Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Thursday, January 29, 2009

Gelisah di Tanggal Tua ?


[- Demak, 29 Januari 2009, 11.30 -]

Bagi anda yang gajian di awal bulan, tentu pernah mengalami masa-masa sulit di akhir bulan seperti sekarang ini. Tanggal-tanggal di atas 20-an, atau yang sering diistilahkan dengan tanggal tua, seakan menjadi area kritis yang selalu berulang. Anehnya sebagian besar di antara kita tak pandai mengambil pelajaran dari bulan-bulan sebelumnya.

Kegagalan dalam mengelola keuangan keluarga adalah salah satu penyebabnya. Penyebab yang lain mungkin karena ada kebutuhan mendadak yang tak direncanakan di bulan itu. Meskipun sudah ada kepastian akan ada "kucuran" dana di awal bulan nanti, namun efek psikologis yang dirasakan terasa begitu berat. Seperti ada beban berat di kepala kita. Waktu pun seolah berjalan sangat lamban. Lalu apa yang seharusnya kita lakukan ?

Otak kita diciptakan oleh Allah SWT dengan sedemikian canggihnya. Dia lah yang akan bekerja secara otomatis mencari solusi pemecahan masalah. Seperti komputer, ada banyak data yang bisa kita panggil setiap saat melalui menu "search". Apalagi jika sudah terhubung dengan internet, banyak sekali mesin pencari semisal google yang akan menjawab permasalahan kita.
Untuk kasus di atas, sebenarnya ada banyak alternatif solusi jika kita mau berpikir. Namun masalah sebenarnya bukan karena kita tak mampu berpikir. Tapi ada sesuatu yang menghalanginya. Ini yang membuat kita seolah lupa bahwa kita sebenarnya mempunya otak, mampu berpikir, dan mencari solusi. Sesuatu yang menghalangi itu tak lain adalah perasaan kita sendiri. Rasa gelisah yang berlebihan, khawatir yang berkepanjangan, takut tak bisa makan, was-was dengan tagihan, semua itulah yang menghambat otak kita.

Dari mana datangnya perasaan-perasaan negatif itu ? dari luar kita kah? Bukan. Ia datang dari kita sendiri. Dan tempatnya pun sama, di otak kita. Hanya pada bagian yang lain. Aneh bukan ? Di dalam otak kita pun ternyata ada sesuatu yang bisa menghambat.

Dan justru itu lah. Selama itu masih bagian dari anggota tubuh kita, selama itu pula kita berhak memerintahnya. Tak terkecuali otak. Kita bisa memerintahnya untuk membuang jauh pikiran-pikiran negatif itu semau kita. Dan menggantinya dengan pikiran positif, yaitu sebuah keyakinan akan pertolongan Allah. Efeknya, kita pun akan merasa tenang. Dan ketenangan itu lah yang akan mendekatkan kita pada solusi.

Jadi intinya, jika anda sedang terjepit, tak punya uang, atau banyak hutang. Satu yang harus anda lakukan pertama kali. Mintalah tolong kepada Sang Pencurah Rizki. Lalu yakinlah akan pertolongan-Nya. Sekali lagi, mintalah dan yakinlah. Yakin dengan sepenuh keyakinan. Lalu perhatikan, apa yang akan terjadi.

Kok cuman PKS ?


Heran, yang dipelototin Panwaslu kok cuman PKS ? ada apa ini ya ?

Wednesday, January 28, 2009

Anda peduli dengan Gaza ? Mari Tanda Tangani Petisi ini


To: President and Member States of United Nations General Assembly

PETITION

To President and Member States of United Nations General Assembly
The Creation of a Special Tribunal to try Israeli War Criminals

Recalling that Israel was created by virtue of a General Assembly Resolution in 1947 against the wishes of the indigenous population of Palestine;

Recalling that the creation of Israel was achieved through the ethnic cleansing of the indigenous population, which resulted in the creation of the Palestinian refugee problem, and that more than half of the population of 1.5 millions of the Palestinian Occupied Territory called the Gaza Strip are Palestinian refugees who have become, with the other civilian population, victims of the recent Israeli aggression on the Gaza Strip;

Noting that the UN Human Rights Council, in its ninth Special Session, has adopted on 12 January 2009, a resolution “on the grave violations of human rights in the Occupied Palestinian Territory including the recent aggression of the occupied Gaza Strip” in which it “strongly condemned the ongoing Israeli military operation which had resulted in massive violations of human rights of the Palestinian people and systematic destruction of the Palestinian infrastructure”; and “decided to dispatch an urgent independent international fact-finding mission to investigate all violations of international human rights law and international humanitarian law by the occupying power against the Palestinian people throughout the Occupied Palestinian Territory”(United Nations Press Release of 12 January 2009, Human Rights Council, ROUNDUP);

Recalling that Israel has in the past refused to cooperate with similar fact-finding commissions or even give them visas to enter;

Recalling Article 22 of the Charter of the United Nations

Recalling further the Advisory Opinion of the International Court of Justice of 9th July 2004 on the Legal Consequences of the Construction of a Wall by Israel, the occupying power, in the Occupied Palestinian Territory, in which the Court emphasized the special responsibility of the General Assembly for the Question of Palestine;

The undersigned NGOs and individuals

Call upon the General Assembly to create a special international tribunal to try Israel, its political and military leaders, for such crimes in violation of international law, human rights law and international humanitarian law in the Palestinian Occupied Territory of which they may be charged.

Sincerely,



Berikan tanda tangan anda sebagai wujud dukungan atas saudara-saudara kita di Gaza. Klik di sini

Bahaya Rokok


Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.
2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.
3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.
4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.
5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.
6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.
Kesimpulan :
Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai.
Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok. http://organisasi.org - Mon, 07/05/2007 - 10:32pm

sumber : www.bebasrokok.wordpress.com

Friday, January 23, 2009

Menyikapi Rutinitas

[- Demak, 23 Januari 2009 -]

Rutinitas. Inilah yang mengisi lebih dari 90 persen waktu keseharian kita. Mulai bangun tidur, makan, minum, mandi, buang air, berangkat kerja, pulang kerja, sampai tidur kembali. Termasuk rutinitas ibadah wajib yang tak boleh kita tinggalkan bagi seorang muslim. Di antara rutinitas itu mungkin ada satu atau beberapa yang lebih banyak menguras energi dari pada yang lainnya. Perjalanan ke tempat kerja misalnya. Atau saat berhadapan dengan beban kerja yang menumpuk di kantor. Selebihnya, bisa jadi hanya rutinitas ringan yang tak boleh kita tinggalkan. Seperti mandi, makan, bayar tagihan dll.

Namanya saja rutinitas. Tentu harus dilakukan secara berulang-ulang atau terus menerus. Bisa harian, bulanan, atau tahunan. Karena sifatnya itulah terkadang rutinitas bisa menjadi sangat membosankan. Salah seorang teman sekantor yang terpaksa indekos dan hanya sepekan sekali bertemu keluarganya pernah mengeluh kepada saya. Dia bilang apa dia harus terus menerus seperti ini sambil menunggu mati ? Pulang ngantor, mandi, makan, tidur, bangun, berangkat lagi, pulang mandi, begitu ituu aja. Saya pun hanya tersenyum mendengarnya. Enggan memberi saran. Selain karena dia atasan saya, saya pun terkadang merasakan juga kejenuhan seperti yang dia rasakan.

