Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Tuesday, September 30, 2008

Maaf

Met lebaran, semua ...
Taqabbalallahu minna wa minkum,
Kulla 'amin wa antum bikhair, ya...



Nyuwun gunging samudro pangaksami...

___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @
ymail.com dan @rocketmail.com.http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

FW: [InspirasiIndonesia] Daily Article : Paradigma Career Security

----- Original Message -----
Subject:[InspirasiIndonesia] Daily Article : Paradigma Career Security
Date:Thu, 25 Sep 2008 8:14:33
From:Mohamad Yunus, Mr <
yunus@widatra.com>
To:Milis_InspirasiIndonesia <
InspirasiIndonesia@yahoogroups.com>,Milis HROpenSource <HROpenSources@yahoogroups.com>

Paradigma Career
Security
Oleh Ubaydillah, AN

Dari penggunaan yang lazim istilah
paradigma sering diartikan sebagai pola / model tertentu yang kita anut.
Paradigma berpikir tertentu akan mempengaruhi
sikap, tindakan dan kebiasaann
tertentu. Paradigma dengan kata lain sering tidak disadari
menjadi 'hukum' dan kita semua adalah anak dari hukum itu. Oleh
sebab itu logislah kalau dikatakan,
salah satu syarat untuk maju adalah mengganti (baca: menyempurnakan) paradigma
lama dengan paradigma baru yang
lebih unggul.


Dalam hal pekerjaan / karir,
sedikitnya ada dua paradigma yang berkembang yaitu job security
dan career security. Job security merujuk pada keamanan
atas pekerjaan yang dimiliki atau
diberikan oleh pihak perusahaan (external), sementara career security merujuk
pada keamanan atas bidang karir atau
pekerjaan yang dipilih oleh diri
sendiri (internal). Dalam paradigma job security maka kesalahan terbesar
adalah munculnya keyakinan bahwa kita bekerja untuk
orang lain. Tentu saja pandangan
seperti ini sudah kadaluwarsa sebab pijakan perkembangan karir haruslah
diciptakan dari diri individu. Pekerjaan memang
bisa saja milik perusahaan
tetapi karir adalah milik anda". Pola berpikir yang mengedepankan job security
seringkali justru menjadi "pembunuh" bagi
sumberdaya terbesar yang anda miliki.
Adakah yang salah dari paradigma
job security itu sampai dijuluki sebagai "pembunuh" sumberdaya individu?
Kalau dikatakan salah, haruskah semua orang
meninggalkan kantor untuk mendirikan
perusahaan sendiri, menjadi business owner, self-employment atau investor
seperti yang digambarkan dalam 'paradigm
shift' ala Robert Kiyosaki dalam
"Cash flow Quadrant" ? Jawabannya tentu tidak mutlak harus demikian.

Posisi dan Misi

Perbedaan arti job security
dan career security akan membentuk pemahaman irrational yang mandul
kalau diartikan secara posisi tetapi akan 'klop' kalau
diartikan secara misi. Artinya,
untuk memahami career security maka anda harus melepaskan diri dari apa
pun posisi anda (karyawan, professional, pemilik
usaha) dan hanya berpegang pada
misi bahwa diri andalah yang menjadi sumber segalanya bagi kelangsungan
karir anda. Dengan kata lain, career security
adalah ajaran mentalitas berupa
The enterprising mental attitude - mentalitas pengusaha. Lagi - lagi
kita terjebak dalam arti posisi dengan kalimat pengusaha
karena istilah ini sudah dikramatkan
sedemikian rupa selama bertahun-tahun sehingga membuat kebanyakan orang
takut untuk menyebut dirinya pengusaha,
padahal suka atau tidak suka, semua
orang adalah pengusaha, pejuang gagasannya. Inilah inti dari paradigma
career security.
Agar tidak terlalu banyak menghadapi
jebakan idiom, maka perubahan paradigma dari job security ke career security
harus diatur dengan tata letak (realisasi
misi) yang tidak saling berlawanan.
Hal itu mengingat bahwa setiap paradigma mengandung nilai plus-minus. Tugas
kita adalah mengambil plus dari paradigma
lama untuk dijadikan lebih plus
dengan paradigma baru. Paradigma job security yang telah menyelimuti
kultur kita mewariskan kepercayaan bahwa modal
untuk membeli keamanan atas pekerjaan
adalah loyalitas dan kerja keras. Pada batas yang terlalu jauh, mentalitas
demikian akan 'membutakan' penglihatan
terhadap adanya 'gold mine' di dalam
diri yang menunggu sentuhan 'gold mind'.
Hal lain yang perlu diingat lagi
adalah bahwa paradigma merupakan materi ajaran mentalitas yang dimaksudkan
untuk mengubah konstruksi pola pikir dan tidak
perlu mengubah bentuk tatanan
fisik kalau memang secara riil belum mampu dan tidak diperlukan. Paradigma
career security mengajarkan perubahan mindset
(pola pikir) dari bekerja dengan
cemeti perintah menuju ke bekerja atas keinginan untuk memperbaiki diri
atau dorongan berprestasi di tempat kerja. Cemeti
perintah akan menciptakan karakter
'asking for' dalam arti 'low bargain' yang membuat banyak orang melihat
tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan
sebagai beban hidup. Sementara
career security akan menciptakan karakter mental sebagai 'giver'.
Tangan "giving" bagaimana pun akan lebih mulia di
banding tangan "asking".
Hal terakhir yang harus diingat juga
adalah bahwa perubahan paradigma sebenarnya merupakan jembatan peradaban
dari level rendah ke level yang lebih
tinggi. Kalau orang sudah berpegang
pada paradigma lebih positif maka kemungkinan besar dapat dikatakan bahwa
ia punya potensi lebih besar untuk
menciptakan perilaku yang
lebih positif dalam merespon keadaan. Sebab keadaan yang sebenarnya terjadi,
meskipun kita menganut paradigma job security,
tetapi toh kita bisa mudah kehilangan
pekerjaan karena keputusan orang lain, kebijakan lembaga, atau bahkan perubahan
negara lain. Kalau dikaji
untung-ruginya, career security
lebih mendorong pada upaya menciptakan persiapan di dalam untuk menghadapi
perubahan keadaan di luar sementara job
security tidak mendorong demikian
atau lebih cenderung pasrah. Artinya perubahan paradigma dari job security
ke career security melambangkan tangga
peradaban yang lebih atas
/ lebih untung.
Dengan sedikit pertimbangan di atas,
rasanya tidak ada ruginya atau bahkan tidak mengandung resiko ancaman
keamanan apapun kalau kita sudah bisa
menyambut baik ajakan untuk
mengganti paradigma kerja dari job security ke career security. Alasan
rational dan faktual yang dapat kita jadikan pijakan
untuk mengganti paradigma itu adalah
kenyataan bahwa pekerjaan tidak lagi menyisakan ruang 'comfort zone'
atau paling tidak ukurannya makin sempit .
Penyempitan itu bisa disebabkan
oleh banyak faktor, mulai dari persaingan, peristiwa eksternal, dan perubahan
kebijakan.
Persaingan yang oleh para ahli diistilahkan
sudah mencapai tingkat hyper menuntut kualitas pengecualian. Kualitas
rata-rata sudah semakin jauh dari
perhitungan. Kalau ada perusahaan
membutuhkan - misalnya saja - tenaga accounting dengan kualifikasi S1,
tentu semua orang mengatakan mudah. Tetapi
kalau ditambah kualifikasinya harus
bisa bahasa Inggris, sudah berkurang yang berani mengatakan mudah. Apalagi
kalau ditambah dengan pengusaan job skill
yang memang dibutuhkan untuk melaksanakan
pekerjaan riil di lapangan, misalnya saja harus menguasai program MYOB,
peraturan perpajakan, Brevet A / B,
maka dipastikan tidak semua orang
mengatakan mudah. Lebih-lebih kalau ditambah embel-embel harus berpenampilan
'menarik'.

Ketrampilan

Paradigma career security
bertumpu pada kekuatan ketrampilan, yaitu mengeluarkan semua sumberdaya
internal, keunggulan, dan bakat di tempat kerja
agar bisa lebih mendatangkan manfaat
dan prestasi bagi diri kita dan bagi orang lain. Ketrampilan diartikan
sebagai kemampuan untuk melakukan sesuatu
dengan tepat dan mahir (Skill is
the ability to do something expertly). Arah pengembangan ketrampilan
bisa mengacu pada formula yang sudah lazim dengan
sedikit penyempurnaan.
Di antara formula yang dapat disebutkan di sini adalah:

1. Ketrampilan dan
Sikap

Ketrampilan
kerja (job skill) dipahami sebagai kemampuan untuk mengerjakan suatu pekerjaan.
Kalau dielaborasi keterkaitannnya dengan aneka ragam
'human capital' maka job skill
lebih banyak diperankan oleh IQ (Intellectual Quotient). Mental skill mengacu
pada pengertian leadership skill yaitu kemampuan
menyelesaikan urusan benda hidup
atau sering disebut software skill seperti misalnya menangani persoalan
hubungan dengan manusia. Mental skill lebih
banyak diperankan oleh EQ (Emotional
Quotient).
Dengan paradigma kerja baru maka
fokus pengembangan tidak lagi perlu diarahkan pada wilayah dikhotomistik
tetapi merebut keduanya dengan menempuh
cara belajar melewati garis pembatas
definitif itu. Tidak lagi menggunakan jarum jam tetapi sudah saatnya menggunakan
kompas. Tidak lagi menganut
paradigma mesin tetapi manusia yang
benar-benar manusia dengan segala kemampuan untuk memilih yang lebih baik
dan tidak lagi berbicara mana yang lebih
penting antara job skill dan mental
skill.

2. Pikiran dan Tindakan

Rasanya
sudah tidak asing kalau kita sering membuat definisi tentang kemampuan
orang di mana ada orang yang cuma bisa mengerjakan tetapi tidak bisa
membuat konsep. Paradigma lama itu
tak terasa menjebak kita ke dalam pembatas kemampuan yang menyempitkan.
Lebih-lebih kalau sudah disikapi secara
perang. Si A hanya fasih dengan
konsepnya, 'omong-doang' dan sebaliknya si B hanya bisa bekerja tetapi
tidak bisa berpikir kritis..
Paradima kerja baru membutuhkan pengalihan
focus untuk memperluas batas definitif kemampuan yang tidak lagi hanya
bisa mengerjakan atau hanya berpikir
melainkan mengasah keduanya. "Jika
Morita menciptakan kerajaan Sony tanpa menggunakan jasa konsultan atau
Sam Walton yang tak bergelar MBA sukses
membangun Wal Mart, maka jawabnya:
mereka bukan sekedar people of action tetapi sekaligus people of thought
- pemikir yang kritis.

