Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Thursday, September 17, 2009

Mudik


[- Demak, 18 September 2008 -]

Lebaran tinggal 2 hari lagi insya Allah. Berbagai fenomena yang menyertainya menarik untuk kita cermati. Di antaranya adalah, mudik. Ya, ritual yang satu ini menurut saya terbilang unik. Bayangkan saja, jutaan manusia melakukan perjalanan dalam waktu yang hampir bersamaan menuju tanah kelahirannya. Untuk satu tujuan mulia, bersilaturahim.

Di sepanjang perjalanan menuju kantor tadi, saya sempat melihat deretan mobil berplat luar kota. Di antaranya berplat nomor B, D, E BA, G dll. Namun yang sering terlihat adalah mobil berplat B dari arah Jakarta menuju Surabaya. Dari tampilannya, saya bisa memastikan mereka adalah pemudik yang memanfaatkan jalun pantura.

Seolah tak mau kalah, pengendara sepeda motor pun tampak meramaikan lalu lintas ruas Semarang-Demak ini. Meskipun tak sebanyak pengendara mobil.

Pemandangan ini hanyalah satu dari sekian banyak dampak yang ditimbulkan dari ritual mudik. Lainnya, ongkos bus naik, antrian tiket dimana2, posko2 mudik bermunculan, spanduk2 bertebaran, dan masih banyak lagi.

Dari segi persiapannya pun kita melihat fenomena yang menarik, banyak mal-mal penuh sesak, pakaian, sepatu, dan atribut lainnya laris manis, tingkat penjualan mobil naik, bahkan prinsip lebaran harus berbaju baru sepertinya tak bisa ditawar lagi. (padahal sunnahnya kan yang terbaik, bukan yang terbaru). Sampai-sampai ada yang malu sama famili di kampung, masak baju lebaran kemaren dipake lagi.

Dan ironisnya hingar bingar ini justru nampak beberapa hari menjelang lebaran, di saat sebagian yang lain mengencangkan ikat pinggang berburu malam lailatul qadar.

Melihat fenomena yang terkesan jor-joran itu, saya khawatir, akan muncul niyatan lain selain niyat mulia dari silaturahim. Momen mudik digunakan sebagai ajang pamer sukses para perantau di kampungnya. Sehingga apapun diupayakan.



No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...