Sahabat, kalau kita umpamakan. Kita ini ibarat sebuah mobil yang terdiri dari berbagai macam komponen penyusunnya. Tentunya, kalau mobil itu ingin dijalankan, kita harus melakukan beberapa prosedur standar terlebih dahulu. Seperti nyalakan kunci starternya, panaskan mesinnya sebentar jika mobil lama tak dipakai, injak pedal kopling, pindahkan tuas ke gigi satu, lepaskan kopling bersamaan dengan injakan pedal gas, dan mobil pun jalan. Bersamaan dengan itu puluhan bahkan ratusan sistem akan berjalan secara otomatis. Sistem roda bekerja, pengapian, kelistrikan, semuanya bergerak secara kontinyu.

Nah, seperti itu pula kita. Rutinitas keseharian yang kita lakukan bisa kita samakan dengan bergeraknya sistem dalam mobil tersebut. Bisa dibayangkan apa jadinya andai salah satu sistem tak mau jalan karena bosan atau kecapekan. Sistem kelistrikan mati misalnya. Tentu lampu-lampu, central lock, power windows, akan mati semua. Mobil pun akan berjalan dengan tersendat. Lebih parah lagi jika yang mati adalah sistem penggerak roda. Meski digas sekenceng apapun, mobil pasti tak akan mau bergeser sedikit pun. Apa pula jadinya jika tiba-tiba bosan mandi. Ogah ngantor, mogok makan. Atau yang lebih parah, tak mau ibadah.

Ada setidaknya dua hal yang bisa kita jadikan solusi permasalahan di atas.
Pertama, seperti halnya mobil, harus ada servis rutin untuk menjaga kestabilan performanya. Dalam kaitannya dengan diri kita, kita harus selalu menjaga kesehatan agar selalu tampil prima.
Kalau kita sakit, repot juga kan. Makan males, mandi ogah, ngantor apa lagi.

Kedua, yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana gaya si pengemudi itu sendiri. Apakah selalu fokus di jalan atau asal-asalan dan serampangan. Sebagus dan secanggih apapun, mobil tak akan awet kalau penggunanya sering mabuk waktu mengemudi. Apalagi nyetir tapi tak tahu mau kemana arahnya.
Dalam kaitannya dengan kita, kita butuh visi diri yang jelas dalam menjalani hidup. Dan setiap rutinitas, harus selalu kita kaitkan dengan visi kita. Mau kemana sebenarnya kita ini? atau apa yang sebenarnya ingin kita raih. Dengan demikian, setiap rutinitas akan selalu terasa bermakna dan penting bagi kita.


Thursday, January 22, 2009

Inspirasi hari ini :

Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat [Al Baqarah 153]

Kehabisan energi tapi tak punya waktu ?

Berikut beberapa tips...
1. 5-second de-stresser : Rub Your Earlobes
Melakukan teknik akupresur dengan gerakan memijit-mijit daun telinga bagian bawah yang bermanfaat mengatasi sakit kepala dan nyeri pada otot leher.
2. 5-second energy booster : Down a Glass of WaterMaka
Sempatkan 5 detik waktu di antara rutinitas sehari-hari untuk minum segelas air sebelum kita kehausan, untuk menghindari dehidrasi yang bisa membuat tubuh lemas.
3. 30-second mood lifter : Laugh Out Loud
Humor dan tertawa itu sehat dan akan meningkatkan mood kita dan bisa jadi 'cheerleader' yang baik saat kita mau melakukan aktivitas yang lebih membutuhkan energi.
4.1-minute stamina builder : Focus on Your Breathing
Tarik nafas dalam-dalam selama satu menit tiap harinya. Hal ini akan meredakan denyut jantung yang berdetak cepat, dan segera mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.
5. 3-minute energy charger : Take a Hot/Cold Shower
Mandi air hangat,kemudian sirami dengan air dingin membuat tubuh menjadi segar, karena perubahan temperatur akan semakin membuat kita merasa segar dan 'tersadar'.
6. 5-minute energy charger : Soak up (a little) Sun
Mandi matahari selama 5 menit sehari akan menstimulasi neurotransmitter di otak kita, seperti serotonin dan dopamin, yang akan meningkatkan motivasi dan semangat.
7. 5-minute brain revver : Take the Road Less Traveled
Cari rute baru saat berkendaraan menuju kantor, ataupun sambil berjalan kaki saat menuju ke suatu tempat. Hal ini bisa menstimulasi otak kita dan juga meningkatkan energi tubuh. Apalagi kalau di rute baru itu ternyata ketemu mahluk manis, woow, lebih semangat lagi!
8. 20-minute de-stresser : Curl up for a Catnap
Sisihkan waktu 20 menit saat kita stres atau dikejar deadline benar-benar bisa membuat badan lebih segar, dan otak pun jadi lebih mudah berpikir. Tapi pastikan tidak boleh lebih lama dari 20 menit, karena nanti malah pusing, dan fenomena 'jiwa belum segera bersatu dengan raga' akan muncul di diri Anda!
9. 20-minute brain revver : Practice a New Skill
Mempelajari sesuatu yang baru untuk menghindari diri dari kelelahan mental. Misalnya belajar bahasa asing baru atau belajar komputer yang baru.
10. 20-minute energy booster : Out for Solo Time
Meng-isolasi diri kalau merasa perlu! Seorang expert bahkan mengistilahkan orang-orang yang suka mengganggu (atau yang tidak penting) sebagai 'energy vampires' alias si penghisap energi!
sumber: http://rusdygunawan .blogspot. com

Jihad Abu Jbarah: "Ayahku Telah Pergi ke Surga"


Keluarga itu tengah asyik menimakmati teh di sore hari. Abu Jbarah dan anak serta istrinya sekadar melepas penat setelah dikurung oleh ganasnya agresi Israel. Baru di kamp pengungsian itu mereka bisa beristirahat sejenak. Mereka mengumpulkan kayu bakar untuk menghangatkan tubuh, karena di pusat Jalur Gaza cuaca tengah dingin.

