Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Friday, October 2, 2009

Duka dari tanah Minang

[- Demak, 2 Oktober 2009, 15.35 -]
Hati siapa yang tak ngilu mendengar kabar dari tanah minang. Ratusan bangunan hancur, hotel, mall, rumah sakit, bandara, bahkan mesjid rusak tak berbentuk. Ribuan korban luka yang sebagian besar wanita dan anak-anak memenuhi setiap rumah sakit di kota Padang. Belum lagi korban tewas yang jumlahnya terus merangkah naik. Rabu, 30 September 2009, tepat pukul 17.16 WIB, gempa berskala 7.6 richter yang berpusat di kota Pariaman, membangunkan kita dari lamunan.

Tangisan seorang ibu beserta kedua anaknya yang masih balita di metrotv membuat saya miris. Melihat raut muka mereka yang ketakutan, ratusan orang berlarian karena panik, membuat bulu kuduk ini ikut merinding. Dosa siapa yang telah membuat anak-anak tak berdosa dan orang-orang yang beriman ikut merasakan azab dari Tuhannya.

Mendengarkan taujih dari Ustd Arifin Ilham dalam acara penggalangan dana di Tvone semalam sedikit membuka mata hati ini. Beliau menyampaikan firman Allah Surat ke 17 ayat 16. Kombinasi angka yang munjukkan waktu terjadinya gempa, 17.16 WIB.

Allah berfirman :
Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.

Allahu Akbar...

Ayat itu seolah menampar kita semua. Semuanya. Bukan hanya orang minang. Bukan hanya para korban yang merintih karena terhimpit reruntuhan.

Ayat itu memaksa kita untuk bangun dari buaian kealpaan. Turun dari puncak-puncak keangkuhan. Menanggalkan semua mahkota kesombongan. Sampai kita mau dengan sadar mengakui kebesaran Allah semata.

2 comments:

Iklan Gratis said...

Tangisan dan derita mereka sudah layaknya menjadi tangisan dan derita kita bersama ..
Berikanlah bantuan dalam bentuk apapun sesuai kemampuan baik bentuk doa maupun materi ..
semoga korban yang masih bertahan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan untuk dapat hidup dalam suasana yang masih kacau .. dan semoga yang telah dipanggil ditempatkan di sisiNya .. amin ..

Iklan Gratis

ROCHIM BLOG said...

BLOG nya kok gak pernah UPDATE ya...
Sibuk apaan neh Pak Satria?????

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...