3. Belajar

Keahlian
ini bertumpu pada keahlian unutk "belajar bagaimana belajar yang sesungguhnya" ,
bukan sekedar 'kesediaan diajar'. Sama sekali bukan sebuah
sikap untuk menafikan makna 'kesediaan
diajar' yang telah membuat kita menjadi tahu akan tetapi ketika sudah berbicara
kunci utama pengembangan manusia
(individu / organisasi) maka kunci
itu adalah menjadi 'learner'. Dengan menjadi learner, gap yang diciptakan
oleh pemahaman dikhotomistik dari sekian acuan
pengembangan skill dapat dijembatani.
Bahkan sebetulnya fakta alamiyah telah lebih dulu menjelaskan bahwa
semua 'gained quality' tidak bisa dilepaskan dari
unsur learning di dalamnya termasuk
bagaimana cara berjalan kaki bagi bayi.
Supaya bisa menjadi learner lagi
seperti bayi, maka syarat yang harus dipenuhi adalah kesediaan menjadi
'beginner' yang selalu dapat melihat materi/objek
dengan lensa baru (creative) dan
tanda tanya (curiosity). "You can learn new things at any time in your
life if you're willing to be a beginner. If you actually
learn to like being a beginner,
the whole world opens up to you." Kata Barbara Sher. Ada kalanya 'block
mental' terjadi bukan karena kita tidak tahu tetapi
justru karena kita sudah tahu. (jp)

Have a positive day!
Salam Inspirasi,
Mohamad Yunus
HRD & General Services Manager
PT Widatra Bhakti
Moderator I2
www.inspirasiindone
sia.com
"You
CREATE your OWN REALITY"

__._,_.___

Messages in this topic ( 2 )

Reply (via web post)

Start a new topic

Messages

>> Jadi MASTER PRAKTISI NLP tahun ini juga! Awali tahun 2009 dengan level pikiran dan perilaku yang dahsyat! I2 dan NLP INDONESIA membuka dua kelas Master Praktisi di penghujung tahun ini! Anda bisa lebih fleksibel MEMILIH yang sesuai dengan Anda!
Bagi yang belum menjadi Praktisi, kesempatan untuk menjadi Master Praktisi terbuka dengan sebuah paket di penghujung tahun. Kelas ketiga, atas permintaan peminat, dibuka di bulan November 2008.
SEKARANG! Giliran Anda untuk menjadi praktisi ber-LISENSI resmi dari Dr. Richard Bandler! Hubungi Sdri. Desty/Tina di 021-64700221/64700422 untuk informasi lebih lanjut.

Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest Switch format to Traditional

Visit Your Group

Yahoo! Groups Terms of Use

Unsubscribe

Recent Activity

30
New Members

Visit Your Group

Share Photos
Put your favorite
photos and
more online.

Moderator Central
Yahoo! Groups
Join and receive
produce updates.

All-Bran
10 Day Challenge
Join the club and
feel the benefits.

.

__,_._,___


___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

FW: [InspirasiIndonesia] Daily Article : M a a f

----- Original Message -----
Subject:[InspirasiIndonesia] Daily Article : M a a f
Date:Fri, 26 Sep 2008 4:11:58
From:Mohamad Yunus, Mr <
yunus@widatra.com>
To:Milis_InspirasiIndonesia <
InspirasiIndonesia@yahoogroups.com>,TrainersClub <trainersclub@yahoogroups.com>
MA'AF
Jam sudah menunjukkan angka sebelas
ketika aku duduk merebahkan diri di ruang tengah. Tentu saja istri dan
anakku Aisyah sudah
tertidur lelap.Tapi kenapa pintu
kamar Aisyah masih terbuka?
Aku tertegun saat berdiri di depan
pintu kamar Aisyah. Aisyah tertidur di meja belajarnya, ditangan kanannya
masih memegang pinsil dan
sepertinya dia menulis sesuatu di
buku tulisnya dan ada segelas kopi. "Tumben anak ini minum kopi,"pikirku.
Kuangkat dia ketempat tidur. Kubereskan
meja belajarnya yang berantakan, namun sebelum aku menutup buku tulisnya
aku ingin melihat
apa yang ditulis Aisyah. Aku tertegun
sejenak saat membaca tulisan2nya, ternyata semuanya cerita tentang diriku.
Sampai akhirnya aku
membaca 3 lembaran terakhir yang
sangat menyentuh hatiku.
Di lembaran pertama dia menulis
:
"Hari ini ayah tidak jadi menemaniku
ke toko buku, mungkin ayah tidak bisa meninggalkan pekerjaannya. Aku mengerti
dengan
kesibukanmu ayah." Aku jadi ingat
beberapa minggu yang lalu Aisyah mengajakku ke toko buku, aku ingat sekali
gaya bicaranya yang
polos. "Ayah nanti sore ada kegiatan
nggak sih,"sapa Aisyah saat aku akan pergi kerja. "Ada apa sayang," jawabku.
"Ayah mau nggak
menemani Aisyah ke toko buku?" "Kalau
ayah nggak sibuk nanti sore akan ayah usahakan menemani kamu yach". "Terima
kasih, ayah,"
ucap Aisyah dengan wajah yang sangat
gembira sambil mencium pipiku. Aku tersenyum melihat tingkahnya yang lucu
dan
menggemaskan.
Di lembaran kedua dia menulis
:
"Hari ini ayah tidak jadi lagi menemaniku
ke toko kaset, padahal aku ingin sekali mendengar lagunya Sulis dan memutarnya
di kamarku
saat aku sedang sendiri agar aku
tidak merasa sunyi. Sebenarnya aku mau ngajak ibu tapi aku ingin sekali
ditemani ayah. Tapi lagi2 ayah
sibuk". Dan aku ingat lagi kalau
Aisyah memang pernah mengajakku menemaninya membeli kaset. Kalau dia ingin
mengajakku dia selalu
bicara sepertiini,"Ayah nanti sore
sibuk nggak atau Ayah nanti sore ada kegiatan?" Bahasa yang sopan sekali
menurutku sehingga aku
tidak bisa untuk mengatakan tidak
walaupun terkadang aku tidak bisa memenuhi keinginannya.
Di lembaran terakhir dia menulis
:
"Hari ini dan untuk kesekian kalinya
ayah tidak bisa menemaniku. Tadi aku mengajak ayah ke pasar malam padahal
ini kan hari terakhir
ada pasar malam di komplekku dan
aku udah janji sama pak Mamat kalau aku akan membeli boneka yang ditawarkan
tadi sore saat pak
Mamat lewat depan rumahku, aku katakan
pada pak Mamat kalau aku akan pergi bersama ayah ke pasar malam dan aku
akan membeli
boneka pak Mamat. Karena ayah masih
belum pulang pasti pak Mamat sudah menjualnya. Pak Mamat maafkan Aisyah
yah. Besok pagi
akan Aisyah tunggu di depan rumah
dan minta maaf pada pak Mamat kalau Aisyah tidak bisa pergi ke pasar malam.
Kali ini Aisyah yang akan duluan
meminta maaf, biasanya kan pak Mamat selalu minta maaf kalau sudah melihatku
di depan rumah menanti
majalah yang kupesan. Dia selalu
bilang,"maaf yah neng pak Mamat terlambat". Padahal menurutku pak Mamat
nggak terlambat hanya
aku yang terlalu cepat menunggunya.
Begitu melihatku sudah menunggu dia mengayuh sepedanya lebih cepat lagi.
Saat kutanya kenapa
sih pak Mamat selalu minta maaf
padahal pak Mamat kan nggak punya salah pada Aisyah. "Iya neng pak Mamat
tidak ingin
mengecewakan neng
Aisyah kemaren kan sudah bilang
kalau pak Mamat nganterin pesanan neng Aisyah pagi2 sebelum neng pergi
kesekolah. Coba kalau pak
Mamat datangnya kesiangan pasti
neng kecewa, pak Mamat nggak ingin neng, ngecewakan orang karena kekecewaan
itu akan
menimbulkan luka di hati. Dan susah
neng untuk menyembuhkannya kecuali kita minta maaf dengan tulus pada orang
yang telah kita
kecewakan".
Aku jadi ingat sama ayah, ayah tidak
pernah mengucapkan maaf padaku, atau mungkin karena ayah menganggapku masih
kecil atau ah,
aku tidak mau berprasangka buruk
terhadap ayah. Walaupun sebenarnya aku sangat kecewa dengan ayah tapi aku
tidak ingin menyimpan
kekecewaan itu didalam hati. Bahkan
hatiku selalu terbuka untuk kata maaf ayah.
Aku menangis membaca tulisan Aisyah,
kudekati Aisyah di pembaringan sambil kupandangi wajahnya yang polos. Aisyah
anakku sayang
maafkan ayah, ternyata kau punya
hati emas. Aku memang tidak pernah minta maaf pada Aisyah atas janji2 yang
tidak pernah kupenuhi
padanya. Dan aku selalu menganggapnya
dia sudah melupakannya begitu melihatnya dipagi hari wajahnya begitu cerah
dan selalu
tersenyum. Dan ternyata dia masih
mengingatnya dalam tulisan2nya. Ah, entah sudah berapa banyak goresan rasa
kecewa yang ada
dihatimu andai kau tidak memaafkan
ayah. Aisyah, ayah akan menunggumu sampai terbangun untuk meminta maafmu.
---Untuk anakku tersayang
Aisyah---
Renungan: Terkadang kita malu atau
enggan hanya untuk sekedar mengatakan kata "maaf" dan membiarkannya menjadi
goresan2 luka
yang membekas di hati. Atau mungkin
kita sering beranggapan bahwa mereka akan melupakannya setelah beberapa
hari. Kalau
seandainya anda juga pernah melakukan
hal yang sama seperti saya, tidak ada kata terlambat untuk meminta maaf
pada orang yang
pernah anda kecewakan. Jangan malu
untuk melakukan hal yang benar sekalipun itu anda lakukan untuk seorang
bocah atau teman,
karena mereka juga punya hati nurani.
Dan seandainya mereka masih tersenyum padamu walaupun anda telah mengecewakan
mereka
anda harus bersyukur atas karunia
itu.
Have a positive day!
Salam Inspirasi,
Mohamad Yunus
HRD & General Services Manager
PT Widatra Bhakti
Moderator I2
www.inspirasiindonesia.com
"You
CREATE your OWN REALITY"


___________________________________________________________________________
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/

Monday, September 29, 2008

Ucapan Selamat ‘Ied Menurut Hadits dan Fiqh

Oleh Abi AbduLLAAH


Syaikh Albani berkata [1]: “Hadits di atas dicantumkan oleh As Suyuthi dalam risalahnya [2], dan diperkuat oleh Zahir bin Thahir [3]. Diriwayatkan juga oleh Al-Mahamili [4], ia berkata: Telah menceritakan pada kami Mubasysyir bin Isma’il Al-Halbi dari Shafwan bin Amru As-Saksakiy berkata: “Aku mendengar AbduLLAH bin Bisru, AbduRRAHMAN bin ‘Aidz, Jubair bin Nufair dan Khalid bin Ma’dan berkata pada kedua Hari Raya: Taqabbalallahu minnaa wa minkum dan mereka mengkatakan demikian diantara mereka.” Dikeluarkan juga oleh Abul Qasim Al-Asbahani [5] dan 2 riwayat ini shahih, karena para sahabat melakukan ini, sehingga diikuti oleh para tabi’in yang disebut di atas, waLLAHu a’lam.