Tiba-tiba dari udara, sebuah kapal tempur melesat cepat. Abu Jbarah dan empat orang anaknya belum sempat melihat kapal itu, namun detik berikutnya tubuh mereka hancur berkeping-keping. Pesawat tempur itu menghamburkan misil yang langsung menghajar rumah penampungan yang dipakai keluarga itu. Dua orang lainnya terluka parah. Ali Jbarah, salah satu anak Abu Jbarah, yang juga terluka parah, mengenang peristiwa itu.
Ali mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi Senin malam, beberapa hari yang lalu. "Kakak saya bahkan tengah bersiap meninabobokan anak perempuannya yang berumur 10 tahun. Ketika ia menuju kamar anak perempuannya itu, roket itu menghantam kami. Kakak saya langsung syahid, ia meninggalkan seorang seorang anak perempuan dan laki-laki." Ali mengenang, matanya berkaca-kaca.
Jbarah hanya salah satu dari keluarga yang tinggal di pengungsian itu. Di sana ada 18 orang dewasa dan 4 orang anak kecil. Keluarga Jihad yang terdiri dari Basel (21), Usama (30), dan Jihad ( 53 tahun) sang ayah, tubuhnya hancur berkeping saat itu juga, di depan mata si bungsu yang baru berumur 6 tahunan. "Ayahku telah pergi ke surga," ujarnya getir namun masih terdengar gagah, sambil berdiri di atas reruntuhan kayu yang dipakai duduk oleh almarhum ayah, kakak, dan pamannya. Kayu itu berserakan karena hantaman misil Israel.
Bassam al-Krunz, seorang pengungsi di Kamp al-Bureij, berkata, "Kami ini pendukung Fatah, tapi kamipun menjadi korban seperti ini. Saya tidak bsia membayangkan bagaimana saudara-saudara kami yang berhubungan dan mendukung Hamas." (sa/imemc)
sumber : www.eramuslim.com

Wednesday, January 21, 2009

Obama

[- Demak, 21 Januari 2009, 16.00 -]

Mata dunia kini tertuju pada Obama. Semalam, dari beberapa stasiun TV yang saya pantau, hanya MetroTV yang menggelar diskusi tentang sejauh mana Obama mampu membawa Amerika ke depan. Tidak tanggung-tanggung, diskusi yang disiarkan secara live itu menghadirkan tiga wartawan senior sekaligus. Berbagai isu dibicarakan. Mulai siapa-siapa saja yang berada di belakang Obama, track record dan pandangan-pandangan mereka, beban-beban peninggalan Bush yang akan mereka warisi, sampai pada seberapa kuat bargaining position Indonesia, setelah Hillary menyebut nama Indonesia dalam pidato pandangan luar negerinya beberapa hari yang lalu.
Paginya, Kompas mengangkat Headline "Sejarah Baru AS". Jawa Pos menulis"Obama Janji Dialogis ke Muslim", dan Suara Merdeka memasang ''Start New ..." Benang merahnya, tak hanya Amerika, Indonesia dan dunia pun menaruh harapan besar pada Obama.
Terlepas pada parahnya bencana ekonomi yang melanda Amerika saat ini. Yang menurut salah seorang pengamat, besarnya sebanding dengan 300 kali bencana krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia beberapa tahun yang lalu. Terlepas pula pada kuatnya lobby Yahudi, yang membuat hampir semua pemimpin AS tertunduk-tunduk pada mereka. Termasuk Obama sendiri, yang dalam pidatonya di depan organisasi komunitas Yahudi Amerika AIPAC, turut membela invasi Israel ke Gaza.
Terlepas dari itu semua, sebagai seorang muslim saya sampaikan pesan kepada Anda
"Selamat berjuang Mr. Obama ... Bekerjalah dengan hati. Dan hentikan segala bentuk penindasan, kesewenang-wenangan dan ketidak adilan yang telah ditorehkan para pendahulu anda kepada saudara-saudara kami sesama muslim. Ingat Mr. Obama, ada asap, pasti ada api. Palestina tak akan melawan kalau Israel yang anda dukung tak membantai saudara-saudara kami, begitu juga dengan Afganistan, Irak, dan seluruh belahan bumi dimana ada kedzaliman. Mari kita ciptakan dunia yang damai dan berperadaban"

Bangsa Pilihan?


Orang Yahudi yakin betul bahwa mereka adalah bangsa pilihan Allah. Mereka pun percaya sekali, cuma mereka yang bisa berdoa dan berkomunikasi langsung dengan Allah. Seperti halnya keyakinan si Benjamin Yitzhak, temanku ini.

Ben (panggilan akrab Benjamin Yitzhak) : Mas, kami bangsa pilihan Allah. Dan bersyukur kami telah kembali ke tanah perjanjian kami Israel. Walau tanah kami sebagian masih ditempatin orang Palestina.

Aku : Ah, kamu Ben! Aku juga tahu Firman Tuhan tentang Tanah Perjanjian. Tapi bangsa pilihan Allah seperti kata Firman Tuhan, adalah bangsa yang cinta damai. Bukan bangsa yang suka kekerasan dan semena-mena bertindak atas nama Tanah Perjanjian?

Ben : Ah kamu tahu apa! Apa kita mesti diam dilemparin batu pake ali-ali, dan diroket trus? Apa kita mesti jadi tiang garam saja?

Aku : Hey Ben! Kamu ingat ketika kalian bangsa Israel digiring Musa ke tanah perjanjian? Di tengah jalan kalian di uji imannya. Dan kalian mulai tak yakin dan berontak pada Nabi Musa saat itu?. Barangkali sekarang kalian sudah mulai berontak lagi dan tak yakin pada Cinta Kasih Allah?

Ben : Ah kamu sok tahu!

Aku : Bukan sok tahu kawan! Tapi aku makin yakin Tanah Perjanjian yang aku yakini seperti kata Firman Tuhan, sedang dilumuri oleh bangsa yahudi dengan dosa dan darah.

Ben : Ah kamu sok suci! Aku : Ben! Jangan panik ya... Semalam aku mimpi bertemu Musa dan Dia bilang, "Mas, aku nggak tahan lagi lihat anak-anak tak berdosa bersimbah darah. Rencananya tahun ini aku akan ke Mesir. Dan dari Mesir aku akan arahkan tongkatku ini (sambil mendekatkan tongkat kayu jelek itu di mukaku) ke wilayah yang diduduki bangsaku, yang sudah kesetanan itu. Aku akan membelah tanah itu... Namun sebelum aku hantamkan tongkat kayuku ini ke tanah, anak-anak dan wanita serta orang-orang tua... Aku akan ungsikan dulu ke sini ya (maksudnya Indonesia). Tolong kasih tahu Gus Dur ya..." (fonsss)
sumber : www.inilah.com

Minum Air Sembuhkan Penyakit

JAKARTA-- Air adalah salah satu unsur utama dalam membangun makhluk-makhluk hidup. Melalui berbagai riset diketahui persentase air ditubuh manusia mencapai 71%. Angka yang sama dengan kandungan air di permukaan bumi yaitu 71%, sisanya 29% adalah daratan.

Berbagai kegiatan dan gerakan-gerakan interaksi dalam hidup, mulai dari proses pemasukan gizi, pengeluaran kotoran, proses pertumbuhan dan berkembang biak tidak akan terjadi tanpa peran air. Begitu dahsyatnya eksistensi air di kehidupan manusia.

Air juga berperan penting dalam proses menelan makanan, menghaluskan, mencerna, memindahkan dan mendistribusikannya. Bersamaan dengan itu, air juga ikut memperlancar proses penyebaran berbagai zat-zat vitamin, hormon-hormon, unsur-unsur pertahanan serta penyebaran oksigen ke seluruh bagian tubuh, menjaga suhu panas dan kelembaban tubu serta proses-proses hidup lainnya.

