Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Wednesday, January 23, 2008

Beratnya jadi suami

[- Ditulis oleh Satria Sudadi, Demak, 23 Januari 2008, 14.30 -]

Dulu waktu belum nikah, aku sering bayangin enaknya kalo ada istri. Ada yang nyuciin, ada yang masakin, ada yang... Waaaa pokoknya semua serba dilayanin gitu deh.

Jadi inget taujihnya Ketua Depag Ponorogo, namanya saya lupa. Kata beliau yang waktu itu diminta ngisi ular-ular (mauidzatul hasanah) nikahannya adikku Chandra Desember kemarin. Sebenarnya tugus istri itu cuman satu. Ya, hanya satu. Yaitu "Patuh pada suami" (Dengan catatan tidak melanggar Syariat Allah). Tugas-tugas yang lain seperti cari nafkah, ngurus rumah, bla...bala...bla... semuanya tanggung jawab suami. Hanya saja dalam perkembangannya ada pendelegasian tugas dari suami ke istri. Jadi kalo ada apa-apa, kurang ini kurang itu, yang harus bertanggung jawab penuh adalah suami.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...