Ibnu Turkmani menyebutkan [6] dari riwayat Muhammad bin Ziyad Al-Alhani berkata: “Aku pernah bersama Abu Umamah Al Bahili dan selainnya dari kalangan sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka bila kembali dari shalat Id berkata sebagiannya kepada sebagian yang lain: Taqabbalallahu minnaa wa minka [7].” Dan diperkuat oleh As-Suyuthi dengan matan: “Aku melihat Abu Umamah Al-Bahiliy berkata pada Hari Ied kepada sahabatnya: Taqabbalallahu minnaa wa minkum.” Kemudian sebagian ikhwah kami para pelajar menambahkan bahwa telah berkata Al Hafizh Ibnu Hajar [8]: “Dalam “Al Mahamiliyat” dengan isnad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia berkata dst.” [Sekian Kutipan dari Albani]

Adapun riwayat dari Tabi’ut Tabi’in dan Ulama Salaf diantaranya, seperti riwayat Adham salah seorang bekas hamba sahaya Umar bin Abdul ‘Aziz berkata: “Kami mengucapkan saat kedua Hari Raya kepada Umar bin Abdul Aziz: Taqabbalallahu minnaa wa minka wahai Amirul Mu’minin, maka beliau menjawabnya dan tidak melarang kami mengucapkan hal tersebut [9].”
Kajian Fiqh

Menurut Ulama Hanafiyyah bahwa hal tersebut tidak diingkari (la inkara bihi) dan boleh (ijaza) mengucapkannya [10]; menurut Ulama Malikiyyah tidak apa-apa menjawabnya, berkata Imam Malik: Aku tidak mengenalnya tapi aku juga tidak mengingkarinya. Berkata Ibnu Habib: Aku melihat sahabat-sahabat Imam Malik tidak memulai ucapan tersebut tapi mereka menjawabnya, tapi tidak mengapa memulainya [11]; menurut Ulama Syafi’iyyah boleh mengucapkannya, dan sebagian menyatakan boleh ditambahkan ucapan semisalnya, seperti AhyakumuLLAH atau Kulla ‘amin wa antum bikhair atau ‘A’adahuLLAH ‘alaykum Bikhair [12]; menurut ulama Hanabilah mubah mengucapkannya, tidak sunnah juga tidak bid’ah, Imam Ahmad berkata: Aku tidak pernah memulainya, namun bila ada orang yang mendahuluiku mengucapkannya maka aku akan menjawabnya [13].

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah ditanya tentang ucapan selamat pada Hari Raya yang dilakukan orang-orang seperti ucapan ‘Ieduka Mubarak dan yang serupa dengannya, apakah ada asalnya dalam syari’at atau tidak? Jika ada asalnya maka apa yang diucapkan? Maka beliau menjawab [14] : “Ucapan pada Hari Raya, di mana sebagian orang mengatakan kepada yang lain jika bertemu setelah shalat Id: Taqabbalallahu minnaa wa minkum (yang artinya): Semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian, Wa ahaalallahu ‘alaika dan yang semisalnya, maka telah diriwayatkan dari beberapa shahabat ra bahwa mereka melakukannya dan diberi rukhshah oleh para Imam, maka barangsiapa yang melakukannya baginya ada contoh dan barangsiapa yang tidak melakukannya baginya juga ada contoh.” WaLLAHu a’lam.

Catatan Kaki:[1] Tamamul Minah [I/354]

[2] Wushul Al Amani bi Ushul At Tahani” [hal-109] dalam juz-I dari kitab Al Haawi lil Fatawi
[3] Tuhfatu Iedul Fithr
[4] Shalatul Iedain, [II/129/2] dengan sanad yang semua rijal-nya tsiqat dan dengan sanad yang shahih, tetapi ada perbedaan Habib bin al-Walid dalam sanad-nya sehingga tidak marfu’ sampai pada sahabat Nabi SAW
[5] At-Targhib wa Tarhib, [I/42-II/41]
[6] Jauharun Naqiy, [III/320]
[7] Imam Ahmad menyatakan : “Isnad hadits Abu Umamah jayyid (bagus)”
[8] Fathul Bari, [II/446]
[9] HR Thabrani dalam Syu’abul Iman, [VIII/234 no. 3565]
[10] Al-Bahrur Ra’iq Syarh Kanzud Daqa’iq, [V/206]
[11] At-Taj wal Iklil Li Mukhtashar Khalil, [II/301]; juga Mawahib al-Jalil fi Syarhi Mukhtashar Syaikh Khalil, [V/308]; juga Al-Fawakih ad-Diwani ‘ala Risalati Ibnu Abi Zaid Al-Qayruniy, [III/244]
[12] Hawasyi Asy-Syarwaniy, [III/56]; juga dalam Asna Al-Mathalib, bab Faidah At-Tahni’ah bil ‘Ied [IV/121]; Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj, [X/203-204]; juga dalam Mughnil Muhtaj ila Ma’rifatil Alfazh, [IV/141]; juga Nihayatul Muhtaj ila Syarhil Minhaj, bab At-Tahni’ah bil ‘Ied, [VII/410-411]; juga Hasyiyyah Al-Bujairamiy ‘alal Khathib, [V/426, 434]
[13] Asy-Syarhul Kabir, [II/259]; Al-Iqna’ , [I/174]; Al-Furu’ Libni Muflih, [III/137]; Al-Inshaf, [IV/153]; Syarhun Muntaha’ Al-Iradat, [II/329]; Kasyaful Qana’ An Matanul Iqna’, [IV/225]; Al-Mughni [IV/274]; Manarus Sabil Syarhud Dalil, [I/104]
[14] Majmu’ Al-Fatawa, bab Mas’alah at-Tahni’ah fil Ied, [V/430]

Sumber : www. al-ikhwan.net

Thursday, September 25, 2008

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan

Oleh: Ulis Tofa, Lc

Bulan Ramadhan merupakan momentum peningkatan kebaikan bagi orang-orang yang bertaqwa dan ladang amal bagi orang-orang shaleh. Terutama, sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Sebagian ulama kita membagi bulan ini dengan tiga fase: fase pertama sepuluh hari awal Ramadhan sebagai fase rahmat, sepuluh di tengahnya sebagai fase maghfirah dan sepuluh akhirnya sebagai fase pembebasan dari api neraka. Sebagaimana diriwayatkan oleh sahabat Salman Al Farisi: "Adalah bulan Ramadhan, awalnya rahmat, pertengahannya maghfirah dan akhirnya pembebasan dari api neraka."

Dari ummul mukminin, Aisyah ra., menceritakan tentang kondisi Nabi saw. ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan: "Beliau jika memasuki sepuluh hari terkahir Ramadhan, mengencangkan ikat pinggang, menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya."

Apa rahasia perhatian lebih beliau terhadap sepuluh hari terakhir Ramadhan? Paling tidak ada dua sebab utama:

Sebab pertama, karena sepuluh terkahir ini merupakan penutupan bulan Ramadhan, sedangkan amal perbuatan itu tergantung pada penutupannnya atau akhirnya. Rasulullah saw. berdo'a:

"اللهم اجعل خير عمري آخره وخير عملي خواتمه وخير أيامي يوم ألقاك"

"Ya Allah, jadikan sebaik-baik umurku adalah penghujungnya. Dan jadikan sebaik-baik amalku adalah pamungkasnya. Dan jadikan sebaik-baik hari-hariku adalah hari di mana saya berjumpa dengan-Mu Kelak."

Jadi, yang penting adalah hendaknya setiap manusia meangakhiri hidupnya atau perbuatannya dengan kebaikan. Karena boleh jadi ada orang yang jejak hidupnya melakukan sebagian kebaikan, namun ia memilih mengakhiri hidupnya dengan kejelekan.

Sepuluh akhir Ramadhan merupakan pamungkas bulan ini, sehingga hendaknya setiap manusia mengakhiri Ramadhan dengan kebaikan, yaitu dengan mencurahkan daya dan upaya untuk meningkatkan amaliyah ibadah di sepanjang sepuluh hari akhir Ramadhan ini.

Sebab kedua, karena dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan di duga turunnya lailatul qadar, karena lailatul qadar bisa juga turun pada bulan Ramadhan secara keseluruhan, sesuai dengan firman Allah swt.

إنا أنزلناه في ليلة القدر

"Sesungguhnya Kami telah turunkan Al Qur'an pada malam kemulyaan."

Allah swt. juga berfirman:

شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان

"Bulan Ramadhan,adalah bulan diturunkan di dalamnya Al Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan dari petunjuk dan pembeda -antara yang hak dan yang batil-."

Dalam hadits disebutkan: "Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan di dalamnya ada lailatul qadar, malam lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa diharamkan darinya maka ia diharamkan mendapatkan kebaikan seluruhnya. Dan tidak diharamkan kebaikannya kecuali ia benar-benar terhalang -mahrum-."

Al qur'an dan hadits sahih menunjukkan bahwa lailatul qadar itu turun di bulan Ramadhan. Dan boleh jadi di sepanjang bulan Ramadhan semua, lebih lagi di sepuluh terakhir Ramadhan. Sebagaimana sabda Nabi saw.:

"التمسوها في العشر الأواخر من رمضان".

"Carilah lailatul qadar di sepuluh terakhir Ramadhan."

Pertanyaan berikutnya, apakah lailatul qadar di seluruh sepuluh akhir Ramadhan atau di bilangan ganjilnya saja? Banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar berada di sepuluh hari terakhir. Dan juga banyak hadits yang menerangkan lailatul qadar ada di bilangan ganjil akhir Ramadhan. Rasulullah saw. bersabda:

"التمسوها في العشر الأواخر وفي الأوتار"

"Carilah lailatul qadar di sepuluh hari terakhir dan di bilangan ganjil."

"إن الله وتر يحب الوتر"

"Sesungguhnya Allah ganjil, menyukai bilangan ganjil."

Oleh karena itu, kita rebut lailatul qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan, baik di bilangan ganjilnya atau di bilangan genapnya. Karena tidak ada konsensus atau ijma' tentang kapan turunya lailatul qadar.

Di kalangan umat muslim masyhur bahwa lailatul qadar itu turun pada tanggal 27 Ramadhan, sebagaimana pendapat Ibnu Abbas, Ubai bin Ka'ab dan Ibnu Umar radhiyallahu anhum. Akan tetapi sekali lagi tidak ada konsensus pastinya.

Sehingga imam Ibnu Hajar dalam kitab "Fathul Bari" menyebutkan, "Paling tidak ada 39 pendapat berbeda tentang kapan lailatul qadar."

Ada yang berpendapat ia turun di malam dua puluh satu, ada yang berpendapat malam dua puluh tiga, dua puluh lima, bahkan ada yang berpendapat tidak tertentu. Ada yang berpendapat lailatul qadar pindah-pindah atau ganti-ganti, pendapat lain lailatul qadar ada di sepanjang tahun. Dan pendapat lainnya yang berbeda-beda.

Untuk lebih hati-hati dan antisipasi, hendaknya setiap manusia menghidupkan sepuluh hari akhir Ramadhan.

Apa yang disunnahkan untuk dikerjakan pada sepuluh hari akhir Ramadhan?

Adalah qiyamullail, sebelumnya didahului dengan shalat tarawih dengan khusyu'. Qira'atul qur'an, dzikir kepada Allah, seperti tasbih, tahlil, tahmid dan takbir, istighfar, do'a, shalawat atas nabi dan melaksanakan kebaikan-kebaikan yang lainnya.

Lebih khusus memperbanyak do'a yang ma'tsur:

وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : قُلْت : يَا رَسُولَ اللَّهِ ، أَرَأَيْت إنْ عَلِمْت أَيُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ، مَا أَقُولُ فِيهَا ؟ قَالَ : قُولِي : اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Seperti yang diriwayatkan oleh Aisyah, bahwa beliau berkata: "Saya berkata: Wahai Rasul, apa pendapatmu jika aku mengetahui bahwa malam ini adalah lailatul qadar, apa yang harus aku kerjakan? Nabi bersabda: "Ucapkanlah: "Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu 'anni." (Ya Allah, Engkau Dzat Pengampun, Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka ampunilah saya." (Ahmad dan disahihkan oleh Al-Albani)

Patut kita renungkan, wahai saudaraku muslim-muslimah: "Laa takuunuu Ramadhaniyyan, walaakin kuunuu Rabbaniyyan. Janganlah kita menjadi hamba Ramadhan, tapi jadilah hamba Tuhan." Karena ada sebagian manusia yang menyibukkan diri di bulan Ramadhan dengan keta'atan dan qiraatul Qur'an, kemudian ia meninggalkan itu semua bersamaan berlalunya Ramadhan.