Allah SWT berfirman, "Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS Al-Anbiya 21:30).Para ahli pengobatan alternatif mengatakan, penderita demam, diabetes atau penyakit-penyakit kronis lainnya akan mendapatkan manfaat dari minum air putih dalam kadar yang mereka butuhkan.

Penulis buku Terapi Air: Keampuhan Air dalam Mengatasi Aneka Penyakit Berdasarkan Wahyu dan Sains, Mahir Hasan Mahmud mengatakan, satu sendok air putih dalam setiap seperempat atau setengah jam akan membantu menyembuhkan banyak penyakit lambung dan usus. Bagi yang memiliki masalah bau badan juga akan mendapatkan solusi dengan banyak minum air putih. Lebih dari itu, penyuapan satu sendok air putih setiap setengah jam pada orang yang sakit perut, panas tinggi atau dahaga akan banyak membantu.Dalam bukunya, Mahmud juga menuliskan berbagai riset yang dilakukan oleh salah satu organisasi medis di Jepang menunjukkan, pengobatan dengan air memiliki efektivitas tinggi. Bahkan dalam beberapa kasus penyakit, kesuksesannya bisa mencapai 100%.

Riset-riset yang telah dilakukan antara lain untuk penyakit migrain, tekanan darah tinggi dan rendah, linu persendian, ayann, kegemukan yang disertai debaran jantung yang kencang. Serta batuk, TBC, asma, bronchitis, infeksi selapur otak dan semua penyakit yang berhubungan dengan urin dan hati.Selain itu, riset dengan pengobatan air juga dilakukan terhadap penyakit kelebihan zat asam dan infeksi pada lambung, disentri, pemantangan, wasir dan rutinitas haid yang tidak teratur pada perempuan.

Dengan metode konsumsi air, hasil riset tentang masa penyembuhan penyakit cukup mencegangkan. Tekanan darah stabil dalam 20 hari, penyakit lambung membaik dalam 10 hari, diabetes semakin stabil dalam 30 hari, TBC sembuh dalam 3 bulan, kanker dalam jangka waktu 6 bulan yang dibuktikan dengan hasil sinar X dan pemeriksaan menyatakan perkembangan yang menggembirakan.Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh manfaat maksimal air adalah sebagai berikut:

Minum empat gelas air putih begitu terbangun untuk shalat shubuh.

Berhenti mengonsumsi makanan selama 45 menit setelah minum air, baru kemudian boleh menyantap sarapan.

Berhenti mengonsumsi makanan selama dua jam dalam bentuk apa pun setelah makan pagi, baik berbentuk cair maupun kasar. Hal yang sama juga dilakukan pada jam makan siang dan malam.

Setelah makan malam tidak boleh mengonsumsi apa pun.

Jika empat gelas air putih dirasa terlalu berat, terutama bagi yang telah lanjut usia, dapat digantikan sedikit demi sedikit dan berhatap sampai dapat menghabiskan empat gelas sekaligus. (ri)
sumber : www.eramuslim.com

Aisya Maemnya Banyak




Enam bulan sebelas hari kini usianya. Setiap hari kami melihat dia semakin tumbuh kembang. Selain ASI, tak hanya bubur beras merah yang dilahapnya. Di hari ketiga sejak suapan pertamanya, kami memberikan pepaya. Responnya, dia pipis terus seharian. Sekali-kali kami memberinya biskuit Mil**, lagi-lagi tak menolak. Baru saja istri saya menelpon, menyampaikan reportasenya saat dia menyuapi bubur kacang hijau hasil kreasi sendiri tadi pagi. Alhamdulilah habis banyak katanya. Heran, banyak bener makannya ya? ala kulli hal, semoga Allah tetap menjaga kesehatan fisiknya, menyiapkan spiritual dan emosionalnya, serta menumbuh kembangkan potensi intelektualnya. Amin

Tuesday, January 20, 2009

Terima kasih Gaza


Gaza, selama 22 hari engkau telah mengajari kami. Selama itu pula jiwa-jiwa mulia yang berdiri di atasmu telah memberi tauladan kepada kami. Para ibu yang telah kehilangan anak-anaknya, para istri yang kehilangan suami, kalian telah mengajari kami tentang sabar dan pengorbanan. Anak-anak tak berdosa yang tak lagi punya siapa-siapa, kami telah belajar tentang kedewasaan pada kalian. Para pemimpin yang lebih memilih tinggal di rumah-rumah mereka, mendampingi keluarga dan tetangga, dari pada bersembunyi di bungker-bungker, meski harus mati bersama mereka, kalian adalah tauladan yang mengajarkan kebersamaan dan kepedulian. Para syuhada yang telah berjuang sampai mati, kalian guru kami dalam mata pelajaran keberanian, kegigihan, semangat, dan kepahlawanan. Mobil yang hancur, rumah-rumah yang poranda, ladang-ladang yang terbakar, kalian pun turut mengajari kami tentang hakikat dunia yang fana ini.

Terima kasih, Gaza, kehadiranmu di tengah-tengah kami telah membukakan mata, meyakinkan hati, dan memberi inspirasi. Doa kami untuk kalian.

Monday, January 19, 2009

Song for Gaza



WE WILL NOT GO DOWN
(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonigh

Israel Menggali Kuburnya Sendiri

Serangan udara, darat, dan laut Israel, yang sangat massif, meluluhlantakan bangunan gedung, rumah, rumah sakit, sekolah, bahkan seluruh sarana hidup yang ada di Gaza. Serangan militer Israel itu, bukan hanya menghancurkan bangunan, tapi seluruh yang hidup di Gaza, ikut diluluhlantakan oleh Zionis-Israel.

Sikap perasaan paranoid (terancam) dan mental terkepungnya itu, menyebabkan rejim Zionis-Israel, berbuat tanpa peduli, seluruh apa saja yang ada di Gaza, harus dihancurkan sampai lumat. Israel ingin menghancurkan Hamas, sampai tuntas keakar-akarnya, dan tidak ada lagi ancaman keamanan bagi masa depan rejim Zionis Israel.

Hamas sudah menjadi entitas politik dan memiliki kekuatan militer. Maka, dalam pandangan para pemimpin Israel, Hamas sudah menjadi ancaman riil, yang tidak dapat ditolerir lagi. Lalu, rejim Zionis Israel, melakukan tindakan preventif, tidak mau membiarkan ancaman itu, menjadi kekuatan yang lebih besar, yang dapat membahayakan eksistensi Negara Zionis itu di masa depan. Sekecil apapun, yang sudah masuk katagori ancaman, harus dimusnahkan, dan tidak boleh eksis dan berkembang menjadi ancaman yang membahayakan.

Mengapa Hamas di mata Israel harus dimusnahkan? Karena sikap dan pandangan ideologis para pemimpin Hamas, yang sangat mendasar terhadap rejim Zionis-Israel. Di mana para pemimpin Hamas, tidak ada satupun, yang mau mengakui hak eksistensi rejim Zionis-Israel. Di mata para pemimpin Hamas, rejim Zionis-Israel, tak lebih adalah penjajah, yang telah melakukan aneksasi (penjarahan) terhadap tanah kelahiran mereka.

