Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Friday, February 6, 2009

Nobody's Perfect

[- Demak, 6 Februari 2009, 08.55 -]

Mencuatnya pemberitaan sinis di media masa tentang tertangkapnya salah seorang kader partai berslogan bersih, peduli, dan profesional di salah sati panti pijat tradisional, agaknya menarik untuk kita cermati. Faktanya jelas. Yang bersangkutan memang mengaku pijat karena capek sehabis bermain bulutangkis. Dan tempat pijatnya pun dikenal bersih dari praktek mesum. Namun apa lacur, meskipun prosedur penanganan partai telah diterapkan, dan bahkan yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari pencalonan anggota dewan, sepertinya media tak habis-habisnya menyudutkan partai yang terkenal disiplin dalam menjunjung nilai-nilai religiusitas itu.

Mengapa ini terjadi ? menurut saya,
Pertama, banyak pihak, terutama lawan politiknya, yang tak suka melihat perkembangan pesat yang ditunjukkan partai ini dari waktu ke waktu. Sehingga sedikit saja muncul kesalahan, mereka langsung menghajar habis-habisan melalui media yang menjadi afiliasinya. Dan saya pikir ini wajar di negara demokratis seperti Indonesia.

Kedua, sudah menjadi keyakinan publik, bahwa partai ini dikenal disiplin dalam menjunjung tinggi nilai-nilai religiusitas. Sejarah mencatat, partai ini menduduki peringkat teratas dalam pengembalian gratifikasi. Dibanding partai-partai besar lainnya, selama ini nyaris tak pernah mencuat pemberitaan tentang tabiat buruk anggotanya yang duduk di kursi dewan. Sehingga begitu ada isu negatif, sekecil apapun, pasti akan cepat menyebar.

Kalau boleh saya beranalogi, sebelum kasus ini mencuat, partai ini ibarat sehelai kain putih bersih tanpa noda. Sedikit saja ada noda yang menempel, pasti langsung terlihat. Sehingga ini memudahkan pemiliknya untuk segera mencucinya. Dan kain pun akan kembali bersih. Lain halnya jika kain itu memang sudah lusuh dan menghitam. Pasti sulit untuk membedakan, mana noda dan mana warna aslinya.

Ketiga, banyak pihak yang terlalu over estimate terhadap keberadaan partai berlambang setangkai padi diapit dua bulan sabit ini. Mereka menganggap partai ini berisi sekumpulan malaikat yang tak pernah berbuat salah. Banyak yang lupa, bahwa selama masih ada darah, daging serta ruh, selama itu pula mereka tak akan luput dari salah dan dosa. Nobody's perfect.

'Ala kulli hal, mari ini kita jadikan sebuah pelajaran. Jangan tergiur nikmatnya dunia, selalu hati-hati dan waspada, jangan terlalu over estimate pada seseorang, dan bersihkan setiap kesalahan dengan taubat dan kebaikan.

Wallahu a'lam.





No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...