Kami katakan kepadanya: "Barangsiapa menyembah Ramadhan, maka Ramadhan telah mati. Namun barangsiapa yang menyembah Allah, maka Allah tetap hidup dan tidak akan pernah mati."

Allah cinta agar manusia ta'at sepanjang zaman, sebagaimana Allah murka terhadap orang yang bermaksiat di sepanjang waktu.

Dan karena kita ingin mengambil bekalan sebanyak mungkin di satu bulan ini, untuk mengarungi sebelas bulan selainnya.

Semoga Allah swt. menerima amal kebaikan kita. Amin

تقبل الله منا ومنكم صالح الأعمال.

Sumber: dakwatuna, 23/9/2008 22 Ramadhan 1429 H

Daftar Lengkap Nama-nama Anggota Komisi IV

Jakarta - Sebanyak 50 anggota Komisi IV DPR diduga menerima suap terkait alih fungsi hutan di Tanjung Api-api, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Anggota Komisi IV dari Fraksi PKS mengakuinya. Namun semua anggota FPKS sudah mengembalikan uang tersebut.

"Memang faktanya seperti itu, dan data yang diperoleh oleh KPK memang benar," kata anggota FPKS Tamsil Linrung kepada detikcom pertelepon, Rabu (24/9/2008).

Komisi IV terdiri dari 54 orang, 4 orang sebagai pimpinan dan 50 orang sebagai anggota. Dari jumlah itu, baru anggota FPKS yang mengaku mengembalikan uang. Mereka adalah Suswono, Tamsil Linrung, Syamsul Hilal, Djalaludin Asy Syatibi dan Umung Anwar Sanusi. Uang dikembalikan pada tahun 2006, jauh sebelum Al Amin Nasution, terdakwa kasus suap itu ditangkap.

Sementara anggota dari fraksi lain sejauh ini belum ada yang menyatakan mengembalikan uang. Ketua Komisi IV Ishartanto tidak bisa dikonfirmasi. Handphonenya tidak aktif. Berikut nama-nama anggota Komisi IV DPR seperti detikcom kutip dari DPR.go.id:

1.Ketua Komisi IV: Ishartanto (PKB)
2. Wakil Ketua Mindo Sianipar (PDIP)
3. Wakil Ketua Syarfi Hutauruk (Golkar)
4. Wakil Ketua Suswono (PKS)…kembalikan uang
5. Wakil Ketua Hilman Indra (Bintang Pelopor Demokrasi)

Anggota:

6.Joseph Wiliem Lea Wea (Bintang Pelopor Demokrasi)
7.Rusman H M Ali (Bintang Reformasi)
8. H Iman Syuja (PAN)
9. Darmayanto (PAN)
10. Nazamuddin (PAN)
11. Nurhadi M Musawir (PAN)
12.Sudjud Sirajudin (PAN)
13.Apri Hananto Sukahar (PDS)
14.Idham SH (PDIP)
15.Elviana (PDIP)
16.Djoemat Tjiptowardojo (PDIP)
17. Mardjono (PDIP)
18. Ganjar Pranowo (PDIP)
19. Wowo Ibrahim (PDIP)
20.I Made Urip (PDIP)
21.Jacobus Mayong Padang (PDIP)
22. Surya Supeno (Partai Demokrat)
23.I Wayan Sugiana (Partai Demokrat)
24.Nuraeni A Barung (Partai Demokrat)
25. Maruahal Silalahi (Partai Demokrat)
26. Sarjan Tahir (Partai Demokrat)
27. Indria Octavia Muaya (Partai Demokrat)
28. Bomer Pasaribu (Partai Golkar)
29. Azwar Chesputra (Golkar)
30. Ismail Tadjudin (Gollar)
31. S Sumiyati (Golkar)
32. Markum Singodimedjo (Golkar)
33. Soekotjo Said (Partai Golkar)
34.Mohammad Ali Yahya (Golkar)
35.Sumarjaya Linggih (Golkar)
36. Mukhtarudin (Golkar)
37.Fachri Andi Leluasa (Golkar)
38.Mustika Rahim (Golkar)
39. Zainudin Amali (Golkar)
40.Robert Joppy Kardinal (Golkar)
41.Syamsul Hilal (PKS)….kembalikan uang
42.Djalaludin Asy Syatibi (PKS)….kembalikan uang
43.Umung Anwar Sanusi (PKS)….kembalikan uang
44.Tamsil Linrung (PKS)…kembalikan uang
45. Arifin Junaidi (PKB)
46. Mufid A Busyairi (PKB)
47. Ahmad Rawi (PKB)
48. Ariono Wijanarko (PKB)
49. Al Amin Nur Nasution (PPP)….ditangkap KPK
50. Endang Kosasih (PPP)
51.Faqih Chaironi (PPP)
52 .Masusoh Ujati (PPP)
53. Rusnain Yahya (Ppp)
54. Hifnie Sarkawie (PPP)(iy/nrl)


detik.com

FW :


________________________________________
Dari: Anah Mulyanah
Terkirim: 24 September 2008 12:13
Ke: Dwi Susanto; Dewi Mulyani; Nadya Fadilla; Jasmi; Mulyadi; T Budi Prabowo; Turyati; ENI SUSANTI; WURSITO ATIK; Haris Nufri Suswandi
Subjek: FW:

Penting Untuk dibaca
TAMAN SAFARI INDONESIA


Mohon untuk menyebarluaskan ke teman dan orang terdekat anda, supaya lebih berhati-hati bila berkunjung ke Taman safari Indonesia (TSI).

Di bawah ini adalah pengalaman kami yang tidak akan kami lupakan seumur hidup karena amat berbahaya dan menyeramkan ketika berada di TSI.

Hari Minggu lalu (bertepatan hari pertama bulan puasa), kami berkunjung ke TSI dengan menggunakan mobil keluarga, 4 orang dewasa dan 2 anak kecil dengan tujuan refreshing melihat binatang yang belum pernah kami lihat secara langsung dan dekat, terutama yang besar dan liar atau berbahaya.

Belum lama kami berada di TSI, kira-kira 10 menit, mobil kami memasuki area binatang yang bukan binatang buas (kijang, banteng dll).
Tiba-tiba Mobil kami mogok dan meski sudah mencoba untuk merestart beberapa kali, tetapi mesin sama sekali tidak bisa dihidupkan kembali.
Kami pikir mungkin cipratan air telah menyebabkan mobil kami mogok saat baru saja melewati genangan air seperti sungai kecil di TSI.

Meskipun ragu-ragu, karena tidak terlihat ada petugas TSI di dekat situ, akhirnya paman saya turun untuk membuka kap mesin.
Kami tidak membunyikan klakson karena takut mengganggu binatang di TSI.
Kami pikir, area ini adalah area yang aman, bukan area binatang buas, jadi kami berusaha tenang menunggu di dalam mobil sambil ngobrol.

Namun tiba-tiba kami terkejut ketika melihat seekor singa yang entah dari mana datangnya sudah berada di belakang mobil dan berjalan ke arah depan mobil dimana paman berada.

Lalu... Entah kenapa kami semua seperti terhipnotis melihat singa itu mendekati paman kami yang sedang asyik mencari kerusakan mobil dan tidak tahu dengan kedatangan singa itu.

Kami benar-benar hanya terpaku melihat singa itu tanpa berusaha untuk memberitahu paman ada bahaya yang datang.

Dan..?? Bertepatan paman menutup kap mesin....
Ketika itu pula singa sudah berada tepat dibelakang tubuh paman, sehingga tampak sangat jelas oleh kami dari dalam mobil bagaimana sangat dekatnya singa terhadap paman.
Dan ........... ......... ......... ......
Saat itu pula singa itu langsung mencolek bahu paman saya seraya berkata, "Kagak usah takut ... Gua lagi puasa ..... Kenapa mobilnya ...?
Mogok ya....." !!!

BACANYA SERIUS AMAT !!!
Qqqq..qqq..!!....... .

Friday, September 19, 2008

Wahai Abi dan Ummi

[- Demak, 19 Ramadhan 1429 H, 08.45 -]
Dulu, sebelum terlahir, aku takut turun ke dunia ini
Dunia adalah sesuatu yang asing bagiku
Yang mungkin bisa menjerumuskanku
Atau bahkan membinasakanku
Aku takut karena aku lemah
Aku takut karena aku buta
Aku takut karena aku tak berdaya
Lalu kuadukan semua gundahku pada Tuhanku
Kata Tuhanku, aku tak perlu takut
Karena Dia telah mengutus dua malaikat untukku
Kata Tuhanku, merekalah yang mengemban penuh amanah atas diriku


Merekalah nanti yang akan mengajari dan menuntunku
Merekalah jua nanti yang akan menjaga dan melindungiku
Bahkan mereka rela mempertaruhkan apapun
Demi amanahnya padaku
Abi, Ummi, tahukah kalian siapakah mereka itu ?

Mereka adalah engkau wahai Abi dan Ummi ku...

Ya... kalian berdualah malaikatku

Ajari aku apapun yang seharusnya aku tahu ...
Jangan ajari aku apa yang tak seharusnya aku tahu ...

Ajari aku mengenal Tuhanku
Agar aku bisa berterima kasih pada-Nya
Aku masih lemah Abi, maka kuatkanlah diriku ...
Aku masih buta Ummi, maka bukalah mata hatiku ...





...Aisya...


Qiyamul-Lail dan Membaca Seratus Ayat


Ramadhan merupakan bulan di mana Allah ta'aala wajibkan berpuasa di dalamnya sedangkan Rasulullah Muhammad shollallahu 'alaih wa sallam sunnahkan kaum muslimin melaksanankan qiyamul-lail (sholat malam/ sholat tahajjud).
Hendaknya ummat Islam memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang sangat berharga ini. Jangan ada satu malampun di bulan suci Ramadhan yang tidak diisi dengan kegiatan sholat malam.
Bersabda Rasululah shollallahu 'alaih wa sallam,
"Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan di mana Allah ta'aala wajibkan berpuasa dan aku sunnahkan kaum muslimin menegakkan (sholat malam). Barangsiapa berpuasa dengan iman dan dan mengharap ke-Ridhaan Allah ta'aala, maka dosanya keluar seperti hari ibunya melahirkannya." (HR Ahmad 1596)
Rasulullah shollallahu 'alaih wa sallam memberikan gambaran mengenai kategori orang yang bangun di tengah malam. Ada orang yang dikategorikan sebagai bukan orang yang lalai, yaitu bilamana di tengah malam ia membaca sekurangnya sepuluh ayat Al-Qur'an. Ada kategori yang disebut sebagai orang yang patuh kepada Allah ta'aala, yaitu mereka yang membaca sekurangnya seratus ayat di tengah malam. Bahkan ada yang disebut sebagai orang yang berharta banyak,
yaitu mereka yang membaca sekurangnya seribu ayat di tengah malam.