Rejim Zionis Israel tidak mempunyai hak hidup di tanah Palestina, karena mereka adalah penjajah. Inilah masalah pokok mengapa rejim Zionis-Israel sangat kuat keinginannya menghancurkanHamas, sampai ke akar-akarnya. Hamas tak mau bekompromi dengan rejim Zionis-Israel, yang berkaitan tentang hak hidup Israel. Maka, para pemimpin Hamas hanya bersedia melakukan perjanjian ‘perdamaian’ dengan rejim Zionis-Israel, yang sifatnya temporal dan sewaktu-waktu dapat batal, jika rejim Zionis-Israel mengkhianatinya.

Dan, ini telah terjadi, di mana Hamas melakukan perjanjian ‘perdamaian’ dengan rejim Zionis-Israel, selama enam bulan. Tapi, kenyataannya memang Zionis-Israel mengkhianatinya, dan melakukan serangan ke wilayah Gaza, dan Hamas menghentikan perjanjian itu. Hamas meluncurkan roket ke wilayah Israel Sderot, karena Israel berulangkali menyerang Gaza, yang menyebabkan sejumlah warga Gaza tewas.

Secara sistematik, Zionis-Israel melakukan langkah-langkah politik dan ekonomi, yang tujuannya melemahkan Hamas, melalui embargo ekonomi, dan kemudian dilanjutkan dengan blokade secara total. Embargo dan blokade terhadap Hamas itu, memang secara ekonomi menurunkan kemampuannya, tapi disisi lainnya, justru semakin menumbuhkan militansi Hamas, dan secara mengejutkan berhasil menguasi seluruh Gaza, dan mengalahkan faksi al-Fatah, yang dipimpin Presiden Mahmud Abbas.

Langkah-langkah yang dilakukan oleh Zionis-Israel, AS, Uni Eropa terhadap Hamas, tidak berhasil melemahkan Hamas, dan terus bertambah kokoh, kekuatan Hamas, yang mendapatkan dukungan luas di seluruh Gaza dan Tepi Barat.

Kegagalan Israel melemahkan Hamas dengan embargo dan blokade itu, mendorong para pemimpin Israel, melakukan agresi militer ke Gaza. Dan, langkah-langkah militer disusun oleh Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, melakukan bukan hanya ‘deterrent’ (menangkal) terhadap kekuatan Hamas, tapi tindakan rejim Zionis-Israel menjadi tindakan ‘pemusnahan’ (eliminasi), yang sifatnya menyeluruh.

Agresi yang dimulai tanggal 27 Desember yang lalu, bukan hanya ditunjukkan kepada entitas politik Hamas, tapi secara kolektif seluruh rakyat Palestina, yang hidup dan tinggal di Gaza. Mereka semua harus dimusnahkan (dieliminasi). Karena rakyat Palestina yang tinggal di Gaza sudah menjadi pendukung Hamas secara kolektif. Mereka seluruhnya harus ‘dimusnahkan’ (dieliminasi) secara total.

Israel tidak ingin ada ancaman yang membahayakan eksistensinya di masa depan. Dan, sesungguhnya yang dilakukan oleh Zionis-Israel sifatnya antisipatif dan preventif. Mental paranoid dan terkepung yang dimiliki para pemimpin Israel dari waktu-waktu terus bertambah besar, maka inilah yang menyebabkan Israel selalu curiga dan tidak percaya (distrust) terhadap siapapun, apalagi Hamas yang sudah terang-terangan menjadi ancaman.

Sikap mental yang paranoid dan terkepung itu, Zionis-Israel, selalu melakukan tindakan yang tidak masuk akal (irrasional), menurut ukuran masyarakat secara universal. Tidak peduli tindakan di Gaza itu, melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan atau tidak. Tindakan yang sifatnya tidak masuk akal (irrasional) telah dipertontonkan oleh rejim Zionis-Israel dalam menghadadapi Hamas secara telanjang. Tapi, apa yang dilakukan rejim Zionis-Israel itu, bukan pertamakalinya, dan sudah berulang-ulang.

Tentu, yang paling dekat adalah pembantaian di kamp Sabra dan Satila, di Lebanon, tahun l982, yang mengakibatkan ribuan orang Palestina tewas. Tidak ada tindakan apa-apa dari terhadap Menteri Pertahanan Israel, Ariel Sharon, yang waktu itu memerintahkan pembantaian. Dan, berulang lagi, terhadap Hesbullah, di Lebanon Selatan, tahun 2006, yang menghancurkann seluruh sarana hidup di Lebanon. Semua luluh lantak, akibat serangan udara Israel. Tapi, Israel gagal mengalahkan Hesbullah.

Dan, Gaza yang sekarang dilumatkan Israel, hanyalah pengulangan dari sikap mental Israel, yang selalu merasa tidak aman dengan tetangganya. Dibalik rangkaian agresi Israel itu, tak lain adalah karena adanya paranoid yang berlebihan, yang dihadapi para pemimpin Israel, sampai hari ini.

Dalam episode sejarah Palestina, selalu muncul tokoh-tokoh baru, yang lebih militant, dan gigih serta berani. Tak pernah surut. Seperti pepatah, hilang satu tumbuh seribu. Entah sudah berapa banyak para syuhada’ Palestina, yang syahid, dan mereka semuanya ingin mendapatkan kembali tanah airnya dari rejim Zionis Israel. Inilah yang mungkin tidak pernah dipikirkan oleh rejim Zionis-Israel. Setiap kematian orang Palestina itu, menjadi penguat tekad dan cita-cita mendapatkan kembali tanah air mereka.

Dari generasi yang pertama, Mohamad Husaini, Izzuddin al-Qassam, Sheikh Ahmad Yasin, samapai generasi baru, seperti Ismail Haniyah. Arafat, dulunya sangat idealis, dan terperosok oleh bujukan Israel, dan akhirnya meninggal dibunuh Zionis-Israel. Tapi, selalu ada orang-orang baru yang menggantikannya. Bahkan, Arafat pernah menjadi tokoh utama PLO, yang sangat disegani, dan berperang dengan di Israel di Lebanon, di tanun 1982, dan berakhir dengan tragedi Sabra dan Satila.

Asap tebal dan awan putih yang menutupi di kota Gaza, akibat dari serangan udara Israel yang massif itu, mungkin suatu ketika akan menyudahi Hamas. Tapi, apakah dengan berakhirnya Hamas dari kancah perjuangan di Gaza, berarti tidak ada lagi ancaman keamanan bagi Israel di masa depan? Apakah rejim Zionis-Israel akan dapat tenang dan tidur nyenyak? Agressor dan perampas tanah Palestina itu, pasti akan menghadapi generasi baru rakyat Palestina yang lebih militant, yang lebih berani, yang lebih kuat, dan akan memerangi lagi Zionis-Israel.

