Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Thursday, September 18, 2008

Tips : Percaya Diri


Badan kamu kerempeng, lantas minder? Nilai matematika kamu rendah, lantas minder? Jangan.

Jika badan kamu kerempeng, galilah potensi kamu yang lain. Mungkin badan kerempeng kamu malah lentur, dan kelentuan itu adalah kelebihan yang bisa membuat kamu percaya diri. Mungkin nilai matematika kamu rendah, tapi nilai bahasa Inggris kamu tinggi, maka itu bisa menjadi peluang kamu percaya diri.

Kita semua memiliki cara masing-masing memandang diri kita, siapa kita, bagaimana penampilan kita, apa bakat kita dan apa kelemahan kita. Kita membangun cara pandang kita pada diri kita sendiri dari waktu ke waktu, dimulai ketika kita masih kanak-kanak. Pembentukan citra diri (self image) berhubungan dengan cara pandang individu terhadap dirinya. Kebanyakan citra diri didapat dari hasil interaksi dengan orang lain dan juga pengalaman hidup. Pandangan diri kita memberi sumbangan pada rasa percaya diri yang dimiliki.

Rasa percaya diri adalah seberapa besar nilai kita, seberapa besar kita dicintai, seberapa besar kita merasa diterima oleh lingkungan dan dianggap baik oleh orang lain. Dan juga seberapa besar kita menilai, mencintai, dan menerima diri kita.

Individu dengan rasa percaya diri yang sehat mampu merasa nyaman dengan dirinya, menghargai dirinya sendiri, dan bangga pada kemampuan yang dimiliki. Individu dengan rasa percaya diri yang rendah merasa tidak banyak yang menyukai dirinya dan menerima dirinya atau merasa tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik.

Sebelum individu mampu menghadapi masalah rasa percaya diri dan membangun rasa percaya diri yang sehat, harus tahu permasalahan yang menyebabkan krisis rasa percaya diri. Ada dua hal yang perlu diperhatikan, bagaimana orang lain memandang kita dan memperlakukan kita dan bagaimana kita memandang diri kita sendiri. Keduanya dapat memberi dampak pada rasa percaya diri.

Orang tua, guru, dan orang lain yang memiliki pengaruh pada diri kita memengaruhi perkembangan pandangan pada diri kita, terutama saat kita masih kanak-kanak. Jika orang tua banyak mengkritik kita daripada memuji kita, akan menjadi berat bagi kita mengembangkan rasa percaya diri yang sehat. Karena, remaja sedang mengalami pembentukan nilai-nilai diri dan kepercayaan. Sangat mudah membangun citra diri di sekitar orang tua, pelatih, atau orang lain.

Sayangnya, rasa percaya diri dapat rusak ketika seseorang yang kita percaya secara tiba-tiba merendahkan kita. Tapi, kritik tidak selalu datang dari orang lain. Remaja juga melakukan kritik pada diri sendiri. Suara yang ada di dalam benak menilai kita salah melakukan segala sesuatu.

Rasa percaya diri adalah hal yang penting. Mengapa? Sebab, apa yang kita rasa tentang diri kita mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup kita. Indvidu yang merasa bahwa dirinya disukai dan dicintai memiliki hubungan yang baik dengan orang-orantg di sekitarnya. Mereka lebih mudah untuk meminta bantuan dan mendapat dukungan dari teman saat dibutuhkan. Mempunyai rasa percaya diri yang baik membuatmu bisa menerima diri sendiri dan menjalani hidup lebih utuh.

Tidak pernah ada kata telat untuk membangun rasa percaya diri yang sehat dan positif. Meskipun pada beberapa kasus membutuhkan bantuan profesional seperti psikolog untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri yang hilang akibat peristiwa yang sangat menyakitkan dan membekas di benak kita. n fia/teenhealth

Menambah Rasa Percaya Diri

1. Cobalah berhenti untuk menilai negatif diri kita. Jika kamu selalu memikirkan hal buruk yang bisa terjadi, mulailah memikirkan nilai positif yang kita miliki untuk menutup kekurangan kita. Saat dirimu sedang banyak dikritik, lawanlah dengan mengatakan kelebihan yang dimiliki. Setiap hari, tulislah tiga hal yang bisa membuat dirimu bahagia.

2. Raihlah prestasi daripada kesempurnaan. Seseorang cenderung menginginkan kesempurnaan. Berpikirlah pada hal-hal yang bisa kamu lakukan dengan baik atau apa yang membuatmu senang dan raihlah!

3. Jadikan kesalahan sebagai sarana pembelajaran. Terimalah bahwa diri kita bisa membuat kesalahan karena tiap orang pasti pernah membuat kesalahan.

4. Cobalah hal-hal baru. Mencoba aktivitas yang berbeda yang mampu membantu diri menggali bakat. Dan banggalah pada kemampuan baru yang kamu miliki

5. Rencanakan target. Pikirkan apa yang bisa membuat dirimu berprestasi dan mulailah menyusun rencana untuk meraihnya.

6. Banggalah pada opini maupun pendapat. Coba untuk mendengungkannya dalam hati.

7. Buatlah dirimu berarti untuk orang lain. Misalnya, membantu kerja bakti membersihkan lingkungan atau melakukan kegiatan-kegiatan sukarela lainnya.

8. Berolahragalah! Kamu akan terbebas dari stres, lebih sehat dan lebih bahagia.
fia/teenhealth
sumber : republika

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...