"Barangsiapa bangun malam membaca sepuluh ayat, maka ia tidak dicatat sebagai golongan al-ghaafiliin (orang-orangyanglalai). Dan barangsiapa bangun malam membaca seratus ayat, maka ia dicatat sebagai golongan al-qaanitiin (orang-orang yang patuh). Dan barangsiapa membaca seribu ayat, maka ia dicatat sebagai golongan al-muqonthiriin (orang-orang berharta banyak)." (Al-Al-Bani dalam "Silsilah Shahihah-nya 2/242". HR Abu Dawud 1/221 dan HR Ibnu
Khuzaimah 1/125)
Subhanallah…! Betapa luasnya rahmat dan kasih sayang Allah ta'aala. Marilah saudaraku, kita kejar prestasi ibadah sebaik mungkin. Kita coba gapai rahmat Allah ta'aala dengan rajin berdzikir mengingatNya. Silahkan, jika anda sekedar tidak ingin disebut al-ghaafilin (orang yang lalai mengingat Allah ta'aala) bacalah setiap malam sekurangnya sepuluh ayat.
Jika anda ingin meraih yang lebih baik, yaitu dipandang sebagai al-qaanitin (orang yang patuh kepadaNya), maka bacalah sekurangnya seratus ayat. Namun, jika ingin memperoleh kedudukan yang lebih baik lagi, maka bacalah seribu ayat di
tengah malam! Maka anda akan dipandang sebagai al-muqonthiriin (orang yang sangat kaya)…! Kalau anda termasuk orang yang selama ini jarang sholat malam, maka mulailah membiasakan diri sholat malam dengan setidaknya membaca sepuluh ayat saja setiap malam. Sebab dengan melakukan kegiatan minimal ini anda sudah membebaskan diri anda dari penilaian Allah ta'aala sebagai orang yang lalai.
Jika anda sudah terbiasa sholat malam namun selama ini belum pernah menetapkan target jumlah dzikrullah, maka mulailah di bulan suci ini untuk bertekad mencapai predikat sebagai orang yang tunduk kepada Allah ta'aala. Bacalah setiap malam minimal seratus ayat.
Bagi mereka yang selama ini sudah terbiasa sholat malam dan membaca sekurangnya seratus ayat dan masih sanggup untuk menambah targetnya, maka bulan Ramadhan ada baiknya anda mulai berfikir untuk mencapai predikat orang yang banyak hartanya. Bacalah setiap malam sekurangnya seribu ayat…! Yang jelas, orang beriman memang dituntut untuk banyak mengingat Allah ta'aala.
"Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya." (QS Al-Ahzab ayat 41)
Orang munafiq-pun mengingat Allah ta'aala. Namun mereka tidak mengingat Allah ta'aala kecuali sedikit. Mereka malas dan merasa terpaksa mengingat Allah ta'aala.
"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah ta'aala, dan Allah ta'aala akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka mengingat Allah ta'aala kecuali sedikit sekali." (QS An-Nisa ayat 142)
Maka saudaraku, marilah kita perbanyak mengingat Allah ta'aala di bulan suci Ramadhan. Tidak ada ruginya mengingat Allah ta'aala. Bahkan sebaliknya, barangsiapa yang rajin mengingat Allah ta'aala niscaya ia akan terpelihara dari azab Allah ta'aala, baik di dunia maupun di akhirat. InsyaAllah.
"Tidak ada amal anak Adam yang lebih menyelamatkannya dari azab Allah ta'aala selain dzikrullah." (HR Ahmad 21064)
eramuslim.com

Kolak Chacha


Bahan:
80 gr talas kimpul
80 gr singkong
80 gr labu kuning
100 gr pisang raja
50 gr jagung manis pipil

Bahan Kuah:
500 ml santan
1 lbr daun pandan
100 gr gula pasir
vanili secukupnya
garam secukupnya

Cara Membuat:
1. Potong-potong semua bahan lalu kukus sampai matang. Kecuali jagung manis, direbus dan tiriskan.
2. Didihkan santan, daun pandan, garam, gula, dan vanili sambil diaduk rata.
3. Masukkan bahan lainnya sambil diaduk hingga matang. Angkat lalu hidangkan panas.

Untuk 2 porsi
Resep dan Piranti Saji: Restoran Sama'rra
Jl. Kebon Sirih 77-79, Jakarta Pusat
Telpon : (021) 3918690/ 392 0384


sumber: tabloidnova.com

Tips Ketupat Gurih & Legit


Ingin tahu caranya agar ketupat tak cepat basi, tapi rasanya lebih gurih, kenyal, dan legit? Ini tipsnya!
  1. Cangkang Ketupat. Pilih daun kelapa yang berwarna kuning muda kehijauan atau yang tampak segar, agar ketupat lebih bersih dan putih.
  2. Gurih & Kenyal. Tambahkan sedikit air kapur sirih pada beras yang sudah dicuci, sebelum dimasukkan ke dalam kulit ketupat. Air kapur sirih juga bisa membuat ketupat lebih awet atau tak cepat basi. Agar rasanya lebih gurih, bisa tambahkan sedikit garam pada beras.
  3. Air Rebusan. Bila air rebusan ketupat mulai berkurang, tambahkan air panas. Tujuannya agar ketupat tetap bersih dan tidak terkesan kotor.
  4. Tak Basi. Bila berlebih, masukkan sisa ketupat ke dalam lemari es agar tak cepat basi. Saat akan dihidangkan lagi, keluarkan dan biarkan beberapa lama sampai dinginnya berkurang. Lalu, rebus di dalam air mendidih sekitar 30 menit dan tiriskan. Rasanya, tentu saja masih tetap kenyal dan legit. Selamat mencoba!
sumber: tabloidnova.com

Tindakan Tepat Saat Anak Jatuh


JAKARTA– Anak usia bawah lima tahun (balita) masih kurang kemampuan untuk mengontrol tubuhnya. Tak jarang jika dia seringkali terjatuh. Pada dasarnya, jatuh merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses tumbuh kembang anak.

Namun, orang tua bisa memahami kekhawatiran orangtua ketika anak jatuh. Secara sederhana, boleh dibilang jatuhnya anak umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan cedera otak. Lain halnya jika ia terjatuh dari suatu ketinggian, misalnya dari tangga atau loteng.

Hampir dipastikan, anak akan muntah setelah terjatuh. Apakah itu karena menangis kuat-kuat, terkejut, terbatuk, atau tersedak. Jangan cemas dulu. Tapi, bila dia muntah-muntah lebih dari 3 kali dalam jarak berdekatan, sebaiknya hubungi dokter atau bawa ke rumah sakit terdekat.

Orangtua tidak perlu khawatir jika anaknya yang sehat terjatuh namun yang tidak mengalami luka atau cedera fisik lain, dan berperilaku normal setelah terjatuh. Jika anak tetap sadar dan memberi respons terhadap orang di sekelilingnya, berarti cedera kepalanya ringan. Tidak perlu khawatir. Anak tidak perlu menjalani tes apapun, termasuk rontgen. Jika

kepalanya benjol, lakukan kompres dingin selama 20 menit. Orangtua perlu segera membawa anaknya ke dokter jika setelah terjatuh mengalami kondisi sebagai berikut:
  • Sakit kepala hebat yang menetap dan semakin parah.
  • Bicara tidak jelas.
  • Lebih rewel dari biasanya.
  • Muntah-muntah (lebih dari 2-3 kali).
  • Kesulitan berjalan (tadinya sudah bisa berjalan normal).
  • Darah mengalir dari telinga atau hidung.
  • Wajah terlihat pucat.
  • Mengalami kejang-kejang.
  • Kesadaran menurun. (cr1/ri)

republika.co.id

Thursday, September 18, 2008

Abu Panas dari Amerika


[NofieIman.com] Amerika—-kalau boleh saya ibaratkan—-seperti Emak-nya Bajuri. Emak sebenarnya tak punya apa-apa, kecuali akal licik dan gertakan yang bisa bikin setiap orang kalang-kabut. Ketika Emak bikin ulah, satu kampung pasti kena abu panasnya. Itu juga yang kurang-lebih terjadi pada Amerika dan perekonomian dunia saat sekarang.

Resesi di Amerika nampaknya masih akan terus berlanjut. Setelah gonjang-ganjing subprime mortgage, JP Morgan dan The Fed kembali harus nombokin Bear Sterns. Belum lagi harga minyak dunia yang tak terkendali dan pelemahan nilai USD terhadap EUR makin memerparah perekonomian Amerika. Namun hal yang sebenarnya membuat resesi berkepanjangan adalah defisit anggaran yang membuat tekanan kebijakan fiskal dan stabilitas ekonomi mereka.

Sewaktu PD II, Inggris hanya punya sedikit emas dan uang untuk membiayai perang selama beberapa bulan ke depan. Mereka kemudian meminta Amerika untuk membantu pembiayaan perang. Hal ini dianggap sebagai titik akhir kedigdayaan Inggris yang sebelumnya selalu mendominasi percaturan di tingkat dunia.
Hal serupa kurang-lebih terjadi juga pada Amerika. Saat ini, Amerika membiayai "perang" mereka melalui penerbitan surat utang (treasury bonds) yang mayoritas dibeli oleh China dan Jepang. Belakangan, para emir ikut-ikutan memborong karena kelebihan kas akibat naiknya harga minyak. Sejarah terus berulang. Barangkali inilah titik kulminasi kejayaan Amerika? Wallau 'alam.

Tahun ini, pemerintah federal menderita defisit US$ 410 miliar dengan saving rate yang hampir nol. Itu artinya, mereka tak cuma tergantung pada orang lain untuk membiayai perang, tetapi juga menggantungkan orang lain untuk memenuhi belanja dalam negerinya sendiri. Boleh jadi, sebagian gaji yang diterima Presiden Bush dan stafnya, dibayar dengan JPY dan RMB.

Selama ini, kekayaan Amerika lari ke Iraq dan Afghanistan—-kira-kira sekitar US$ 500 miliar. Itu belum termasuk biaya-biaya lain seperti penggantian peralatan yang rusak, menafkahi veteran perang, biaya bunga yang musti dibayar, dan opportunity cost atas GDP yang dialokasikan ke pos perang. Kalau ditotal, konon biayanya sebesar US$ 3 triliun, namun laporan GAO menyebutkan utang Amerika sebenarnya sekitar US$ 53 triliun per 30 September 2007.

Noam Chomsky bilang bahwa pemerintahan Amerika berpikir bahwa negaranya bisa menguasai dunia. Padahal, masa depan Amerika bergantung pada kemurahan hati negara-negara kreditur. Tahun 2007, impor Amerika sudah 14% dari GDP sementara produksinya hanya 12%. Namun, dengan kondisi perekonomian dalam negeri yang carut marut dan kebijakan yang semrawut, mana ada sih yang mau memberi Amerika utang?

Per Maret 2008, 1 CHF sudah di atas 1 USD, padahal di tahun 1970 1 USD sama dengan 4,2 CHF. Saat itu, 1 USD sama dengan 360 JPY, sekarang 1 USD kurang dari 100 JPY. Saat Bush terpilih, 1 EUR setara dengan 0.94 USD dan harga emas cuma US$ 266 per ons. Saat ini, 1 EUR sudah sekitar 1.5 USD dan harga emas sudah naik di atas US$ 1,000. Artinya, Amerika tak lagi mendapat kepercayaan di mata dunia.
Ronald Reagan, di masanya, sudah memerkirakan kemungkinan semacam ini akan terjadi. Saat itu, negara industri baru berkembang sementara ekspor Amerika malah kian menyusut karena tiap negara sudah bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. Di sisi lain, biaya tenaga kerja makin meningkat sehingga Amerika sendiri justru mengimpor talenta dari negara lain atau melakukan outsourcing dan relokasi agar tetap kompetitif. Pada akhirnya, golongan aristokrat di Amerika kian bertambah dan justru tidak memiliki kontribusi produksi secara langsung.