Para pemimpin Zionis-Israel tak dapat terus-menerus membunuhi dan menghancurkan rakyat Palestina. Kejahatan yang hari ini mereka lakukan, pasti akan menciptakan ingatan yang sifatnya kolektif, dan bahkan bukan saja rakyat Palestina, tapi rakyat Arab, masyarakat dunia, dan mereka pasti akan mengatakan bahwa Zionis-Israel itu, sudah tidak layak lagi menjadi sebuah entitas politik, karena sudah melakukan kejahatan yang sangat kejam, melakukan dehumanisasi terhadap rakyat Palestina.

Mayat anak-anak, wanita, dan orang tua, yang berserakan di jalan-jalan, yang tertimbun di reruntuhan gedung, dan mayat yang tercabik-cabik oleh mesin perang Israel, dan orang-orang yang mengerang, karena terluka, seperti sebuah pupuk penyubur, yang meneruskan perjuangan yang tak pernah akan lenyap oleh senjata Israel.

Suatu Ketika, mereka yang dihancurkan dan dimusnahkan (dieliminasi), saat yang lain mereka akan lahir dan melawan lagi, tak pernah berhenti dari waktu-waktu. Perlawanan itu, tak pernah bakal pernah berhenti, karena mesin perang, yang telah meluluhlantkan kota Gaza.

Perang di Gaza sekarang ini, ibaratnya, Zionis-Israel sedang menggali kuburnya sendiri. Faktanya, sejak berdirinya entitas Yahudi, dan terciptanya Negara Israel, tahun 1948, kekejaman tak berhenti, terus menerus mereka lakukan terhadap rakyat Palestina dan Arab.

Akumulasi kebencian, dendam, permusuhan, tak akan pernah pupus, dan itu diciptakan sendiri oleh Israel. Hekaketnya, rejim Zionis-Israel sendirilah yang menciptakan kematian.
Jika Zionis-Israel selalu merasa terancam dengan tetangganya Palestina dan Arab, dan melakukan elimanisi terhadap mereka. Maka, kekejaman Israel itu, pasti akan menyebabkan masyarakat-masyarakat lainnya merasa terancam dengan Israel. Ini sudah menjadi aksiomatik. Sesungguhnya, kebathilan itu akan menghancurkan dirinya sendiri.

Masyarakat dunia harus bersama-sama menghadapi sebuah entitas yang sangat ekstrim, yang tidak mau mempedulikan hati nurani umat manusia. Dan, bertindak melampuai batas terhadap gologan lainnya, dan itulah hakekat Zionis Israel. (M)
sumber : www.eramuslim.com

Korban AS Ada dimana-mana

Presiden Baru, Korban Baru AS (2)

Derek Manangka

INILAH.COM, Jakarta – Bukan hanya Indonesia yang pernah jadi korban kebijakan AS. Sejumlah negara dan pemimpin dunia lain mengalami nasib yang cukup buruk. Sebuah referensi sebelum menaruh asa kepada Barack Ovama. Siapa saja mereka?

Adalah Manuel Noriega, Presiden Panama (1983-1989) yang punya catatan tragis. Digulingkan dengan berbagai tuduhan, ditangkap petugas Biro Investigasi AS (FBI). Setelah ditangkap, Noriega diterbangkan ke AS untuk dipenjara.

Padahal Noriega naik kekuasaan atas restu AS. Ironisnya, AS juga yang berada di belakang penggulingannya. Panama strategis. Terletak di tengah-tengah Amerika Utara dan Amerika Selatan, Terusan Panama merupakan pintu gerbang untuk masuk keluar pelayaran dari Samudera Atlantik ke Samudera Pasifik atau sebaliknya.

Daniel Ortega, Presiden Nikaragua (1985-1990). Sebelum terpilih, ia memimpin gerakan Sandinista menggulingkan diktator Anastasio Somoza sebagai bagian operasi Badan Intelejen AS, CIA.

Tak lama setelah Ortega berkuasa, AS tak puas. Sandinista dianggap beraliran komunis. Ortega akhirnya jatuh dari kekuasaan. Baru Januari 2007, Ortega kembali memimpin Nikargua hingga kini. Terpilihnya Ortega sebuah tamparan bagi AS.

Keanggotaan Taiwan di PBB pada September 1971 langsung berakhir dan digantikan RRC. Pergantian itu terjadi karena AS sebagai salah satu anggota tetap DK PBB tidak lagi mengakui Taiwan dan beralih ke RRC.

Pengalihan itu didahului misi rahasia. Henry Kissinger, sebelum jadi Menlu, diutus pemerintah AS melakukan negosiasi dengan Beijing. Ironisnya selama mengakui Taiwan sebagai negara, kampanye pemimpin AS selalu menggambarkan RRC negara komunis ekspansionis dalam ideologi yang berbahaya.

Filipina: Marcos dan Aquino. Penempatan skuadron AS di pangkalan Clark dan kapal perangnya di terminal Subic membuat Filipina di bawah Presiden Ferdinand Marcos sebagai negara paling makmur di Asia Tenggara. Pangkalan militer AS mengundang dolar mengalir ke Manila.

Marcos berkuasa selama 21 tahun (1965-1986). Kekuasaan dan kejatuhannya tak lepas dari peran AS. Marcos terguling oleh people power, tak lama setelah musuh utamanya, Benigno Aquino dibunuh di Bandara Manila. Kematian Aquino menimbulkan dendam. Dan, dendam itu muncul karena agenda politik AS.

Simbol damai Kamboja berakhir ketika terjadi perang saudara di sana. Jenderal Lon Nol, Presiden Kamboja dukungan AS, menggulingkan raja Norodom Sihanouk. Sistem kerajaan digantikan dengan sistem republik. Sihanouk di mata AS terlalu dekat dengan blok komunis.

Tapi, Lon Nol tidak mampu menghadapi gempuran komunis. Dia terguling pada 1970, mengasingkan diri di AS. Akibat campur tangan AS, warga sipil yang tewas lebih dari 2 juta orang. Padahal, penduduk Kamboja tidak lebih dari 6 juta.

Perang Vietnam (1959-70) jelas sekali mempertontonkan keterlibatan AS. Kekalahan di Perang Vietnam membuat harga diri AS tercoreng. Sekalipun menggunakan peralatan perang modern, AS tak bisa menaklukan nasionalis Vietnam yang hanya menggunakan senjata sejenis ‘bambu runcing’ atau sitaan.

Gara-gara AS, Vietnam harus terpecah menjadi dua: Utara dan Selatan, saling membunuh dan mendendam. Salah satu luka yang sulit diobati dari kehadiran AS di Vietnam adalah hadirnya generasi Amersian (American Asian), anak-anak yang lahir dari kawin campur tentara AS dan gadis Vietnam. Anak-anak itu banyak yang ditinggal begitu saja. Banyak dari ibu mereka yang hidup merana ataupun menjadi wanita panggilan.

