Assalamu alaikum. Selamat datang di blog pribadi saya. Silakan ambil apa yang menurut anda baik dan abaikan apa yang menurut anda salah. Sebuah kebahagiaan bagi saya bila anda bersedia menulis komentar, respon, kritik dan masukan untuk perbaikan yang lebih baik. Terima kasih.

Hikmah

Friday, December 28, 2007

Bersitan Hati

[- Jumat 08.30-]
Hari Jumat yang luar biasa. Tidak ada hari sestimewa ini. Meski diluar gerimis, tapi tak akan bisa merenggut pesonanya. Di depan display komputer ini aku bicara pada diriku sendiri. Di kota "baruku", Demak.

Hari ini aku harus bisa tersenyum
Hari ini aku harus bisa menjadi diriku sendiri
Hari ini aku harus produktif
Hari ini aku harus bisa menjadi lebih baik

Semangat...!!!


Type rest of the post here

Monday, April 16, 2007

Ketika Cinta Menuntut Bukti

[- Ditulis ole Satria 16 April 2007 16.00 WIB -]

Malam itu belum larut. Orang-orang masih enggan menutup pintu rumahnya. Anak-anak kecil tampak berlarian di sekitar musholla sederhana itu. Teriakan-teriakan nakal mereka seolah tak mau kalah dengan suara lantang para orang tua yang sedang mengumandangkan syair-syair Al Barzanji. Sangat Lantang. Mereka tampak bersemangat. Meski tak tau arti setiap kata yang terucap.

Saya jadi teringat seorang tokoh yang pernah menorehkan tinta emas dalam sejarah Islam. Salahudin Al Ayyubi. Idenya yang cemerlang serta keberaniannya yang luar bisa mampu membuat gentar pasukan salibis.

Disaat semangat pasukan muslim mulai melemah akibat tekanan demi tekanan, hatinya tergerak. Beliau meminta ijin pada penguasa khilafah waktu itu, untuk mengadakan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW. Tujuannya hanya satu. Untuk mendobrak kembali semangat kaum muslim agar bangkit.

Salah satu peringatan itu adalah, beliau menggelar perlombaan menulis kisah dan syair yang berisi puji-pujian terhadap Rasulullah Muhammad SAW. Kaum ulama dan sastrawan merasa tertantang untuk mengambil bagian. Al hasil, pemenangnya adalah Syekh Ja'far Al Barzanji. Karyanya yang monumental, masih tersohor hingga kini.

Dampak yang luar bisa dari ide cemerlang Salahudin Al Ayyubi adalah, semakin meningkatnya semangat kaum muslim pada waktu itu untuk meneladani pribadi, sifat, kegigihan, dan semangat juang Rasulullah SAW. Dan indikator yang bisa dilihat adalah, kemenangan demi kemenangan yang di raih oleh pasukan muslim dalam pertempuran salib. Subhanallah.

Lalu apa yang terjadi hari ini ? Mampukah kita memahami, dan yang paling penting adalah menerapkan sifat, kepribadian, semangat juang, dan kegigihan Rasulullah SAW dalam setiap sendi kehidupan kita ?

Mungkin kita mahir dalam bersenandung menyanyikan syair-syair pujian indah dalam kitab Al Barzanji. Kita pandai mengekspresikan cinta kita kepada Rasulullah SAW. Kita Rajin bershalawat ratusan hingga bahkan ribuan kali.

Namun... saat cinta menuntut bukti, saat komitmen meminta aksi, saat Rasulullah memimpikan sunnahnya mengkristal dalam setiap pribadi ummatnya, mampukah kita memenuhinya..??

Wallahu A'lam bishshawab.



Tuesday, April 3, 2007

Awon Penyono (baca: negatif thinking)

[Ditulis oleh Satria Sudadi]

Sahabat, pernahkah kita tiba-tiba merasa asing, aneh, dan kurang nyaman di lingkungan kita berada? Rasanya sungguh-sungguh tidak mengenakkan. Padahal kita merasa keberadaan kita sudah cukup lama dan akrab sebelumnya.

Kondisi seperti ini mungkin sering kita alami. Terutama kaum hawa yang notabene berperasaan peka. Namun tidak sedikit pria yang mengalami hal sama. 

Pikiran tiba-tiba keluar dari batas logika, prasangka yang macam-macam pun bergelayut hingga tak mampu membedakan mana kawan dan mana orang asing. Dampaknya, hati menjadi mudah curiga dan menduga-duga. 

Apa yang salah ? Bagaimana seharusnya ?

Intinya pada pikiran kita. Kita tidak mampu mengendalikannya, menyetel sedemikian rupa sehingga kita mendapat ketenangan darinya. Ketidak mampuan kita berbaik sangka (husnudzon) menyebabkan kita tersiksa dan terjebak dalam balutan rasa tidak nyaman.

Dan akibatnya sungguh luar biasa. Selain membuat hati tidak tenang, suudzon atau ”awon penyono” (dalam bahasa jawa) akan merenggangkan hubungan kita dengan sahabat dan orang-orang yang sebelumnya akrab dengan kita.

Maukah kita mengorbankan ukhuwah yang menjadi pilar utama agama ini hanya karena kita tidak mampu memanage hati dan pikiran kita ?


Type rest of the post here

Thursday, March 29, 2007

Setelah ada kesulitan, pasti ada kemudahan

[Ditulis oleh Satria Sudadi]

Soichiro Honda, lelaki kelahiran Desa Komyo, Prefektur Shizuoka, Jepang, pernah mengatakan. “Sebuah kesuksesan dapat dihasilkan di atas 99 persen kegagalan”.

Kata-kata itu seakan menjadi mantra baginya untuk menciptakan catatan prestasi luar biasa dalam hidupnya. Bayangkan, anak seorang pandai besi yang miskin mampu menjadi pioner dan inspirasi dunia otomotif hingga saat ini.

Gagal, gagal, gagal lagi, kembali gagal, selalu gagal, ……. Begitulah kadang kita mengeluh. Ujung-ujungnya, rasa yang menyesakkan dada. Sakit. Penat.
Biasa rasa itu hinggap dalam jiwa kita.

Tapi yakinlah,
 

Verily, along with every hardship is relief (5) Verily, along with every hardship is relief (6)
(QS. Al Inshirah 5-6)

Monday, March 5, 2007

Detik Terindah


Pagi itu matahari bersinar sumringah. Kehangatannya terasa menyeruak di antara celah-celah lorong pintu rumah sederhana itu. Kurasakan sentuhannya. Begitu hangat. Sehangat senyum-senyum mereka.

Ah, dimanakah dia?

Mataku memberanikan diri menerobos deretan perempuan berkerudung rapi di depan. Namun rasa ingin tahuku tak mampu mengalahkan maluku.

Pagi itu, bisa jadi pagi yang "aneh". Gemuruh rasa dan asa yang berpadu. Menyatu antara mimpi dan kenyataan.

Satu keputusan telah kuambil. Keputusan yang bukan tanpa resiko dan konsekuensi. Bismillah...Aku siap menerimanya. Ya Allah, kuserahkan semuanya kepada-Mu. Jadikan ini sebagai saranaku untuk lebih dekat dengan surgamu. Dia adalah pemberian-Mu. Yang telah tertulis 40 hari sebelum aku lahir. Dan kini Kau pertemukan aku dengannya. Dengan skenario-Mu.

Berikan kekuatan ku untuk menjaganya, beri kesabaran ku untuk menemaninya, beri keistiqomahan ku untuk membimbingnya, beri kelucuan ku untuk membuatnya tertawa, berikan ku kesempatan untuk membawanya ke surga...






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...