Lebih parah lagi, mayoritas warga menengah Amerika terbiasa menggunakan utang dan kartu kredit untuk memenuhi kebutuhan mendasar seperti sandang, pangan, dan papan. Padahal sejatinya, pinjaman seharusnya digunakan untuk kegiatan yang produktif atau investasi sehingga mendapatkan nilai tambah—-bukan untuk konsumsi. Orang Amerika sendiri rata-rata menabung di bawah 2%, dibandingkan Asia yang 20% per bulan. Jam kerja mereka juga jauh lebih rendah daripada saudaranya di Asia.
Entah apa yang ada di benak George W. Bush saat ini. Saya cuma berdoa semoga masalah-masalah yang mendera Amerika bisa memberikan sedikit angin segar bagi mereka yang ada di Palestina, Iraq, Afghanistan, Iran, dan negara-negara dunia ketiga lainnya.
Amiin.


Sumber : www.nofieiman.com

Tips : Percaya Diri


Badan kamu kerempeng, lantas minder? Nilai matematika kamu rendah, lantas minder? Jangan.

Jika badan kamu kerempeng, galilah potensi kamu yang lain. Mungkin badan kerempeng kamu malah lentur, dan kelentuan itu adalah kelebihan yang bisa membuat kamu percaya diri. Mungkin nilai matematika kamu rendah, tapi nilai bahasa Inggris kamu tinggi, maka itu bisa menjadi peluang kamu percaya diri.

Kita semua memiliki cara masing-masing memandang diri kita, siapa kita, bagaimana penampilan kita, apa bakat kita dan apa kelemahan kita. Kita membangun cara pandang kita pada diri kita sendiri dari waktu ke waktu, dimulai ketika kita masih kanak-kanak. Pembentukan citra diri (self image) berhubungan dengan cara pandang individu terhadap dirinya. Kebanyakan citra diri didapat dari hasil interaksi dengan orang lain dan juga pengalaman hidup. Pandangan diri kita memberi sumbangan pada rasa percaya diri yang dimiliki.

Rasa percaya diri adalah seberapa besar nilai kita, seberapa besar kita dicintai, seberapa besar kita merasa diterima oleh lingkungan dan dianggap baik oleh orang lain. Dan juga seberapa besar kita menilai, mencintai, dan menerima diri kita.

Individu dengan rasa percaya diri yang sehat mampu merasa nyaman dengan dirinya, menghargai dirinya sendiri, dan bangga pada kemampuan yang dimiliki. Individu dengan rasa percaya diri yang rendah merasa tidak banyak yang menyukai dirinya dan menerima dirinya atau merasa tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik.

Sebelum individu mampu menghadapi masalah rasa percaya diri dan membangun rasa percaya diri yang sehat, harus tahu permasalahan yang menyebabkan krisis rasa percaya diri. Ada dua hal yang perlu diperhatikan, bagaimana orang lain memandang kita dan memperlakukan kita dan bagaimana kita memandang diri kita sendiri. Keduanya dapat memberi dampak pada rasa percaya diri.

Orang tua, guru, dan orang lain yang memiliki pengaruh pada diri kita memengaruhi perkembangan pandangan pada diri kita, terutama saat kita masih kanak-kanak. Jika orang tua banyak mengkritik kita daripada memuji kita, akan menjadi berat bagi kita mengembangkan rasa percaya diri yang sehat. Karena, remaja sedang mengalami pembentukan nilai-nilai diri dan kepercayaan. Sangat mudah membangun citra diri di sekitar orang tua, pelatih, atau orang lain.

Sayangnya, rasa percaya diri dapat rusak ketika seseorang yang kita percaya secara tiba-tiba merendahkan kita. Tapi, kritik tidak selalu datang dari orang lain. Remaja juga melakukan kritik pada diri sendiri. Suara yang ada di dalam benak menilai kita salah melakukan segala sesuatu.

Rasa percaya diri adalah hal yang penting. Mengapa? Sebab, apa yang kita rasa tentang diri kita mempengaruhi bagaimana kita menjalani hidup kita. Indvidu yang merasa bahwa dirinya disukai dan dicintai memiliki hubungan yang baik dengan orang-orantg di sekitarnya. Mereka lebih mudah untuk meminta bantuan dan mendapat dukungan dari teman saat dibutuhkan. Mempunyai rasa percaya diri yang baik membuatmu bisa menerima diri sendiri dan menjalani hidup lebih utuh.

Tidak pernah ada kata telat untuk membangun rasa percaya diri yang sehat dan positif. Meskipun pada beberapa kasus membutuhkan bantuan profesional seperti psikolog untuk membangkitkan kembali rasa percaya diri yang hilang akibat peristiwa yang sangat menyakitkan dan membekas di benak kita. n fia/teenhealth

Menambah Rasa Percaya Diri

1. Cobalah berhenti untuk menilai negatif diri kita. Jika kamu selalu memikirkan hal buruk yang bisa terjadi, mulailah memikirkan nilai positif yang kita miliki untuk menutup kekurangan kita. Saat dirimu sedang banyak dikritik, lawanlah dengan mengatakan kelebihan yang dimiliki. Setiap hari, tulislah tiga hal yang bisa membuat dirimu bahagia.

2. Raihlah prestasi daripada kesempurnaan. Seseorang cenderung menginginkan kesempurnaan. Berpikirlah pada hal-hal yang bisa kamu lakukan dengan baik atau apa yang membuatmu senang dan raihlah!

3. Jadikan kesalahan sebagai sarana pembelajaran. Terimalah bahwa diri kita bisa membuat kesalahan karena tiap orang pasti pernah membuat kesalahan.

4. Cobalah hal-hal baru. Mencoba aktivitas yang berbeda yang mampu membantu diri menggali bakat. Dan banggalah pada kemampuan baru yang kamu miliki

5. Rencanakan target. Pikirkan apa yang bisa membuat dirimu berprestasi dan mulailah menyusun rencana untuk meraihnya.

6. Banggalah pada opini maupun pendapat. Coba untuk mendengungkannya dalam hati.

7. Buatlah dirimu berarti untuk orang lain. Misalnya, membantu kerja bakti membersihkan lingkungan atau melakukan kegiatan-kegiatan sukarela lainnya.

8. Berolahragalah! Kamu akan terbebas dari stres, lebih sehat dan lebih bahagia.
fia/teenhealth
sumber : republika

8 Bahasa Tubuh yang harus dihindari

Apa kesan yang terpancar dari bahasa tubuh Anda saat Anda memberikan presentasi, memimpin rapat, atau mengikuti wawancara ketika mengisi lowongan kerja? Percayakah Anda, bahasa tubuh merupakan salah satu faktor keberhasilan suatu wawancara dan juga presentasi? Ada beberapa bahasa tubuh yang harus dihindari saat presentasi atau wawancara. Yakinlah, jika diterapkan hal ini akan memberi perbedaan yang amat besar.

1. MENGHINDARI KONTAK MATA
Ini hanya memperlihatkan rasa kurang percaya diri, gugup, dan tidak siap. Luangkan 90 persen atau lebih dari waktu Anda dengan menatap mata para pendengar/lawan bicara. Banyak orang yang justru mengambil sikap menunduk, seolah-olah membaca catatannya. Para pemimpin dan pengusaha sukses menatap para pendengar/lawan bicaranya secara langsung pada saat mereka berbicara.

2. BUNGKUK
Kesan yang langsung tertangkap adalah Anda termasuk tipe yang tidak berani dan tidak percaya diri. Nah, coba berdiri tegak, posisikan kaki selebar bahu, dan agak maju sedikit ke depan. Tegakkan bahu. Kepala dan tulang belakang harus tegak lurus. Jika kebetulan tengah berbicara di atas panggung/di depan khalayak, jangan gunakan podium untuk menyandarkan tubuh Anda.

3. TAK BISA DIAM
Gugup, tak yakin, serta kurang percaya diri adalah kesan yang tersirat dari bahasa tubuh yang satu ini. Usahakan agar tubuh tidak bergerak-gerak. Tubuh yang goyang memperlihatkan sikap tidak dapat mengendalikan diri, tidak mampu, dan tidak menguasai topik yang dipresentasikan.

4. BERDIRI BAK PATUNG
Apa yang sampai di benak lawan bicara/pendengar adalah Anda orang yang kaku, gampang panik, membosankan, tidak menarik, dan tidak dinamis. Saat memberikan presentasi, jangan hanya berdiri seperti patung. Cobalah berjalan, bergerak. Banyak orang beranggapan, cara tepat memberilan presentasi adalah dengan tetap berdiri kaku di satu tempat. Mereka tidak menyadari, sikap tersebut justru memperlihatkan sikap yang dingin.

5. TANGAN MASUK DI SAKU
Gaya ini menunjukkan sikap tak bersahabat dan merasa "terancam". Sebaiknya keluarkan tangan Anda dari saku dan gerakkan tangan dari waktu ke waktu. Tapi ingat, tak perlu melakukan gerakan yang berlebihan karena Anda bukan sedang main drama.

6. MENIRU GAYA
Mungkin Anda merasa gaya si X atau pejabat Anu sangat keren saat ia pidato dan Anda pun menirunya mati-matian. Yang terjadi justru sikap Anda terkesan dibuat-buat serta tidak alami. Cukup gerakkan tubuh seadanya, jangan berlebihan, dan jangan meniru gerakan tokoh tertentu yang Anda kagumi karena Anda akan tampak aneh. Dengan meniru gerakan seorang tokoh terkenal yang Anda kagumi, Anda justru memperlihatkan kekurangan Anda dan tampak seperti badut.

7. GERAKAN BERBUNYI
Memainkan kunci mobil yang ada dalam saku celana sambil berbicara, misalnya, hanya menunjukkan sikap seseorang yang panik, tidak sopan, dan tidak siap dengan apa yang ingin disampaikan. Sebaiknya sebelum presentasi keluarkan semua kunci atau koin dari saku celana dan taruh di dalam tas. Tanpa segala macam benda yang memperburuk penampilan Anda, sikap panik sudah terpancar dengan sendirinya dari wajah ataupun dari gerakan tubuh Anda.

8. GUYONAN BERLEBIHAN
Tak ada salahnya melontarkan guyonan atau humor saat memberikan presentasi agar suasana jadi lebih relaks dan tak membosankan. Tapi ingat, jangan lakukan hal itu secara berlebihan dan keluar dari topik yang sedang dibicarakan. Apalagi lelucon yang menjurus ke pornografi. Ingat, Anda bukan sedang melawak! Anda juga tak ingin, kan, dicap "kampungan" dan berselera rendah?
sumber:tabloidnova

Mengenalkan Allah Kepada Anak

Rasulullah saw. pernah mengingatkan, untuk mengawali bayi-bayi kita dengan kalimat laa ilaaha illaLlah." Kalimat suci inilah yang kelak akan membekas pada otak dan hati mereka

Kalau anak-anak itu kelak tak menjadikan Tuhannya sebagai tempat meminta dan memohon pertolongan, barangkali kitalah penyebab utamanya. Kitalah yang menjadikan hati anak-anak itu tak dekat dengan Tuhannya. Bukan karena kita tak pernah mengenalkan –meskipun barangkali ada yang demikian—tetapi karena keliru dalam memperkenalkan Tuhan kepada anak. Kerapkali, anak-anak lebih sering mendengar asma Allah dalam suasana menakutkan.

Mereka mengenal Allah dengan sifat-sifat jalaliyah-Nya, sementara sifat jamaliyah-Nya hampir-hampir tak mereka ketahui kecuali namanya saja. Mereka mendengar asma Allah ketika orangtua hendak menghukumnya. Sedangkan saat gembira, yang mereka ketahui adalah boneka barbie. Maka tak salah kalau kemudian mereka menyebut nama Allah hanya di saat terjadi musibah yang mengguncang atau saat kematian datang menghampiri orang-orang tersayang.