Korea Utara (komunis) dan Korea Selatan (non-komunis) hingga sekarang terus bersitegang. Yang membela batas kedua negara secara resmi adalah PBB. Tetapi secara de facto yang berperan atas pemisahan kedua negara itu, AS. Negara ini menempatkan sejumlah pasukan di perbatasan kedua Korea dan seolah-olah ingin menjadi juru damai. Namun sejatinya sudah lebih dari setengah abad, dua generasi Korea yang hilang, perdamaian itu tidak pernah terwujud.

Presiden Irak Saddam Husein, ditangkap pasukan AS di tahun 2003. Ia musuh utama AS. Padahal 20 tahun sebelumnya, Saddam digunakan AS menghadapi Iran. Karena Iran yang dipimpin oleh para Ayatullah, sangat berseberangan dengan AS.

Politik luar negeri AS yang tidak konsisten sangat mudah dibaca lewat hubungannya dengan negara-negara Arab, mulai dari Timur Tengah sampai Afrika Utara. Untuk mengetahui bagaimana AS memainkan manuvernya demi kepentingan nasionalnya bisa dilihat bagaimana dia membeda-bedakan perlakuan terhadap setiap anggota Liga Arab.

Hingga sekarang AS belum mencabut klaim bahwa Osama bin Laden adalah musuh utama AS dalam label terorisme. Tapi ketika sudah lebih dari tujuh tahun AS belum juga berhasil menangkap Bin Laden, mulai muncul kecurigaan. Yakni AS memang tidak akan pernah mau “menghabisi” Osama bin Laden. Masalahnya katanya karena Bin Laden masih mempunyai keluarga yang kuat hubungannya dengan keluarga Raja Arab Saudi. [Bersambung/I4]
sumber : www.inilah.com

Friday, January 16, 2009

Pantun

Makan pempek di warung tegal
Biar ngirit belinya nawar
Meski capek letih dan pegal
Tapi spirit harus berkobar

Tuesday, January 13, 2009

Banjir di ruas jalan Mranggen-Sayung







[- Demak, 13 Januari 2009, 09.00 -]

Hujan sepanjang malam yang mengguyur Semarang dan sekitarnya kemarin, ternyata membuat sungai-sungai di sekitarnya meluap. Tak terkecuali sungai (atau lebih layak disebut saluran air) di sepanjang jalan yang menghubungkan Mranggen-Sayung, salah satu ruas yang setiap hari saya lalui. Terutama memasuki desa Waru Kecamatan Mranggen. Tadi pagi, Air yang menggenangi jalan yang sudah dicor itu mencapai ketinggian hampir sebetis orang dewasa. Beruntung tak sampai melebihi knalpot. Meski begitu, genangan itu cukup mengganggu laju pemakai jalan di atasnya. Sepertinya, lirik lagunya Waljinah "Semarang kaline banjir, jo sumelang yen dipikir ..." ada benarnya juga. Itulah gambaran Semarang sebenarnya.

Monday, January 12, 2009

Nonton Pak Mario di MetroTV

[- Demak, 12 Januari 2009, 11.15 -]
Secara tak sengaja, semalam saya nonton Golden Ways-nya Pak Mario Teguh di Metro TV. Tema yang diangkat adalah Tombo Ati. Dari kata pembuka yang disampaikan oleh mas Coky Sitohang, sepertinya program ini dikemas dalam rangka menyambut momen tahun baru. Acara semalam terlihat spesial dengan kostum serba putih yang dikenakan baik oleh Pak Mario, Mas Coky, maupun penonton di studio. Meski diawali dengan lagu tombo ati-nya Opick yang dibawakan dengan sempurna oleh Hedi Yunus, namun pembahasan Pak Mario sama sekali tak menyentuh isi lirik lagu tombo ati yang lima itu. Titik tekannya hanya pada, bahwa hati, sebenarnya mempunyai cara tersendiri untuk mengobati dirinya.
Banyak nilai yang bisa saya petik dari paparan teori Pak Mario. Salah satunya, teori beliau tentang sifat Allah yang selalu membawa hambanya kepada kebaikan(:dalam bahasa saya). Sekalipun Allah telah menakdirkan keburukan. Dengan teori Benar-Salah yang beliau gambarkan melalui tablet PC, beliau menjelaskan bahwa apapun yang telah digariskan oleh Allah


untuk kita, baik kebaikan (B) atau Keburukan (S), ternyata Allah selalu ingin mengarahkan kita kepada kebaikan dengan cara memberi kesempatan kepada kita untuk memilih kembali antara kebaikan (B) atau keburukan (S). Saya contohkan meskipun seseorang ditakdirkan mengalami kesialan (S), Allah masih memberikan kesempatan kepada dirinya untuk memilih B atau S. Jika dia ternyata memilih (B) yaitu bersabar dan mengambil hikmah dari kesialan itu, berarti orang itu menghendaki kebaikan dan Allah pun akan menunjukkan jalan-Nya. Namun jika ternyata sebaliknya, ia memilih keburukan (S); mengutuk, menyalahkan, merasa tidak bisa terima, lagi-lagi Allah masih memberi kesempatan kepadanya untuk memilih kembali. Itulah kemurahan Allah yang selalu memberinya jalan menuju kebaikan.

Dalam teorinya yang lain Pak Mario menyebutkan bahwa sebesar apapun seseorang, atau sekecil apapun seseorang, yang menentukan adalah hatinya. Berapa banyak orang-orang kecil mampu memimpin orang-orang besar. Karena dia mampu membesarkan hatinya. Bagaimana bisa seseorang yang tinggi besar, gagah fisiknya, tapi takut sama kecoa. Intinya di hati, begitu beliau bilang.


Teori beliau lainnya adalah, hati adalah target yang bergerak. Oleh karena itu kita harus selalu mengarahkan bidikan kita setiap saat. Beliau mengilustrasikan hati itu cenderung fluktuatif. Pagi senang, bersemangat, siang bisa saja menjadi tersinggung. Sore kurang bergairah, tapi malamnya menyala-nyala. Oleh karena itu seharusnya kita punya waktu untuk meletakkan posisi hati kita pada jalur yang benar.
Secara umum acara ini cukup inspiratif meskipun dikemas dengan gaya universal. Salut buat Pak Mario ...

MPASI (Makanan Pendamping ASI) pertama Aisya

[- Demak, 12 Januari 2009, 09.30 -]




[Bubur Beras Merah buatan sendiri]

Mendekati bulan ke enam, banyak persiapan yang harus kami lakukan. Termasuk browsing saran dan masukan baik dari dokter, maupun para praktisi, yaitu para ibu yang sudah berpengalaman. Termasuk teman-teman sekantor istri dan tetangga kami. Banyak sekali masukan yang datang. Khususnya tentang makanan apa yang sebaiknya di berikan pertama kali. Dari berbagai saran dan masukan itu, kami memilih satu yang menurut kami masuk akal dan berasal dari sumber yang terpercaya. Bubur beras merah organik buatan sendiri. Pertimbangannya simple. Lebih sehat, bebas bahan pengawet, dan murah.

