Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Wednesday, January 23, 2008

Antara Semarang Demak

 
[- Ditulis oleh Satria Sudadi, Demak, 23 Januari 2008, 08.45 -]
Demi tuntutan maisyah (nyari nafkah. pen), aku harus membiasakan diri menyusuri jalanan bergelombang antara Semarang Demak sepanjang 20 km. Bagi para biker, ini tantangan tersendiri. Lengah dikit, bisa-bisa masuk lubang. Maklumlah. Jalur utama yang sering dilalui kendaraan berat. Apalagi kalo musim hujan. Lubang-lubang itu bisa tambah lebar karena terendam air.

Seperti penghujan beberapa minggu yang lalu. Parah banget. Belum lagi bis, truk trailer, kargo. Percikan lumpur yang muncrat dari roda-roda mereka, membuatku harus sering-sering nyuci celana. Sampe ngga habis pikir. Ini kan jalan lintas propinsi, kok DPRD nya ngga peka gitu ya?

Biasanya aku berangkat setengah tujuh. Nyampe kantor tujuh lima belasan lah. Empat puluh lima menit perjalanan. Itupun harus melaju pada angka 70-80 km/jam.
Awal-awal aku masih semangat, pulang-pergi Semarang Demak. Setelah jalan dua minggu, kerasa juga capeknya. Badan pegel-pegel semua. Akhirnya kuputuskan kos saja lah.

Kalo dari Semarang, disisi kiri jalan tu ada sungai. Nah, disitu itu biasanya masyarakat sekitar bersih-bersih diri. Mulai nyuci, mandi, dll. Mungkin itu sudah biasa bagi mereka.
Apalagi kalo lagi banjir. Banyak anak-anak yang latihan loncat indah bak atlet profesional. Melompat dari bibir jembatan. Dan.. Byuur..


No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...