Astaghfirullahal 'adziim…

Anak-anak kita sering mendengar nama Allah ketika mereka sedang melakukan kesalahan, atau saat kita membelalakkan mata untuk mengeluarkan ancaman. Ketika mereka berbuat "keliru" –meski terkadang kekeliruan itu sebenarnya ada pada kita—asma Allah terdengar keras di telinga mereka oleh teriakan kita, "Ayo…. Nggak boleh! Dosa!!! Allah nggak suka sama orang yang sering berbuat dosa."

Atau, saat mereka tak sanggup menghabiskan nasi yang memang terlalu banyak untuk ukuran mereka, kita berteriak, "E… nggak boleh begitu. Harus dihabiskan. Kalau nggak dihabiskan, namanya muba…? Muba…? Mubazir!!! Mubazir itu temannya setan. Nanti Allah murka, lho."

Setiap saat nama Allah yang mereka dengar lebih banyak dalam suasana negatif; suasana yang membuat manusia justru cenderung ingin lari. Padahal kita diperintahkan untuk mendakwahkan agama ini, termasuk kepada anak kita, dengan cara "mudahkanlah dan jangan dipersulit, gembirakanlah dan jangan membuat mereka lari". Anak tidak merasa dekat dengan Tuhannya jika kesan yang ia rasakan tidak menggembirakan. Sama seperti penggunaan kendaraan bermotor yang cenderung menghindari polisi, bahkan di saat membutuhkan pertolongan. Mereka "menjauh" karena telanjur memiliki kesan negatif yang tidak menyenangkan. Jika ada pemicu yang cukup, kesan negatif itu dapat menjadi benih-benih penentangan kepada agama; Allah dan rasul-Nya. Na'udzubillahi min dzalik.

Rasanya, telah cukup pelajaran yang terbentang di hadapan mata kita. Anak-anak yang dulu paling keras mengumandangkan adzan, sekarang sudah ada yang menjadi penentang perintah Tuhan. Anak-anak yang dulu segera berlari menuju tempat wudhu begitu mendengar suara batuk bapaknya di saat maghrib, sekarang di antara mereka ada yang berlari meninggalkan agama. Mereka mengganti keyakinannya pada agama dengan kepercayaan yang kuat pada pemikiran manusia, karena mereka tak sanggup merasakan kehadiran Tuhan dalam kehidupan. Sebab, semenjak kecil mereka tak biasa menangkap dan merasakan kasih-sayang Allah.

Agaknya, ada yang salah pada cara kita memperkenalkan Allah kepada anak. Setiap memulai pekerjaan, apa pun bentuknya, kita ajari mereka mengucap basmalah. Kita ajari mereka menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tetapi kedua sifat yang harus selalu disebut saat mengawali pekerjaan itu, hampir-hampir tak pernah kita kenalkan kepada mereka (atau jangan-jangan kita sendiri tak mengenalnya?). Sehingga bertentangan apa yang mereka rasakan dengan apa yang mereka ucapkan tentang Tuhannya.

Bercermin pada perintah Nabi saw. dan urutan turunnya ayat-ayat suci yang awal, ada beberapa hal yang patut kita catat dengan cermat. Seraya memohon hidayah kepada Allah atas diri kita dan anak-anak kita, mari kita periksa catatan berikut ini:

Awali Bayimu dengan Laa Ilaaha IllaLlah

Rasulullah saw. pernah mengingatkan, "Awalilah bayi-bayimu dengan kalimat laa ilaaha illaLlah." Kalimat suci inilah yang perlu kita kenalkan di awal kehidupan bayi-bayi kita, sehingga membekas pada otaknya dan menghidupkan cahaya hatinya. Apa yang didengar bayi di saat-saat awal kehidupannya akan berpengaruh pada perkembangan berikutnya, khususnya terhadap pesan-pesan yang disampaikan dengan cara yang mengesankan. Suara ibu yang terdengar berbeda dari suara-suara lain, jelas pengucapannya, terasa seperti mengajarkan (teaching style) atau mengajak berbincang akrab (conversational quality), memberi pengaruh yang lebih besar bagi perkembangan bayi. Selain menguatkan pesan pada diri anak, cara ibu berbicara seperti itu juga secara nyata meningkatkan IQ balita, khususnya usia 0-2 tahun. Begitu pelajaran yang bisa saya petik dari hasil penelitian Bradley & Caldwell berjudul 174 Children: A Study of the Relationship between Home Environment and Cognitive Development during the First 5 Years.

Apabila anak sudah mulai besar dan dapat menirukan apa yang kita ucapkan, Rasulullah saw. memberikan contoh bagaimana mengajarkan untaian kalimat yang sangat berharga untuk keimanan anak di masa mendatang. Kepada Ibnu 'Abbas yang ketika itu masih kecil, Rasulullah saw. berpesan:

"Wahai anakku, sesungguhnya aku akan mengajarkanmu beberapa kata ini sebagai nasehat buatmu. Jagalah hak-hak Allah, niscaya Allah pasti akan menjagamu. Jagalah dirimu dari berbuat dosa terhadap Allah, niscaya Allah akan berada di hadapanmu. Apabila engkau menginginkan sesuatu, mintalah kepada Allah. Dan apabila engkau menginginkan pertolongan, mintalah pertolongan pada Allah. Ketahuilah bahwa apabila seluruh ummat manusia berkumpul untuk memberi manfaat padamu, mereka tidak akan mampu melakukannya kecuali apa yang telah dituliskan oleh Allah di dalam takdirmu itu.Juga sebaliknya, apabila mereka berkumpul untuk mencelakai dirimu, niscaya mereka tidak akan mampu mencelakaimu sedikit pun kecuali atas kehendak Allah. Pena telah diangkat dan lembaran takdir telah kering." (HR. At-Tirmidzi).

Dalam riwayat lain disebutkan, "Jagalah hak-hak Allah, niscaya engkau akan mendapatkan Dia ada di hadapanmu. Kenalilah Allah ketika engkau berada dalam kelapangan, niscaya Allah pun akan mengingatmu ketika engkau berada dalam kesempitan. Ketahuilah bahwa segala sesuatu yang salah dalam dirimu tidak mesti engkau langsung mendapatkan hukuman-Nya. Dan juga apa-apa yang menimpa dirimu dalam bentuk musibah atau hukuman tidak berarti disebabkan oleh kesalahanmu. Ketahuilah bahwa pertolongan itu akan datang ketika engkau berada dalam kesabaran, dan bersama kesempitan akan ada kelapangan. Juga bersama kesulitan akan ada kemudahan."

Apa yang bisa kita petik dari hadis ini? Tak ada penolong kecuali Allah Yang Maha Kuasa; Allah yang senantiasa membalas setiap kebaikan. Tak ada tempat meminta kecuali Allah. Tak ada tempat bergantung kecuali Allah. Dan itu semua menunjukkan kepada anak bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah.

Wallahu a'lam bishawab.

Iqra' Bismirabbikal ladzii Khalaq

Sifat Allah yang pertama kali dikenalkan oleh-Nya kepada kita adalah al-Khaliq dan al-Karim, sebagaimana firman-Nya, "Bacalah dengan nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya." (QS. Al-'Alaq: 1-5).

Setidaknya ada tiga hal yang perlu kita berikan kepada anak saat mereka mulai bisa kita ajak berbicara. Pertama, memperkenalkan Allah kepada anak melalui sifat-Nya yang pertama kali dikenalkan, yakni al-Khaliq (Maha Pencipta). Kita tunjukkan kepada anak-anak kita bahwa kemana pun kita menghadap wajah kita, di situ kita menemukan ciptaan Allah. Kita tumbuhkan kesadaran dan kepekaan pada mereka, bahwa segala sesuatu yang ada di sekelilingnya adalah ciptaan Allah. Semoga dengan demikian, akan muncul kekaguman anak kepada Allah. Ia merasa kagum, sehingga tergerak untuk tunduk kepada-Nya.

Kedua, kita ajak anak untuk mengenali dirinya dan mensyukuri nikmat yang melekat pada anggota badannya. Dari sini kita ajak mereka menyadari bahwa Allah Yang Menciptakan semua itu. Pelahan-lahan kita rangsang mereka untuk menemukan amanah di balik kesempurnaan penciptaan anggota badannya. Katakan, misalnya, pada anak yang menjelang usia dua tahun, "Mana matanya? Wow, matanya dua, ya? Berbinar-binar. Alhamdulillah, Allah ciptakan mata yang bagus untuk Owi. Matanya buat apa, Nak?"

Secara bertahap, kita ajarkan kepada anak proses penciptaan manusia. Tugas mengajarkan ini, kelak ketika anak sudah memasuki bangku sekolah, dapat dijalankan oleh orangtua bersama guru di sekolah. Selain merangsang kecerdasan mereka, tujuan paling pokok adalah menumbuhkan kesadaran –bukan hanya pengetahuan—bahwa ia ciptaan Allah dan karena itu harus menggunakan hidupnya untuk Allah.

Ketiga, memberi sentuhan kepada anak tentang sifat kedua yang pertama kali diperkenalkan oleh Allah kepada kita, yakni al-Karim. Di dalam sifat ini berhimpun dua keagungan, yakni kemuliaan dan kepemurahan. Kita asah kepekaan anak untuk menangkap tanda-tanda kemuliaan dan sifat pemurah Allah dalam kehidupan mereka sehari-hari, sehingga tumbuh kecintaan dan pengharapan kepada Allah. Sesungguhnya manusia cenderung mencintai mereka yang mencintai dirinya, cenderung menyukai yang berbuat baik kepada dirinya dan memuliakan mereka yang mulia.

Wallahu a'lam bishawab.

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim

Penulis adalah penulis kolom rubrik parenting di Majalah Hidayatullah



Sumber: www.hidayatullah.com , 18 September 2008

Menolak RUU Pornografi Berarti Keliru Berpikir


JAKARTASejumlah pihak yang menolak RUU Pornografi dinilai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Al Muzzammil Yusuf telah melakukan lima kekeliruan dalam berpikir.

Yang menolak RUU Pornografi melakukan lima kekeliruan berpikir, katanya kepada okezone melalui pesan singkatnya, Kamis (18/9/2008).

Menurutnya, pertama, mereka yang menolak telah melupakan nilai-nilai agama yang diagungkan oleh Pancasila yaitu Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yang berarti mengagungkan aturan moral luhur yang diajarkan agama.

Kedua, mereka yang menolak telah melupakan amanat UUD 1945, pasal 31 ayat (3) bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan iman, taqwa, dan akhlaq mulia dalam rangka pencerdasan bangsa.

Ketiga, mereka yang menolak telah meremehkan upaya penyelamatan generasi muda dan anak. Karena fakta menunjukkan siapapun pelakunya apapun bentuk pornografi yang paling dirugikan adalah remaja dan anak-anak, ujarnya.

Lebih lanjut, Muzzammil menuturkan kekeliruan keempat yaitu mereka yang menolak belum siap berdemokrasi. Karena mereka tidak menghormati proses panjang wakil rakyat mendiskusikan RUU tersebut.

Panja (panitia kerja) sudah banyak bertoleransi mengurangi dan menyesuaikan RUU dengan aspirasi yang masuk. Tapi seakan-akan RUU itu baru bagus kalau seluruh ide mereka diterima, tuturnya.

Terakhir, para penolak RUU lebih terinspirasi dan mewakili ide kebebasan Barat, yang jelas-jelas telah gagal melindungi masyarakat dari bahaya pornografi.(lsi)
sumber:okezone

Salut buat KPK ...!!!