Beras merah kami pilih dari jenis beras organik yang mudah kita dapatkan di supermarket. Jenis beras ini dikenal aman untuk bayi. Karena cara menanam dan pengolahannya tidak melibatkan bahan-bahan kimia sama sekali. Untuk praktisnya kami mengikuti saran salah seorang ibu yang membagi pengalamannya melalui mailing list di internet.
Satu kilogram Beras merah di rendam dulu sebelum digiling. Setelah itu disangrai di atas wajan khusus. Hasilnya lalu kita ayak/saring agar tak menggumpal saat dibuat bubur. Agar lebih higienis dan untuk menghindari jamuran, kami menyimpannya di dalam toples khusus agar aman selama dua sampai tiga minggu. Setiap mau menghidangkan, kami memasaknya dua sendok di atas panci kecil dengan air matang secukupnya, lalu diaduk sampai menjadi bubur.
Untuk pemberian pertama kali, kami mencampurnya dengan asi sampai menghasilkan kekentalan yang hampir sama dengan asi. Tentu agar si bayi tak kaget. Untunglah Aisya sudah terbiasa pakai sendok. Jadi tak terlalu kesulitan menelannya. Ingin lihat ekspresi Aisya saat suapan pertama ? Ini dia ...
Aisya terlihat agak tegang dengan celemek barunya
Allahumma Bariklana fi maa razaqtanaa wa qinaa adzabannaar...

Aaaaemmmmm..... Horeeee...... :)

Lulus Asi Ekslusif 6 bulan





Alhamdulillah sabtu kemarin usia Aisya genap enam bulan. Dan berkat kemudahan dari Allah, Aisya lulus Asi Eksklusif enam bulan penuh. Selama enam bulan itu, Aisya hanya mengkonsumsi ASI. Komitmen ini dengan mantap kami ambil setelah menerima berbagai saran. Baik dari dokter yang membantu persalinannya, bidan yang mengimunisasinya, serta berbagai maling list yang kami ikuti dari internet. Hasilnya luar biasa. Selama enam bulan ini, alhamdulillah Aisya tak pernah sakit serius. Hanya dua kali kulitnya merah-merah akibat alergi diapers.
Komitmen ini bukannya tanpa ujian. Tantangan terbesar justru dari keluarga dekat kami. Terutama orang tua. Mereka selalu membujuk untuk memberikan tambahan susu formula. Bahkan kami disuruh memberinya biskuit. Alasannya simple, kasihan bayinya lapar. Untuk menghormati mereka, kami hanya mengiyakan saja.
Bukti kehebatan ASI telah kami lihat ketika liburan tahun baru kemarin. Ada seorang kerabat yang mempunyai anak seusia Aisya. Namun karena sesuatu hal, sejak tiga bulan dia sudah diberi susu formula. Bahkan roti regal pun OK. Saat itu kami sempat menggendongnya, dan saya bandingkan dengan berat Aisya. Meski dari dari segi postur kelihatannya sama besar, tapi terasa lain saat di gendong. Tubuh Aisya terasa lebih berat. Orang tua kami pun mengakui itu.
Makanya ibu-ibu ... Ayo bergabung bersama kami "ASI-eks Mania" .... !!

Friday, January 9, 2009

Empat Bersaudara

Liburan tahun baru kemarin kami pulang kampung. Empat bersaudara yang terpisahkan oleh jarak akhirnya bisa berkumpul kembali. Saya di Semarang, Hendra di kantor pajak Banjarbaru, Chandra di PT. PJB Cirata, dan si bungsu Fahri masih kuliah Unibraw Malang.
Di gazebo sederhana di samping rumah buah karya orangtua saya dan si bungsu ini, kami bertukar cerita. Kadang mengulang kembali guyonan-guyonan yang sering kami lontarkan dulu waktu kecil. Malamnya kami tak pernah meninggalkan melakukan ritual "krucel". Krucel adalah singkatan dari krupuk celup, sejenis krupuk bawang yang dicelupkan dengan sambel pedas kental dan panas. Dulu cemilan ini menjadi primadona di SD kami. Kebetulan saya dan si kembar (si bungsu masih balita waktu itu) satu SD karena jarak usia yang hanya terpaut dua tahun. Setiap pagi sebelum lonceng berbunyi, anak-anak bergerombol membentuk lingkaran-lingkaran kecil dengan semangkuk sambel ditengah-tengahnya. Waktu itu harga satu bungkusnya cuman dua lima perak. Ah, kapan ya ... bisa krucel-an lagi.

Dilanda sedih





Apa yang membuatmu sedih, nak ?

Senyum Ketulusan







Senyuman seorang anak adalah senyum ketulusan. Mari kita belajar darinya ...

Thursday, January 8, 2009

Dan Anak-Anak Palestina pun Terkapar

Anak-anak kecil dan bayi adalah hal yang membuat dunia menjadi begitu bersih dan udara menjadi sejuk untuk dihirup. Mereka memberi arti pada sosok ibu di rumah dan membuat langkah ayah menjadi tegap menuju tempat kerja. Tangisan, tawa, teriakan, dan celotehan mereka adalah anugerah yang tak ada bandingannya.

Dalam waktu sebelas hari, Israel dengan telengas sudah mengubah fitrah anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Anak-anak dan bayi kehilangan makna, dan dilanda ketakutan amat sangat—itu karena, satu persatu, dalam jangka waktu yang demikian cepat, mereka kehilangan ayah dan ibunya. Lebih memilukan lagi, mereka pun kehilangan nafasnya yang terakhir.

Dalam sejarah peperangan, Islam tak pernah menorehkan catatan jika ada orang tua, perempuan dan anak-anak tersakiti setiap kali tentara Islam maju ke pertempuran. Israel tak mengenal itu. Anak-anak Palestina tetap menjadi sasaran rudal dan peluru mereka…

Ia yang pergi adalah tabungan kelak di akhirat. Tapi Yahudi Israel adalah penjahat kakap di dunia yang tak punya hati dan rasa.

Sebelum kafan menutupimu, wajahmu adalah semangat bagi kami.

Luka di pelipisnya dan hidungnya yang robek akan hilang sakitnya. Tapi ingatan terhadap biadabnya Yahudi akan terus ada sepanjang masa.
Dalam usianya yang masih sangat belia, ia telah menyaksikan begitu banyak darah, luka, kematian dan kehilangan.

Bocah ini kehilangan sebelah muka dan satu telinganya.

Ia sendirian di antara gedung yang akan roboh, sementara dentuman bom menakutkannya. Tak ada ayah atau ibu...

Dengan apa kami ceritakan semua yang kini terjadi pada bumi Palestina? Satu yang pasti, ini semua karena Yahudi durjana.

Para bocah Gaza yang selamat mengiringi prosesi kematian seorang adik kecil temannya.

Di tengah dentuman bom, di antara mesiu dan roket, kami tetap tersenyum untuk tetap terus mengibarkan Palestina dan membela Islam. Kami tak akan pernah menyerah!

Wednesday, January 7, 2009

Belum cukup kah ?



Sekali lagi katakan padaku, binatang apa yang tega mengubur hidup-hidup bocah tak berdosa itu ...!!!

Who is the real terrorist ...???














Katakan padaku kawan, binatang apa yang telah tega membunuh mereka ...!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...