tidak mengubah kebiasaan makan setelah diet, Anda cenderung mendapatkan berat badan yang cepat.

(mer/ir) 


Sumber : Detik Health

Menjauhi Penyakit Hati

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Suatu hari, seorang laki-laki menemui Nabi Muhammad SAW, "Wahai Rasulullah, berwasiatlah kepadaku." Lalu Rasulullah bersabda, "Janganlah kamu marah!" Beliau mengulanginya berkali-kali, lalu bersabda, "Janganlah kamu marah." (HR Bukhari)

Hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA di atas berisi wasiat Rasulullah kepada umatnya agar menjauhi berbagai penyakit hati, seperti marah, dendam, iri, serta dengki kepada sesama. Ada dua jenis penyakit yang senantiasa melekat pada tubuh manusia, yaitu penyakit fisik dan penyakit hati.

Penyakit fisik terkadang mendapat perhatian lebih ketimbang penyakit hati. Padahal, penyakit hati pun berpotensi menimbulkan efek yang luar biasa.  Banyak yang tak menyadari bahwa penyakit hati merupakan sesuatu yang berbahaya.

Berbeda dengan penyakit fisik yang kasat mata dan dapat dirasakan, penyakit hati justru tersembunyi. Meski tak terlihat, penyakit hati akan melahirkan gangguan psikologis yang berpengaruh pada kesehatan fisik.  Salah satu penyakit hati yang sering kali muncul pada seorang manusia adalah dendam.

Dendam merupakan kumpulan marah dan amarah yang bisa menggerogoti kebersihan hati. Seorang yang menyemai dendam dalam hatinya, tak akan mengalami ketidaktenangan diri, sebelum kemarahannya terlampiaskan. Sering kali orang mengabaikan penyakit hati ini. Padahal, tidak sedikit masalah yang besar lahir justru berawal dari penyakit hati ini.

Ada dua dampak yang akan dialami oleh orang-orang yang memiliki penyakit hati. Pertama, orang yang memiliki penyakit hati, ketika menguasai ilmu, maka ilmunya tidak bermanfaat dan tidak menjadikannya lebih dekat kepada Allah SWT. Kedua, tidak bisa fokus atau khusyuk dalam beraktivitas. Dalam menjalankan ibadah, misalnya, tidak bisa mengkhusyukkan hatinya sehingga tidak bisa menikmati keajaiban amalan ibadah yang dilakukannya.

Ketika hati sudah sakit dan rusak, maka sangat sulit bagi seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sang Khalik menciptakan hati pada diri manusia sebagai tempat bersemayam diri-Nya. "Langit dan bumi tidak dapat meliputi-Ku, hanya hati yang dapat meliputi-Ku,'' demikian bunyi salah satu Hadis Qudsi.

Hadis itu menunjukkan betapa hati memiliki fungsi yang penting  untuk mengenal, mencintai, dan menemui Allah SWT. Hati yang berpenyakit ditandai dengan tertutupnya mata batin dari penglihatan-penglihatan ruhaniah. Manusia tak akan menemukan kepuasan dan kebahagiaan puncak, jika hatinya tertutup berbagai penyakit hati.

Hanya dengan selalu bertobat, berzikir, dan mengerjakan berbagai amalan ibadah dan aktivitas yang sesuai syariat-Nya, hati ini akan bersih.  Sesungguhnya hati ini adalah taman yang harus senantiasa dibersihkan dan ditata.

"Hai anak Adam, Aku telah menciptakan taman bagimu, dan sebelum kamu bisa masuk ke taman ciptaan-Ku, Aku usir setan dari dalamnya. Dan dalam dirimu ada hati, yang seharusnya menjadi taman yang engkau sediakan bagi-Ku." (Hadis Qudsi).

Sumber : Republika Online Selasa, 19 Oktober 2010, 09:32 WIB

Pembiayaan Rumah secara Syariah Lebih Menggiurkan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Bank-bank umum syariah kini tengah berlomba merebut pasar pembiayaan perumahan. Sejumlah terobosan lengkap dengan iming-iming kemudahan serta beragam keuntungan pun digelontorkan guna menarik calon nasabah.

Tengok saja Bank BNI Syariah. Dengan produk BNI iB Griya atau Griya Hasanah, bank syariah yang 99 persen sahamnya dikuasai PT Bank BNI Tbk tersebut telah mengeluarkan paket murah pembiayaan rumah.

General Manager Divisi Produk dan Prosedur Pembiayaan BNI Syariah, Edwin Fitrianto, memaparkan, untuk mengejar target ekspansi mencapai Rp 200 miliar dalam tiga bulan ke depan, pihaknya siap memanjakan calon nasabah dengan penyesuaian margin menggiurkan.

Bila diibaratkan dengan bank konvensional yang mematok bunga sampai 15 persen untuk pembiayaan rumah dengan jangka waktu 15 tahun, BNI Syariah siap bertransaksi dengan akad pembiayaan yang ekuivalen dengan bunga 10,5 persen.

“Penyesuaian margin tarif karena kita ingin menyesuaikan diri dengan kebutuhan masyarakat dan juga menciptakan persaingan yang baik,” kata Edwin kepada Republika, di Jakarta, Senin (18/10).

Edwin melanjutkan, pada setiap pembiayaan rumah dengan jangka waktu tertentu, BNI Syariah menyediakan margin tarif yang menggiurkan. Semakin pendek jangka waktu pengembalian pembiayaan, maka semakin menggiurkan margin tarif yang ditawarkan.

Kecuali menurunkan margin tarif, BNI Syariah juga menyediakan pembiayaan dengan nominal tak terbatas. Bahkan pembiayaan bisa dilakukan untuk rumah second onkompleks/real estate. Keuntungan lainnya adalah luasnya jaringan kerja sama BNI Syariah dengan pengembang perumahan.

“Sehingga pilihan masyarakat banyak dan kita pun memudahkan persyaratan pembiayaan,” kata Edwin.
Red: Siwi Tri Puji B
Rep: EH Ismail

Sumber : Republika Online Senin, 18 Oktober 2010, 16:05 WIB 

Wednesday, March 10, 2010

Catatan untuk anakku

[- Web corner Lab Cito Srondol Semarang, 21.00, -]

Ini kali pertama anakku sakit. Di usianya yang baru 20 bulan, dokter memintaku chek lab untuk memastikan kondisinya. Sudah tiga hari ini suhu badannya panas dingin, makan tak mau, batuk, pilek, dan mencret juga. Memang ini lagi musimnya DB, tiphus, dan radang tenggorokan. Dua teman sekantor, anaknya juga barusan pulang dari RS.

Beberapa menit yang lalu dia menjerit kesakitan saat diambil sampel darahnya. Kasihan sekali, mungkin baru kali ini dia merasakan perihnya jarum suntik. Dalam hati aku berkata, "Sabar ya nak. Inilah yang namanya cobaan. Kelak kau akan mengalaminya lagi. Mungkin ringan, mungkin juga berat. Yakinlah, bukan karena Allah tak sayang padamu. Justru dengan cobaan itu, Allah akan mengangkat derajatmu. Jika engkau lulus melaluinya."

Syafakallah
syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba'dahu saqaman

Semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit setelahnya.

Amiin.
Type rest of the post here
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...