[- Demak, 18 Ramadhan 1429 H, 12.05 -]
Lagi-lagi KPK beraksi. Seorang anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), M. Iqbal tertangkap tangan menerima suap 500 juta rupiah, dari mantan Presdir PT First Media Tbk Billy Sindoro. Ini semakin membuktikan susah mencari tempat di negeri ini yang tak ada korupsi. Mulai jajaran departemen (Bahkan Depag), DPR, aparat penegak hukum, bahkan KPK sekalipun. Butuh upaya bersama untuk mengatasinya. KPK, sebagai lembaga yang semakin mendapat tempat di hati masyarakat akhir-akhir ini, berkali-kali telah menciptakan momen bagi proses pembumi hangusan korupsi di negeri ini. Dan kita semua harus benar-benar mampu memanfaatkan momen ini. 
Semoga upaya-upaya yang telah dan akan dilakukan oleh KPK mampu membersihkan semua komponen masyarakat, khususnya aparatur pemerintah, dari korupsi yang berbuah kezaliman. Sehingga ke depan, akan mendorong sikap moral aparat yang BERSIH, PEDULI, DAN PROFESIONAL.

Di antara dua pilihan

[- Demak, 18 Ramadhan, 11.45 -]

Dilematis. Itulah sepertinya yang dirasakan istri saya saat ini. Semalam dia ditelpon oleh kawan sekantornya. "Gimana mbak, kapan rencana masuk kantornya. Teman-teman pada nanyain nih. Yang ngerjain pajak mau diklat prajabatan." Dia pun kaget lantaran tak menyangka kalau kemarin adalah hari cuti terakhirnya. Mungkin karena terlalu fokus pada si kecil sehingga amanahnya di kantor pun terlupakan.

Sudah lama niat istri saya untuk mengajukan pindah ke Semarang dengan alasan ikut suami. Sejak awal-awal pernikahan kami tentunya. Namun semuanya terbentur pada pilar pertama prosedur perusahaan, ijin dari manager. "Restu" beliau lah yang pertama kali harus dikantongi. Dan ternyata beliau masih belum rela kehilangan seorang bawahannya. Mungkin karena keterbasan SDM, dan banyaknya volume pekerjaan waktu itu. Bahkan beliau minta menunggu nanti saja kalau ada pergantian manager. Dan minta ijin saja pada manager yang baru. Saat itulah ujian kesabaran dimulai. Dan sejak saat itu pula kami menjalani kehidupan rumah tangga long distance Semarang-Gresik. Sebuah kehidupan yang kurang sehat menurutku.

Kurang lebih setahun setengah kemudian, tepatnya bulan Juli yang lalu, tibalah jua saat yang ditunggu-tunggu itu. Ada pergantian manager. Tentu ini secercah harapan buat kami. Namun yang membuat istri saya ketar-ketir waktu itu adalah, ternyata timing sertijabnya bersamaan dengan hari terakhir istri saya masuk kantor sebelum cuti melahirkan. Praktis kondisi ini memaksanya untuk sedikit bermuka tembok, memohon agar manager yang baru mau mengijinkan permohonannya. Bayangkan, perkenalan saja belum...

Beruntung manager yang baru orangnya baik. Dan beruntung pula, sebelum dipindah ke Gresik domisili beliau ada di Semarang. Sehingga memudahkan kami untuk bersilaturahmi ke rumahnya selama masa cuti. Inilah kemudahan yang Allah berikan kepada kami.

Sesuai prosedur, ijin rekomendasi dari manager akan dijadikan dasar bagi GM untuk mengajukan permohonan ke kantor pusat. Alhamdulilah, GM melalui ibu manager personalia sangat begitu merespon permohonan istri saya. Bahkan beliau lah yang dengan aktif memastikan ketersediaan tempat di Semarang. Lagi-lagi Allah memudahkan urusan kami.

Namun kemudahan Allah tak berhenti di situ. Istri saya mendapat info dari kawan dekatnya di kantor pusat, bahwa di saat yang sama, Semarang sedang mengajukan permohonan penambahan karyawan. Dan kebetulan posisi yang dibutuhkan sama dengan posisi istri di Gresik. Allahu Akbar..!

Singkat cerita, dengan bantuan ibu manager personalia yang baik itu, semua prosedur formal telah dipenuhi. Meski harus melalui beberapa kali revisi.

"Suratnya sudah dikirim ke kantor pusat. Maaf agak telat. Semoga Allah memberikan yang terbaik buat mbak Ifa." Begitulah kira-kira sms ibu manager kepada istri saya. Sejak saat itulah, dia tak berani lagi menelpon atau hanya sekedar sms menanyakan perkembangannya. Sungkan, sudah terlalu banyak merepotkan katanya.

Hal yang membuat istri saya dilematis adalah masa cuti telah selesai, namun sampai saat ini belum ada jawaban apapun dari kantor pusat. Dia pun sepertinya enggan berpisah dari si kecil. Tekad untuk memberinya asi eksklusif baginya tak bisa ditawar lagi. Dua amanah yang menuntut untuk dipenuhi sekaligus, keluarga dan pekerjaan. Dilematis memang.

Berdasarkan info dari kawan-kawannya, keputusan itu biasanya memakan waktu tiga sampai empat bulan. Itu pun tak ada kepastian permohonannya diterima. Namun melihat Semarang yang sedang butuh penambahan staf, sepertinya bisa lebih cepat.

Setelah kami berdiskusi, ada beberapa opsi yang akan kita ambil kalau sampai lebaran nanti belum ada keputusan apapun. Pertama, saya dan istri saya datang menghadap GM untuk mengajukan pengunduran diri, berterima kasih kepada manager personalia yang telah berupaya maksimal, dan berpamitan kepada teman-teman sekantornya. Kedua, istri saya mengajak serta si kecil ke Gresik dan menunggu sampai keputusan turun. Dengan catatan, apabila sampai tiga bulan belum juga ada jawaban, atau kalaupun ada ternyata tak diijinkan, dengan terpaksa istri saya memohon undur diri. Sebuah pilihan harus diambil, antara keluarga atau pekerjaan.

Setelah meminta saran dari orang tua, sahabat, teman sekantor, dan tentunya hasil dari istikharah kami, opsi kedua lah yang akhirnya kami pilih. Semoga Allah memberikan yang terbaik.

Wednesday, September 17, 2008

Minuman Dingin Sebabkan Radang Tenggorokan


SETELAH berpuasa seharian, banyak muslimin dan muslimah berbuka dengan minuman dingin atau es. Memang benar bahwa minuman dingin bisa membuat orang langsung lega dan segar. Masalahnya, minuman dingin seperti itu justru menyebabkan radang tenggorokan. Karena itu, berbukalah dengan minuman hangat supaya pembuluh darah cepat terbuka.
Radang tenggorokan atau faringitis menurut dr Inis Sumiati SpTHT dari Rumah Sakit Sentra Medika, Cisalak, Depok, merupakan salah satu masalah yang sering timbul di bagian tenggorokan, seperti rasa kering, gatal dan nyeri atau perih. Rasa itu merupakan tanda-tanda dari gejala radang tenggorokan.
Radang tenggorokan memang terdengar sangat sepele karena mirip dengan penyakit flu biasa, seperti demam, sakit kepala, dan gangguan susah menelan. Padahal aktivitas kita sudah pasti akan terganggu karena radang tenggorokan. Selain itu, selera makan pun bisa hilang karena rasa sakit pada saat menelan.
Faktor Penyebab dan Gejala

Radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi, yaitu virus dan bakteri. Sekitar 80 persen radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya 10-20 persen yang disebabkan oleh bakteri. Pertama adalah faringitis karena virus. Biasanya, gejala klinisnya adalah demam, tidak bergairah, rasa nyeri di kepala, mual yang disertai dengan suara serak, batuk dan radang pada hidung (rhinitis). Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus ini dapat berlangsung selama 1-2 hari, bahkan sampai satu minggu ke depan.
Kedua adalah radang tenggorokan atau faringitis yang disebabkan oleh bakteri streptokokus B dan hemolitikus A. Gejala penyakit ini cenderung akut dengan disertai demam yang tinggi, sakit kepala, rasa nyeri di perut, dan muntah-muntah. Tenggorokan pun akan terasa nyeri, amandel menjadi merah dan bengkak.
Pada anak-anak yang sudah besar akan lebih terlihat adanya lapisan seperti krim di atas amandel (eksudat) yang tidak mengeluarkan darah bila disentuh. Kelenjar getah bening di leher pun ikut membengkak dan terasa nyeri bila ditekan. Jika dibiarkan, akan menimbulkan radang ginjal (glamerulonefritis akut), demam rematik, otitis media (radang telinga bagian
tengah), sinusitis, abses peritonsil dan abses retro pharynx.
Selain kedua faktor tersebut, alergi dan iritasi juga dapat menyebabkan terjadinya radang tenggorokan. Hal ini disebabkan oleh makanan yang masuk, seperti makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, terlalu panas atau pun dingin, dan makanan yang terlalu bergetah. Iritasi juga sering terjadi pada mereka yang bekerja di lingkungan pabrik.
Alergi sendiri dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti makanan dan minuman, obat-obatan, cuaca, dan debu. Zat yang menyebabkan alergi disebut allergen. Jika alergen masuk ke dalam tubuh penderita alergi, tubuh akan mengeluarkan zat-zat yang menyebabkan alergi. Akibatnya, timbul reaksi-reaksi tertentu seperti gatal dan batuk-batuk.
Selain itu, radang sering dialami mereka yang alergi terhadap jenis buah-buahan tertentu dan olahannya, seperti jus. "Biasanya paling sering pada jus tomat," terangnya. Minyak goreng seperti minyak jelanta yang dipakai secara berulang pun bisa menjadi salah satu penyebab terjadi radang tenggorokan. Oleh karena itu, Anda yang alergi terhadap minyak goreng dianjurkan untuk mengganti minyak goreng setiap kali akan memasak.
Pengobatan dan Pencegahan
Radang tenggorokan yang disebabkan oleh alergi atau iritasi tidak dapat diobati karena sudah merupakan bawaan lahir. Cara paling baik untuk menghindari reaksi alergi adalah menghindari penyebabnya dan meningkatkan atau menjaga daya tahan tubuh. Radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, lanjut dr Inis, bisa diobati. Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Justru pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik.
Radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri memang tidak sesering infeksi virus. Tapi dampaknya bisa lebih serius. Pada umumnya, radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus, sehingga biasa disebut dengan radang streptokokus. Sering kali orang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang selama 2-7 hari sebelumnya. Radang tenggorokan ini dapat tertular melalui sekresi hidung atau tenggorokan. "Radang yang satu ini memang memerlukan bantuan dokter karena bila penyebabnya adalah kuman streptokokus dan tidak mendapat antibiotik yang memadai, penyakit akan bertambah parah dan kuman dapat menyerang katup jantung sehingga dapat menimbulkan penyakit demam rematik," jelasnya.
Mengingat minuman dingin seperti air es dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan, terlebih untuk mereka yang menderita alergi dingin, dr. Inis menganjurkan agar pada masa puasa ini orang berbuka terlebih dahulu dengan minuman panas atau hangat agar pembuluh darah di daerah tenggorokan dapat cepat terbuka. Terbukanya pembuluh darah akan mempermudah dan sekaligus mempercepat proses absorbsi. "Kalau minum es, pembuluh darahnya akan menciut sehingga proses absorbsinya akan terganggu," tambahnya.
sumber: okezone.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...